MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Senin, 05 Maret 2018 19:58
Korban Tak Sabar Ingin ke Beras Basah
DUKA: Korban Adam Sudiro tak dapat tertolong nyawanya akibat tenggelam di Pulau Beras Basah.(POLRES BONTANG FOR BONTANG POST)

PROKAL.CO, MENINGGALNYA Adam Sudiro (12), warga Jalan Lele Kelurahan Tanjung Laut Indah itu memang di luar dugaan. Begitupun para teman-temannya yang tak menyangka bahwa Adam akan pergi secepat itu.

Di rumah duka korban, tampak teman-teman korban setia menunggu korban hingga dikebumikan. Mereka yang rata-rata anak lelaki tersebut tampak rapi dengan pakaian koko dan juga batik.

Anak bertubuh gempal yakni Safar yang merupakan teman sekelasnya menceritakan kronologis kejadian tenggelamnya Adam versi mereka. Dikatakan bahwa Adam nekat ke tengah laut karena hendak mengambil bola milik anak dari wali kelasnya, yakni AL.

Jadi, lanjut dia, saat bermain air di bibir pantai, M Ikhsan melemparkan bola tersebut ke laut. Karena bola itu milik AL, maka teman Safar pun yakni Randy berusaha mengambilnya tetapi tidak sampai. Hingga akhirnya penyelamatan bola dilakukan oleh Abdurrahman dan Veri. Namun keduanya menyadari bahwa kedalaman air laut cukup tinggi, sehingga mereka hendak kembali ke pantai. “Nah pas mau balik, mereka malah ditarik sama Adam, sudah tahu dalam Adam malah ke situ, padahal Adam tidak tahu berenang (tidak bisa berenang,Red.),” terang Safar.

Saat itulah proses tenggelam bermula. Adam yang kesusahan berenang di dalam air kemudian menarik Abdurrahman sehingga sempat tenggelam hingga pingsan. Abdurrahman selamat, Adam justru semakin hilang dari pandangan.

Sebelumnya, malam sebelum mereka berangkat ke Beras Basah, mereka pun merasakan keanehan dari sikap Adam. Disebutkan bahwa saat itu Adam terlihat senang sekali dan selalu tertawa. “Dia selalu bilang, ga sabarnya aku pergi (ke Beras Basah, Red.). Tapi pas sampai di sana dia cuma diam-diam saja, ke tenda abis itu langsung berenang,” bebernya.

“Adam juga biasanya sekke (pelit, Red.) tetapi kemarin dia mau bagi-bagi sama kita,” timpal teman lainnya.

Katanya, Adam baru pertama kali ini diperbolehkan ke Pulau Beras Basah oleh orang tuanya secara bebas. Sebelumnya pernah kesana, tetapi banyak larangannya. Adam sendiri terkenal anak yang baik di sekolahnya dan bukan terbilang anak nakal. “Dia juga SMP maunya ke pesantren, karena bapaknya orang majelis gitu, Adam juga aktif di Irma (Ikatan Remaja Masjid, Red.),” ujarnya.

Saat semua sudah naik dari air, dirinya baru menyadari bahwa Adam Sudiro belum ada bersama mereka.

Sedangkan M Ikhsan berbeda lokasi tenggelamnya dengan Adam. Dikatakan safar, kalau Ikhsan itu mau menyelamatkan anaknya pak guru wali kelasnya, yakni AL yang nyaris tenggelam. AL merupakan anak AM yang masih duduk di kelas III SDN 009 Bontang Selatan. Tetapi, lanjutnya, AL cukup pintar karena dia membiarkan dirinya mengapung di atas air. Sementara Ikhsan yang justru tenggelam karena Ikhsan pun tidak pandai berenang. “Ikhsan itu lokasinya dekat batu pemecah ombak, kalau Adam Sudiro di dekat ujung dermaga,” ungkapnya.

Teman Adam yang lain, yakni Ali Adam mengatakan, sebelum Adam berangkat ke Pulau Beras Basah, dirinya memberikan nasi kotak untuk bekal Adam. Tetapi memang dirinya merasa akhir-akhir ini sikap Adam cukup berbeda. Yang dirasanya bahwa Adam jauh lebih ceria, sedikit-sedikit tertawa. “Dia lebih ceria, karena biasanya tidak seceria itu, pokoknya akhir-akhir ini ada yang beda-lah dari Adam,” tukas teman rumah Adam.(mga)


BACA JUGA

Rabu, 26 September 2018 01:51

Semarak Erau Pelas Benua Guntung

BONTANG – Kemeriahan Pesta Adat Erau Pelas Benua Guntung 2018 tersaji dalam acara pembukaan yang…

Rabu, 26 September 2018 01:51

Berusaha Kabur, Tersangka Dihadiahi Timah Panas

Karena berencana kabur, tersangka RR alias Kimel harus merasakan timah panas di betis kanannya. Kapolres…

Rabu, 26 September 2018 01:50

Senggolan Berujung Penikaman

BONTANG – Dipicu bersenggolan saat mendengarkan dentuman musik di dalam Diskotik Hotel Gembira,…

Rabu, 26 September 2018 01:48

NGGA TERIMA..!! Orang Tua Bantah Anaknya Ngelem

BONTANG – Suparman, orang tua salah seorang dari delapan bocah yang terjaring patroli FKPM Kelurahan…

Rabu, 26 September 2018 01:48

Ungkap Masalah lewat Konseling, Beri Solusi dalam Keterbatasan

Kementerian Sosial (Kemensos) RI sejatinya memiliki sederet program bantuan sosial bagi lanjut usia…

Selasa, 25 September 2018 00:31
PT BME

ADA APA INI? PT BME Diserbu Mahasiswa

BONTANG – Melempemnya kinerja PT Bontang Migas Energi (BME) terus mendapat sorotan. Perusahaan…

Selasa, 25 September 2018 00:30
Pemilu 2019

Maju Caleg, Wartawan Diminta Mundur

BONTANG – Pemilu legislatif (Pileg) 2019 menjadi ajang warga Indonesia mengajukan diri untuk menjadi…

Selasa, 25 September 2018 00:28
Pemilu 2019

LADK Empat Parpol Dinyatakan Lengkap

BONTANG – Hingga kemarin sore, dari 16 partai politik (parpol) peserta pemilu, baru empat parpol…

Selasa, 25 September 2018 00:27

Oknum Pemilik Sarang Walet di Telihan Bandel

“Awalnya segel dengan pelang, tetapi dibuka oleh pemiliknya, lalu kami segel dengan kunci gembok,…

Selasa, 25 September 2018 00:25

Mubalig yang Jadi Anggota Dewan, Berdakwah Jadi Jalan Hidup

Karakter religius sangat melekat pada sosok Abdul Malik. Selain dikenal sebagai seorang anggota DPRD…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .