MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Minggu, 18 Februari 2018 00:24
Mengaku Stres, Tega Tembak Orangutan

Menyesal, Tak Tahu Satwa Dilindungi

RILIS: Kapolres Kutim merilis pembunuh orang utan di Teluk Pandan, Kutim. (DHEDDY/SANGATTA POST)

PROKAL.CO,  

SANGATTA - Tersangka kasus pembunuhan satwa dilindungi (orangutan) di kawasan Taman Nasional Kutai (TNK) telah ditangkap. Lima orang warga Teluk Pandan tersebut telah ditetapkan sejak 16 Februari 2018. Dengan tuntutan hukuman lima tahun penjara dan denda 100 juta rupiah.

Kelima tersangka memiliki peranan masing-masing. Tersangka satu, Muis Bin Cebun (36) yang pertama mengetahui adanya orangutan dikebun nanasnya. Tersangka dua, Nasir (55) bersama cucunya, Tersangka tiga, Hendri (13)  membantu tersangka satu menembak orangutan. Tersangka empat menantu Nasir, Andi (37). Dan tersangka lima, anak Nasir, Rustam (37). Juga membantu menembak orangutan hingga lebih dari 120 tembakan. Dengan barang bukti empat buah senapan angin.

Tersangka satu, Muis menjelaskan alasan dirinya menembak orangutan karena sedang stres. Pasalnya ibunya akan pulang. Dia mengakui kebingungan sehingga melampiaskan perasaannya dengan menembak orangutan tersebut.

"Saya stres sekali. Pusing ibu saya mau pulang. Kebetulan saya dengar suara orangutan sangat berisik. Bergegas saya mendatangi kebun dengan membawa senapan angin. Lalu saya tembak," jelasnya.

Saat melakukan penembakan,  dirinya melihat orangutan tersebut teriak-teriak. Sehingga ia memutuskan memanggil beberapa temannya untuk membantunya melenyapkan hewan khas Kalimantan tersebut. Dia mengaku tak mengetahui jika binatang tersebut dilindungi.

"Awalnya saya sendirian. Melihat hewan itu ngamuk, saya panggil H.Nasir. Lalu kami kejar terus ketika orangutannya lari. Saya sama sekali tidak tahu jika binatang itu dilindungi negara," paparnya.

Menurutnya kejadian tersebut baru pertama kali mereka lakukan. Perihal ditemuinya sayatan senjata tajam ditubuh orangutan dirinya tidak mengetahuinya.

Ia mengakui hanya menggunakan senapan angin saja. Yang biasa ia gunakan untuk menembak biawak. Tidak ada sajam satupun.

"Ini pertamakalinya saya melihat orangutan. Baru sekali ini pula kami menembaknya. Saya sama sekali tidak mengetahui adanya sayatan tersebut," ungkapnya.

Atas semua perbuatan yang telah dilakukannya, dirinya sangat menyesali atas kejadian tersebut. Dia mengungkapkan jika saja mengetahui orangutan dilindungi, ia tidak akan menembaknya.

"Saya sangat menyesal sekali telah menembaknya. Semoga hal ini menjadi yang terakhir dan tidak terulang kembali," tutupnya. (*/la)


BACA JUGA

Rabu, 19 September 2018 00:18

Beredar Pesan Whatsapp Parasetamol Berbahaya

SANGATTA - Beredarnya informasi melalui broadcast pesan Whatsapp yang menyebut bahwa parasetamol mengandung…

Selasa, 18 September 2018 00:11

Sering Teror Warga, Buaya 3 Meter Berhasil Ditangkap

SANGATTA – Seekor buaya berukuran kurang lebih 3 meter berhasil ditangkap warga di Muara Selangkau,…

Selasa, 18 September 2018 00:11
Info CPNS

Kuota CPNS Kutim Berkurang 57 Orang

SANGATTA - Akhirnya Kutim memiliki kejelasan perihal tes CPNS 2018, yang akan dibukanya pendaftaran…

Selasa, 18 September 2018 00:10

Bawa Sabu 0,42 Gram, Pria Pengangguran Dibekuk Polisi

SANGATTA – Arifudin, pria kelahiran 15 Agustus 1999, warga  Yos Sudarso Gang Reformasi RT…

Selasa, 18 September 2018 00:10
Rubela

Peminat Vaksin MR Semakin Merosot

SANGATTA - Vaksin measles dan rubella (MR) yang mampu mencegah penyakit yang disebabkan oleh virus measles…

Selasa, 18 September 2018 00:10

Terkait Beasiswa Prestasi Mahasiswa S2 di Luar Daerah, Ini Kata Bagian Sosial Pemkab Kutim

SANGATTA - Bagian Sosial Pemkab Kutim mengklaim, sebagian beasiswa prestasi untuk mahasiswa S2 yang…

Senin, 17 September 2018 19:14

Diskes Tegas Melarang Iklan Rokok

DINAS Kesehatan (Diskes)  Kutim, membenarkan jika iklan rokok dilarang beredar secara luas di Kutim.…

Senin, 17 September 2018 19:12

Penghargaan Pastika Parahita Kutim Ternoda

SANGATTA -  Konser musik yang dilaksanakan di Lapangan Heli Pad, depan Kantor Bupati, Perkantoran…

Senin, 17 September 2018 19:10

Buang Limbah Oli ke Dalam Parit, Bengkel Motor Wajib Dikontrol

SANGATTA - Warga meminta pemerintah dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim, melakukan kontrol…

Senin, 17 September 2018 19:09

Masih Banyak Perusahaan Mangkir

SANGATTA – Masih ada saja perusahaan di Kutim yang tak mengindahkan undangan Pemkab Kutim terkait…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .