MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Senin, 19 Februari 2018 19:36
Aren Genjah Jadi Komoditi Unggulan

Aren Genjah Mulai Dikembangkan

CUMA DI KUTIM: Petani sedang memetik buah aren.(IST)

PROKAL.CO, SANGATTA – Komiditi aren gajah mulai dilirik untuk dikembangkan para petani di Kutim. Tanaman yang disebut-sebut hanya terdapat di Kutim ini bakal dijadikan salah satu komoditi andalan.

Sekretaris Dinas Perkebunan (Disbun) Kutim Kasiyanto menjelaskan, aren gajah bisa menjadi salah satu pilihan karena pasar yang luas di Indonesia. Apalagi tanaman ini satu-satunya di Indonesia.

 “Jika harga sawit turun aren gejah bisa jadi penyokongnya. Aren genjah ini juga langka, hanya di Kutim yang punya. Kini bibitnya kita kembangkan di Desa Kolek Kecamatan Sangkulirang di atas lahan 5 hektare,” ujar pria berkacama mata ini di Kantornya belum lama ini.

Dia menambahkan, hasil dari menanam aren gajah juga cukup menjanjikan, karena jarak panen yang tak begitu panjang. Aren gajah sudah bisa dipanen setelah empat tahun. Satu pohonnya bisa menghasilkan 13 liter nira. Kemudian produk turunannya juga banyak, diantara Brown Suger atau gula merah, alcohol medis, hingga bahan bakar pertamax.

“1 hektare bisa ditanami 205 pohon, bayangkan jika 1 pohon 13 liter dan per liter diharga Rp 3.000. saja, saudara hitung aja sendiri, kurang lebih Rp 3 juta per bulan,” terangnya.

Aren genjah asal kutim pertama kali ditemukan di Kawasan Taman Nasional Kutai (TNK) lalu diambil sampel dan dikembangkan. Aren Genjah ini berbeda dari Aren pada umumnya. Perbedaanya mulai dari jarak tanam hingga jangka waktu panen. Jika aren dalam jarak tanam dari satu pohon ke pohon lainnya mencapai 7 hingga 8 meter, tetapi tidak dengan arena genjah kutim yang hanya butuh 3 hingga 4 meter sehingga dapat menghemat lahan. Selanjutnya jika aren biasa dipanen menunggu 8 hingga 12 tahun, aren genjah hanya butuh waktu 4 hingga 7 tahun. (hd)    


BACA JUGA

Senin, 17 September 2018 19:14

Diskes Tegas Melarang Iklan Rokok

DINAS Kesehatan (Diskes)  Kutim, membenarkan jika iklan rokok dilarang beredar secara luas di Kutim.…

Senin, 17 September 2018 19:12

Penghargaan Pastika Parahita Kutim Ternoda

SANGATTA -  Konser musik yang dilaksanakan di Lapangan Heli Pad, depan Kantor Bupati, Perkantoran…

Senin, 17 September 2018 19:10

Buang Limbah Oli ke Dalam Parit, Bengkel Motor Wajib Dikontrol

SANGATTA - Warga meminta pemerintah dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim, melakukan kontrol…

Senin, 17 September 2018 19:09

Masih Banyak Perusahaan Mangkir

SANGATTA – Masih ada saja perusahaan di Kutim yang tak mengindahkan undangan Pemkab Kutim terkait…

Senin, 17 September 2018 19:00
Pileg 2019

Putusan MA Tak Pengaruhi DCS Di Kutim

SANGATTA - Sejak dikeluarkannya keputusan Mahkamah Agung (MA) perihal diperbolehkannya mantan narapidana…

Minggu, 16 September 2018 00:01

November, Sangkulirang Dialiri Air Bersih

SANGATTA - Dari 18 kecamatan, hanya Kecamatan Sangkulirang yang belum menikmati air bersih. Namun, di…

Minggu, 16 September 2018 00:01

Semua Tergantung Kebijakan Perusahaan

SANGATTA - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) Kutim mengaku, tak ada aturan khusus jika…

Minggu, 16 September 2018 00:01

Waspada Biro Umrah Abal-Abal

SANGATTA - Kepala Kementerian Agama  (Kemenag)  Ambotang terus mengimbau masyarakat, agar…

Minggu, 16 September 2018 00:01

Waspada Kanker Serviks

SANGATTA - Bupati Kutim, Ismunandar mengingatkan kepada semua masyarakat agar mewaspadai kanker serviks.…

Minggu, 16 September 2018 00:01
Solusi Pertolongan Pertama pada Kebakaran Hutan

10 Pompa Jinjing Per Kecamatan

SANGATTA - Bupati Kutim, Ismunandar meminta kepada seluruh camat agar mengajukan permohonan pengadaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .