MANAGED BY:
KAMIS
20 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Minggu, 25 Februari 2018 00:14
MUI: Warga Bontang Jangan Golput

Memilih Pemimpin yang Baik Kewajiban bagi Umat Muslim

Imam Hambali(Dok/Bontang Post)

PROKAL.CO, BONTANG –Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bontang imbau agar masyarakat Bontang menggunakan hak pilihnya dengan baik. Oleh karena itu, golongan putih alias golput harus dihindari.

Ketua MUI Bontang, Imam Hambali mengatakan memang dari semua fatwa yang ada belum terdapat mengenai pengharaman golput. Tetapi, dirinya belum mengetahui jika dikeluarkan fatwa baru. “Tetapi yang jelas, MUI menganjurkan kepada masyarakat yang umurnya sudah terdata sebagai wajib memilih, maka sebaiknya digunakan hak pilihnya,” jelas Imam saat dihubungi, Sabtu (24/2) kemarin.

Menurutnya, jika masyarakat yang sudah memiliki hak pilih tetapi tidak digunakan dengan baik, maka sama saja dirinya membiarkan untuk dipimpin oleh siapa saja. Artinya, siapapun yang menjadi pemimpin akan setuju. “Cenderungnya untuk memilih, Insya Allah menurut saya itu wajib kalau memang dia memenuhi persyaratan umur dan sehat jasmani itu wajib memilih,” terang dia.

Dilanjutkan Imam, jika memilih diam atau golput, seperti seorang perempuan yang ditawarkan untuk menikah dan dia diam, maka artinya setuju. Kalau dia tidak memilih, itu sama saja setuju siapa saja yang jadi pemimpin. “Misalnya kalau yang jadi orang jahat, berarti dia setuju saja. Termasuk kalau orang Islam yang tidak bagus, juga berarti orang yang golput sama dengan setuju,” ujarnya.

Tetapi kalau di Kaltim ini, lanjut Imam, Insya Allah semua pasangan calonnya Muslim hanya berbeda partai dan golongan saja. “Imbauan MUI, setiap orang yang sudah mencapai umur wajib memilih maka mereka gunakan hak pilihnya dalam Pilkada ataupun Pemilu yang akan datang,” ungkapnya.

Sebelumnya, KPU Bontang merilis angka partisipasi masyarakat Kaltim pada Pilkada serentak tahun 2015 lalu di Bontang hanya 64,38 persen. Jumlah tersebut turun dari angka partisipasi pada Pemilu tahun 2014 lalu yang mencapai 72,42 persen. Untuk Pilkada serentak tahun 2018 ini, target nasional angka partisipasi masyarakat yakni 77,5 persen. Namun demikian, KPU Bontang menargetkan angka partisipasi pada Pilkada tahun 2018 ini mencapai 80 persen. (mga)


BACA JUGA

Rabu, 19 Desember 2018 17:38

Lahan Beres, Kilang CPO Dibangun Tahun Depan

BONTANG –Pembangunan kilang minyak goreng mulai dilakukan pada 2019. Lahan…

Rabu, 19 Desember 2018 17:37

Cari Kerja untuk Mencuri

BONTANG – Saat orang lain mencari kerja agar bisa mendapat…

Rabu, 19 Desember 2018 17:36

Belasan Pedagang Pasar Masih Membandel

BONTANG – Penertiban pedagang kembali dilakukan Tim Kota di sekitar…

Rabu, 19 Desember 2018 17:35

Stok Sembako Aman Hingga 3 Bulan

BONTANG – Pemkot Bontang memastikan stok sembako untuk Natal dan…

Rabu, 19 Desember 2018 17:35

Pengawasan Stadion Bessai Berinta Diperketat

BONTANG – Wajah baru Stadion Bessai Berinta akan diikuti dengan…

Rabu, 19 Desember 2018 17:34

Diduga Kabur ke Bontang, Sengaja Tinggalkan Kartu Identitas

Tiada angin tiada badai, Agustiawan tiba-tiba menghilang dari kediamannya di…

Rabu, 19 Desember 2018 17:23

Kedatangan Kapal Molor, Penumpang Jenuh

KEDATANGAN kapal KM Binaiya di pelabuhan Loktuan tidak sesuai jadwal.…

Rabu, 19 Desember 2018 17:23

Seribu Orang Mudik Natal

  BONTANG – Jelang peringatan hari Natal, transportasi laut dipadati…

Rabu, 19 Desember 2018 17:22

Tewas Hantam Traffic Light

BONTANG – Nasib tragis dialami MN, warga Jalan KS Tubun,…

Selasa, 18 Desember 2018 18:44

PARAH INI..!! Swalayan Jual Minuman Basi

BONTANG – Balai Besar Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .