MANAGED BY:
SENIN
15 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Jumat, 09 Maret 2018 00:27
Harga Cabai Kian “Pedas”, Bawang Pun Melambung

Ayam Ikut Terdongkrak

HARGA NAIK: Harga sejumlah bahan pokok di Samarinda merangkak naik. Terutama bawang merah dan cabai.(ASPIN ANWAR/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Kelangkaan cabai di sejumlah pasar di Samarinda berdampak pada melonjaknya harga. Saat ini, satu kilogram cabai dijual Rp 55 ribu. Harga ini naik drastis sebesar Rp 20 ribu jika dibandingkan pekan lalu.

Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada cabai. Tetapi juga terjadi pada beberapa komoditi lainnya. Seperti bawang merah dan bawang putih. Pada pekan lalu, bawang merah dijual Rp 22 ribu. Namun di pekan ini dijual Rp 24 ribu. Sedangkan bawang putih,  pekan lalu dijual Rp 22 ribu. Saat ini dijual Rp 28 ribu perkilogramnya.

Sementara untuk harga ayam perekornya, ada yang dijual Rp 55 ribu dan Rp 60 ribu. Harga tersebut mengalami kenaikan berkisar Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu. Kenaikan harga tersebut juga diakibatkan terbatasnya stok ayam yang dimiliki para pedagang. (selengkapnya lihat grafis).

Kahar, pedagang bawang dan sembako di Pasar Segiri Samarinda mengakui, ada lonjakan harga kebutuhan pokok disejumlah pasar. Khusus untuk cabai, kata dia, kenaikannya sangat signifikan. Hal ini akibat minimnya stok cabai yang dikirim dari Sulawesi dan pulau Jawa.

“Saat ini stok cabai cukup terbatas, mas. Yang dari Jawa, saat ini pengiriman juga sangat berkurang. Katanya sih, cabai di sana juiga kurang akibat lahan pertanian masyarakat terkena banjir. Sehingga hasilnya juja kurang baik,” kata dia, Kamis (8/3) kemarin.

Sedangkan untuk pasokan bawang merah dan bawang putih, sambung dia, sudah hampir sepekan terakhir ini mengalami kekosongan. Sehingga memicu harga merangkak naik. Di sisi lain, permintaan atau kebutuhan masyarakat terhadap bawang terbilang cukup besar setiap harinya.

“Hari ini, baru sekira delapan ton yang masuk ke Pasar Segiri. Informasi dari beberapa pemasok bawang, katanya khusus di daerah Jawa, stoknya sudah tidak banyak lagi. Maka kami pesannya di  Sulawesi, itupun stocknya terbatas,” ujarnya.

Senada, Sumarto yang juga pedagang di Pasar Segiri mengaku, harga kebutuhan pokok sejak sepekan terakhir tidak menentu. Hal itu dikarenakan, tidak menentunya pasokan sembako yang dikirim ke pedagang, baik dari tengkulang dan petani di Samarinda, ataupun Sulawesi dan Jawa.

“Setiap hari ataupun minggu, harga bahan pokok enggak menentu. Bisa hari ini naik, besoknya juga bisa langsung turun. Tergantung pasokan dari pengepul atau petani. Tapi untuk saat ini, harga beberapa sembako masih terbilang stabil,” tuturnya. (*/aj/drh)

Perbandingan Harga Bahan Pokok 

Nama Barang                                       Pekan Lalu       Sekarang

Bawang putih (kilogram)                        Rp. 22 ribu        Rp. 28 ribu

Bawang merah (kilogram)                      Rp. 22 ribu        Rp. 24 ribu

Cabai (kilogram)                                    Rp. 35 ribu        Rp. 55 ribu

Tomat   (kilogram)                                 Rp. 10 ribu        Rp. 12 ribu

Wortel (kilogram)                                  Rp. 10 ribu        Rp. 12 ribu

Beras Medium  (kilogram)                     Rp. 11 ribu        Rp. 10.500

Minyak goreng  (liter)                            Rp. 17 ribu        Rp. 17 ribu

Ikan tongkol (kilogram)                          Rp. 35 ribu        Rp. 40 ribu

Ayam satu ekor                                     Rp. 55 ribu        Rp. 60 ribu

Ikan nila (kilogram)                                Rp. 38 ribu        Rp. 40 ribu

Ikan mas (kilogram)                               Rp. 38 ribu        Rp. 40 ribu

Sumber Data: Pantauan Metro Samarinda

 


BACA JUGA

Jumat, 12 Oktober 2018 00:17
Pileg 2019

Alphad Ditangkap, Gerindra Rugi?

DUGAAN penangkapan Ketua DPRD Samarinda Alphad Syarif oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tidak…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:16

Terkait Kabar Penahanan Ketua DPRD Samarinda, Dewan Belum Terima Surat

BONTANG - Simpang siur kabar penahanan Ketua DPRD Samarinda Alphad Syarif akhirnya terungkap. Hal tersebut…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:15
Soal Diperbolehkan Kampanye di Lembaga Pendidikan

Pernyataan Mendagri Bakal Berdampak Negatif

SAMARINDA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo belum lama ini memperbolehkan peserta…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:14

Terkait Kekosongan Kursi Wawali, Jaang Sangkal Sengaja Kondisikan

SAMARINDA – Sejak meninggalnya Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda, Nusyirwan Ismail, liku-liku…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:13
Info CPNS

Banyak Honorer K2 Belum Daftar CPNS

SAMARINDA – Empat hari sebelum pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) ditutup, masih banyak…

Kamis, 11 Oktober 2018 00:01
Proyek MYC

Isran Ragu MYC Rampung Akhir Tahun

  SAMARINDA – Gubernur Kaltim Isran Noor menyimpan keraguan jika multiyears contract (MYC)…

Kamis, 11 Oktober 2018 00:01
Info CPNS

Pelamar CPNS Ramai-Ramai Updete Data

SAMARINDA – Selama sepekan terakhir, permintaan memperbarui data di Dinas Kependudukan dan Catatan…

Kamis, 11 Oktober 2018 00:01

Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Pengaruhi Inflasi

SAMARINDA – Pemerintah pusat melalui PT Pertamina telah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM)…

Kamis, 11 Oktober 2018 00:01

Pemerintah Samarinda Genjot Sektor Pajak

SAMARINDA – Untuk menambah pendapatan, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus menggenjot sektor-sektor…

Kamis, 11 Oktober 2018 00:01

PKB Target Dua Kursi di Dapil Samarinda

  SAMARINDA – Sukses mendulang satu kursi di DPRD Kaltim lewat daerah pemilihan (dapil) Samarinda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .