MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Minggu, 04 Maret 2018 00:25
Dilelang Utuh, Partisipasi Penjahit Lokal Terhambat

Pembuatan Bantuan Seragam Batik Kuntul Mangrove Telan Rp 3,8 M

Saparudin(DOK/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Partisipasi penjahit lokal dalam pembuatan bantuan seragam batik kuntul mangrove terhambat. Pasalnya mekanismenya harus dilelang secara utuh. Hal ini berdasarkan hasil konsultasi dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pengadaan paket seragam gratis Dinas Pendidikan Bontang, Saparudin mengatakan penyebabnya ialah nomenklatur untuk upah penjahit tidak ada.

“Jadi kami (Dinas Pendidikan, Red.) tetap lelang utuh atau lelang jadi. Karena kami tidak boleh memecah untuk pengadaaan kain saja,” kata Saparudin.

Nantinya, pembuatannya juga bergantung pada pemenang tender apakah ingin mengajak kerja sama dengan pengusaha tekstil lokal atau tidak. Kendati, Dinas Pendidikan (Disdik) telah mencantumkan agar memberdayakan penjahit lokal. Peraturannya Disdik dilarang untuk melakukan pemaksaan.

“Misalnya si pemenang tender mau bekerja sama ya tidak apa-apa, tetapi kami mau mengarahkan itu yang tidak boleh,” ujarnya.

Adapun hasil uji laboratorium, spesifikasi kain memakai jenis katun prisima. Jenis ini lebih halus dibandingkan dengan katun prima. “Kainnya agak lembut sedikit kalau katun prima agak kasar,” ujar pria yang juga duduk sebagai Kasi Kurikulum SMP Disdik ini.

Terkait anggaran yang dikucurkan kembali mengalami perubahan. Setelah di awal bulan lalu dikatakannya tersedot APBD sejumlah Rp 2,188 miliar. Maka kali ini kembali naik menjadi Rp 3,8 miliar.

Sejumlah 38.727 siswa bakal memperoleh bantuan gratis ini. Mulai dari pelajar tingkat SD hingga SMA. Baik yang duduk di sekolah negeri maupun swasta.

“Kalau batik Rp 3,8 M yang kami anggarkan. Rumusnya, masing-masing anak kami anggarkan Rp 100 ribu,” tuturnya.

Sebelumnya diwartakan, batik kuntul mangrove ini merupakan instruksi dari Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni. Dalam teknis pengerjaannya, Neni berharap dapat memberdayakan pengusaha atau penjahit lokal Bontang. Seragam ini ke depan bakal dipakai oleh para pelajar di hari-hari tertentu.

Selain itu, Neni juga meminta masyarakat menyambut baik bantuan yang diberikan Pemkot Bontang. Tetapi, jika ada sekolah swasta yang tidak mau menerima maka Neni tak akan memberinya. (*/ak)


BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 20:43

Punya Identitas, ODGJ Bisa Memilih

BONTANG – Informasi terkait tercantumnya Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)…

Minggu, 16 Desember 2018 20:42

Bukannya Sekolah, Malah Ngoteng, Ketangkap Polisi Diginikan Dah...

BONTANG – Kenakalan remaja seperti ngelem, ngoteng, serta ngaldo masih…

Minggu, 16 Desember 2018 20:40

Berbagi di Hari Juang Kartika

BONTANG - Hari Juang Kartika diperingati seluruh Korps TNI AD, termasuk…

Minggu, 16 Desember 2018 20:38

Parkiran Lang-Lang Bakal Ditarik Retribusi

BONTANG – Mulai Senin (17/12) pengunjung Stadion Bessai Berinta tak…

Minggu, 16 Desember 2018 20:35

Volume Sampah Meningkat

BONTANG – Volume sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir…

Minggu, 16 Desember 2018 20:32

Bonus Atlet Mengacu Aturan Pemprov

BONTANG – Atlet peraih medali perak dan perunggu mesti lebih…

Minggu, 16 Desember 2018 20:31

2.500 KTP- el Dibakar BONTANG

Sebanyak 2.500 KTP-el yang rusak dibakar di halaman Kantor Dinas…

Minggu, 16 Desember 2018 20:30

DPRD Usulkan Dibagikan Januari

BONUS peraih medali Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) masih dalam pembahasan.…

Sabtu, 15 Desember 2018 18:23

Impikan Beras Basah Serupa Maladewa

BONTANG – Pembenahan Pulau Beras Basah hampir rampung. Destinasi wisata…

Sabtu, 15 Desember 2018 18:22

Maskapai Kompak Naikkan Harga

BONTANG – Jelang libur Natal dan tahun baru, harga tiket…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .