MANAGED BY:
KAMIS
20 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Selasa, 20 Februari 2018 19:55
Imaculata Isi Seminar di Sangatta

Kurikulum untuk Anak Berkebutuhan Khusus

PEDULI: Dr Imaculata Umiyati saat bersama Sarwendah dan putrinya Thalia Putri Onsu. Pagi ini, Imaculata akan memberikan seminar tentang anak berkebutuhan khusus di Sangatta.(Istimewa)

PROKAL.CO, SANGATTA - Sebagai bentuk kepedulian terhadap anak berkebutuhan khusus (ABK), Pagi ini (19/2), pakar pendidikan autis Dr Imaculata Umiyati akan memberikan bimbingan di Sangatta. Bimbingan yang dimaksud adalah dengan memberikan pengajaran dan wawasan kepada orangtua, bagaimana menghadapi serta merawat anak berkebutuhan khsusus.

“Yang lebih penting dari seminar ini adalah kami juga akan memberikan kurikulum khusus untuk ABK. Ini sangat penting dalam tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus,” kata Imaculata.

Imaculata memang cukup berpengalaman di bidang ini. Dia sudah 30 tahun menekuni dan mempelajari anak berkebutuhan khusus. Bahkan gelar akademis yang diraihnya juga menjadikan anak berkebutuhan khusus sebagai bahan penelitian.

Wanita yang menjabat Komisioner Komnas Anak Bidang Pemenuhan Hak Anak ini sukses mendidik sejumlah anak berkebutuhan khsusus di asrama yang dipimpinnya di Jakarta. Karena itu, dia berharap kesuksesannya tersebut dapat ditularkan di Sangatta, Kutai Timur (Kutim).

“Anak-anak berkebutuhan khsusus di Sangatta harus mendapatkan perkembangan yang maksimal. Ini wajib dilakukan oleh setiap orangtua,” kata pendiri dan dan pemimpin Imaculata Autism Boarding School ini.

Rencananya Imaculata akan menggelar seminar tersebut di Sangatta selama dua hari. Sejak Senin (19/2) hingga besok di Wisma Raya Senior Camp, Jalan Jenderal Sudirman, S22, Sangatta Baru.

Bunda Ima –sapaan akrabnya- sebagaimana diketahui telah menerima penghargaan dari MPR RI dan Polri sebagai Wanita Terinspirasi di dunia Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus. Penghargaan itu baru akan diterimanya 7 April 2018 mendatang tepat pada Hari Anak Autis Dunia. Penghargaan yang sama juga akan diberikan kepadanya dari Kementerian Pemperdayaan dan Perlindungan Anak.

"Saya akan mengajarkan pada orangtua cara menangani ABK di rumah. Dan para guru bagaimana membuat kurikulum yang tepat sasaran dan tepat guna,” ujar Wanita kelahiran Temanggung, 01 Mei 1967 ini. (hd/sos/ril)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 01:35

Tuntaskan Kemiskinan Lewat Pemberdayaan Potensi

<p style="text-align: justify;"><strong>&nbsp;</strong></p> <p…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .