MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BESSAI BERINTA

Rabu, 21 Februari 2018 00:08
Dua Rig Pengeboran Tunggu Pengelola

Gandeng PT BME, Komisi II Minta Lakukan Kajian

RAPAT KERJA: Bapelitbang serta BPKD diundang oleh Komisi II DPRD untuk membicarakan terkait pengelolaan Rig Melahing dan Kandidingan.(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Selain jajaki PT Badak NGL, Pemkot Bontang juga menindaklanjuti Participant Interest (PI) 10 persen untuk dua rig pengeboran di perairan Kandidingan dan Melahing. Kepala Bidang Pendapatan BPKD Bontang Yessi Waspo mengatakan, saat ini sedang menunggu siapa yang ditunjuk sebagai pengelola dua sumur minyak itu.

“Pemkot masih menunggu siapa yang ditunjuk untuk mengelola. Karena kontrak dengan  PT Chevron Indonesia habis di Oktober tahun ini,” kata Yessi usai menghadiri rapat kerja dengan Komisi II DPRD, Senin (19/2).

Kuota yang bakal diberikan kepada Pemkot Bontang atas PI tersebut diketahui berdasarkan kontrak baru. Dikarenakan kesepakatan bagi hasil harus mendapatkan persetujuan dari pemilik saham yakni PT Pertamina. “Tetapi tetap di bawah koordinasi gubernur,” tambahnya.

Pemkot menggandeng PT Bontang Migas dan Energi (BME) guna melakukan kajian terkait skema penanaman saham. Akan tetapi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut tidak ikut andil dalam pengolahannya.

Angka 10 persen PI ini diambil dari kuota dana bagi hasil (DBH) untuk minyak bagi pemerintah daerah sebanyak 15,5 persen. Sedangkan 84,5 persen masuk ke kas pemerintah pusat. Hingga kini belum bisa diketahui berapa nominal pastinya yang bakal masuk pendapatan daerah.

Sementara, Ketua Komisi II DPRD Ubayya Bengawan menuntut skema 10 persen itu ada terlepas dari apapun bentuk mekanismenya. Politikus Demokrat ini mengatakan diperlukan peninjauan terhadap perusahaan daerah yang menanamkan sahamnya. “Apakah BME layak nanti masih harus dilihat,” kata Ubayya.

Ia mengambil contoh terhadap apa yang dilakukan oleh Pemprov Kaltim. Sehubungan dengan pengurusan blok mahakam dengan pembentukan Perusahaan Daerah (Perusda) baru.

Dalam rapat ini mengundang pejabat di Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) serta Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD). Adapun dari Komisi II dihadiri oleh Arif dan Sudiyo. (*/ak)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 18:17

Kelurahan Harus Punya Keunggulan

BONTANG – Dana kelurahan yang akan digelontorkan oleh pemerintah pusat…

Sabtu, 15 Desember 2018 18:16

Mangrove Berbas Pantai Terus Bersolek

BONTANG – Mangrove Berbas Pantai akan menjadi salah satu destinasi…

Sabtu, 15 Desember 2018 18:15
Pemilu 2019

KPU Pastikan Kotak Suara Kuat

BONTANG – Adanya perubahan jenis kotak suara pada Pemilu mendatang…

Sabtu, 15 Desember 2018 18:14

Bank Sampah Akan Diaktifkan Kembali

BONTANG –Tidak aktifnya bank sampah ternyata berdampak pada pencemaran laut…

Jumat, 14 Desember 2018 19:05

Stadion Bessai Berinta Hampir Rampung

BONTANG – Meski belum seratus persen, namun wajah baru Stadion…

Jumat, 14 Desember 2018 19:04

Lapas Fasilitasi Pengunjung Disabilitas

BONTANG – Demi meningkatkan pelayanan publik, Lapas Bontang memfasilitasi para…

Kamis, 13 Desember 2018 18:36

Pilerte Rasa Pilkada

BONTANG - Indonesia dikenal sebagai negara yang menjunjung tinggi semangat…

Kamis, 13 Desember 2018 18:34

Penangguhan Ditenggat 20 Desember

BONTANG - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) menetapkan Upah Minimum Kota…

Rabu, 12 Desember 2018 19:51

Trotoar Diperbaiki, Mudahkan Pejalan Kaki

BONTANG – Keluhan masyarakat terkait banyaknya trotoar yang rusak di…

Rabu, 12 Desember 2018 19:49

Program untuk 2019, Sasar Lima RT di Gunung Telihan

BONTANG – Pemasangan closed circuit television (CCTV) kini menjadi tren…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .