MANAGED BY:
RABU
20 JUNI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Minggu, 18 Februari 2018 00:24
Mengaku Stres, Tega Tembak Orangutan

Menyesal, Tak Tahu Satwa Dilindungi

RILIS: Kapolres Kutim merilis pembunuh orang utan di Teluk Pandan, Kutim. (DHEDDY/SANGATTA POST)

PROKAL.CO,  

SANGATTA - Tersangka kasus pembunuhan satwa dilindungi (orangutan) di kawasan Taman Nasional Kutai (TNK) telah ditangkap. Lima orang warga Teluk Pandan tersebut telah ditetapkan sejak 16 Februari 2018. Dengan tuntutan hukuman lima tahun penjara dan denda 100 juta rupiah.

Kelima tersangka memiliki peranan masing-masing. Tersangka satu, Muis Bin Cebun (36) yang pertama mengetahui adanya orangutan dikebun nanasnya. Tersangka dua, Nasir (55) bersama cucunya, Tersangka tiga, Hendri (13)  membantu tersangka satu menembak orangutan. Tersangka empat menantu Nasir, Andi (37). Dan tersangka lima, anak Nasir, Rustam (37). Juga membantu menembak orangutan hingga lebih dari 120 tembakan. Dengan barang bukti empat buah senapan angin.

Tersangka satu, Muis menjelaskan alasan dirinya menembak orangutan karena sedang stres. Pasalnya ibunya akan pulang. Dia mengakui kebingungan sehingga melampiaskan perasaannya dengan menembak orangutan tersebut.

"Saya stres sekali. Pusing ibu saya mau pulang. Kebetulan saya dengar suara orangutan sangat berisik. Bergegas saya mendatangi kebun dengan membawa senapan angin. Lalu saya tembak," jelasnya.

Saat melakukan penembakan,  dirinya melihat orangutan tersebut teriak-teriak. Sehingga ia memutuskan memanggil beberapa temannya untuk membantunya melenyapkan hewan khas Kalimantan tersebut. Dia mengaku tak mengetahui jika binatang tersebut dilindungi.

"Awalnya saya sendirian. Melihat hewan itu ngamuk, saya panggil H.Nasir. Lalu kami kejar terus ketika orangutannya lari. Saya sama sekali tidak tahu jika binatang itu dilindungi negara," paparnya.

Menurutnya kejadian tersebut baru pertama kali mereka lakukan. Perihal ditemuinya sayatan senjata tajam ditubuh orangutan dirinya tidak mengetahuinya.

Ia mengakui hanya menggunakan senapan angin saja. Yang biasa ia gunakan untuk menembak biawak. Tidak ada sajam satupun.

"Ini pertamakalinya saya melihat orangutan. Baru sekali ini pula kami menembaknya. Saya sama sekali tidak mengetahui adanya sayatan tersebut," ungkapnya.

Atas semua perbuatan yang telah dilakukannya, dirinya sangat menyesali atas kejadian tersebut. Dia mengungkapkan jika saja mengetahui orangutan dilindungi, ia tidak akan menembaknya.

"Saya sangat menyesal sekali telah menembaknya. Semoga hal ini menjadi yang terakhir dan tidak terulang kembali," tutupnya. (*/la)


BACA JUGA

Selasa, 19 Juni 2018 00:03
Pilgub Kaltim 2018

Halal Bihalal Diawasi, Hari Raya Harus Bebas Kampanye

SANGATTA - Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dilibatkan dalam rangka pengawasan dan antisipasi…

Minggu, 17 Juni 2018 00:42
ARUS MUDIK

Polres Kutim Siap Amankan Momen Mudik

SANGATTA - Menjelang Idulfitri 1439 H, Kepolisian Resort (Polres) Kutai Timur (Kutim) mendirikan pos…

Kamis, 14 Juni 2018 02:11
Pilgub Kaltim 2018

Jelang Masa Tenang, Panwaslu Perketat Pengawasan

SANGATTA - Panwaslu Kutai Timur (Kutim) memperketat pengawasan masa tenang kampanye pada tanggal 24…

Kamis, 14 Juni 2018 02:11

Mimpi Kecamatan Bebas Rokok

SANGATTA- Pemkab Kutim, meminta agar semua di Pemerintahan Kecamatan,  bebas asap rokok. …

Rabu, 13 Juni 2018 00:04
ARUS MUDIK

Arus Mudik Mulai Ramai, Wabup Kunjungi Posko Pengamanan

SANGATTA - Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Kasmidi Bulang, melakukan kunjungan ke beberapa Posko Pengamanan…

Rabu, 13 Juni 2018 00:04
Pilgub Kaltim 2018

KPU Minta Sisipkan Ajakan Mencoblos

SANGATTA- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutim, meminta kepada Pemkab Kutim, agar menyusupkan intruksi…

Rabu, 13 Juni 2018 00:04
ARUS MUDIK

Kendaraan Mudik Berlebih, Harga Tiket Bus Normal

SANGATTA - Meskipun beberapa angkutan mudik seperti pesawat mengalami kenaikan harga, namun tidak kendaraan…

Rabu, 13 Juni 2018 00:04

Ramadhan, Taqwa, dan Rahmat Atas Bangsa Indonesia

Yakub Fadillah, S.IP Wakil Sekretaris PD Muhammadiyah Kutai Timur Setelah hampir sebulan penuh kita…

Selasa, 12 Juni 2018 00:19
ARUS MUDIK

Tidak Sesuai Prosedur Bisa Disanksi

SANGATTA - Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Timur (Kutim) memperketat pengamanan di sekitar wilayah…

Selasa, 12 Juni 2018 00:19

Pegawai Nekat Tambah Libur, Wabup Ancam Sanksi Tegas

SANGATTA - Wakil Bupati Kutim,  Kasmidi Bulang mengancam semua pegawai yang nekat menambah masa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .