MANAGED BY:
SENIN
18 JUNI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Jumat, 09 Maret 2018 00:27
Harga Cabai Kian “Pedas”, Bawang Pun Melambung

Ayam Ikut Terdongkrak

HARGA NAIK: Harga sejumlah bahan pokok di Samarinda merangkak naik. Terutama bawang merah dan cabai.(ASPIN ANWAR/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Kelangkaan cabai di sejumlah pasar di Samarinda berdampak pada melonjaknya harga. Saat ini, satu kilogram cabai dijual Rp 55 ribu. Harga ini naik drastis sebesar Rp 20 ribu jika dibandingkan pekan lalu.

Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada cabai. Tetapi juga terjadi pada beberapa komoditi lainnya. Seperti bawang merah dan bawang putih. Pada pekan lalu, bawang merah dijual Rp 22 ribu. Namun di pekan ini dijual Rp 24 ribu. Sedangkan bawang putih,  pekan lalu dijual Rp 22 ribu. Saat ini dijual Rp 28 ribu perkilogramnya.

Sementara untuk harga ayam perekornya, ada yang dijual Rp 55 ribu dan Rp 60 ribu. Harga tersebut mengalami kenaikan berkisar Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu. Kenaikan harga tersebut juga diakibatkan terbatasnya stok ayam yang dimiliki para pedagang. (selengkapnya lihat grafis).

Kahar, pedagang bawang dan sembako di Pasar Segiri Samarinda mengakui, ada lonjakan harga kebutuhan pokok disejumlah pasar. Khusus untuk cabai, kata dia, kenaikannya sangat signifikan. Hal ini akibat minimnya stok cabai yang dikirim dari Sulawesi dan pulau Jawa.

“Saat ini stok cabai cukup terbatas, mas. Yang dari Jawa, saat ini pengiriman juga sangat berkurang. Katanya sih, cabai di sana juiga kurang akibat lahan pertanian masyarakat terkena banjir. Sehingga hasilnya juja kurang baik,” kata dia, Kamis (8/3) kemarin.

Sedangkan untuk pasokan bawang merah dan bawang putih, sambung dia, sudah hampir sepekan terakhir ini mengalami kekosongan. Sehingga memicu harga merangkak naik. Di sisi lain, permintaan atau kebutuhan masyarakat terhadap bawang terbilang cukup besar setiap harinya.

“Hari ini, baru sekira delapan ton yang masuk ke Pasar Segiri. Informasi dari beberapa pemasok bawang, katanya khusus di daerah Jawa, stoknya sudah tidak banyak lagi. Maka kami pesannya di  Sulawesi, itupun stocknya terbatas,” ujarnya.

Senada, Sumarto yang juga pedagang di Pasar Segiri mengaku, harga kebutuhan pokok sejak sepekan terakhir tidak menentu. Hal itu dikarenakan, tidak menentunya pasokan sembako yang dikirim ke pedagang, baik dari tengkulang dan petani di Samarinda, ataupun Sulawesi dan Jawa.

“Setiap hari ataupun minggu, harga bahan pokok enggak menentu. Bisa hari ini naik, besoknya juga bisa langsung turun. Tergantung pasokan dari pengepul atau petani. Tapi untuk saat ini, harga beberapa sembako masih terbilang stabil,” tuturnya. (*/aj/drh)

Perbandingan Harga Bahan Pokok 

Nama Barang                                       Pekan Lalu       Sekarang

Bawang putih (kilogram)                        Rp. 22 ribu        Rp. 28 ribu

Bawang merah (kilogram)                      Rp. 22 ribu        Rp. 24 ribu

Cabai (kilogram)                                    Rp. 35 ribu        Rp. 55 ribu

Tomat   (kilogram)                                 Rp. 10 ribu        Rp. 12 ribu

Wortel (kilogram)                                  Rp. 10 ribu        Rp. 12 ribu

Beras Medium  (kilogram)                     Rp. 11 ribu        Rp. 10.500

Minyak goreng  (liter)                            Rp. 17 ribu        Rp. 17 ribu

Ikan tongkol (kilogram)                          Rp. 35 ribu        Rp. 40 ribu

Ayam satu ekor                                     Rp. 55 ribu        Rp. 60 ribu

Ikan nila (kilogram)                                Rp. 38 ribu        Rp. 40 ribu

Ikan mas (kilogram)                               Rp. 38 ribu        Rp. 40 ribu

Sumber Data: Pantauan Metro Samarinda

 


BACA JUGA

Jumat, 15 Juni 2018 02:25

Aset Daerah Wajib Dikelola Mandiri

BREAKER: "Saya ingatkan agar tidak ada lagi pengelolaan aset-aset  pemerintah daerah yang dibebankan…

Jumat, 15 Juni 2018 02:25

PDI Perjuangan Yakin Raih 20 Persen Kursi

  SAMARINDA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kaltim…

Jumat, 15 Juni 2018 02:23

Cegah Kecelakaan, Gubernur Soroti Rambu Lalu Lintas

SAMARINDA – Gubernur Awang Faroek Ishak meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim untuk benar-benar…

Jumat, 15 Juni 2018 02:22

ALHAMDULILLAH..!! 57 Persen Dana Desa Sudah Tersalurkan

SAMARINDA – Progres penyaluran Dana Desa (DD) tahap I sebesar 20 persen dari pagu per desa hampir…

Jumat, 15 Juni 2018 02:22

Kampanyekan Safety Riding, Terbuka untuk Segala Jenis Motor

Komunitas motor biasanya identik dengan spesifikasi motor yang dikendarai. Namun, berbeda dengan komunitas…

Kamis, 14 Juni 2018 02:11
Pilgub Kaltim 2018

Haram Kampanye di Idul Fitri

SAMARINDA – Perayaan Idulfitri 1439 hijriyah tinggal hitungan jam. Begitu juga Pemilihan Gubernur…

Kamis, 14 Juni 2018 02:11
Pilgub Kaltim 2018

DPT Pilgub Kaltim Bertambah

SAMARINDA – Penetapan Daftar Pemilih (DPT) Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Wakil Gubernur Kaltim…

Kamis, 14 Juni 2018 02:11

Mahkota II Marak PKL, Pemkot Resah

SAMARINDA – Maraknya pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sepanjang Jembatan Mahkota II…

Kamis, 14 Juni 2018 02:11
Pilgub Kaltim 2018

Waspadai Kamuflase Politik Uang

SAMARINDA - Kemungkinan munculnya politik uang yang disamarkan lewat pemberian infak, sedekah, dan zakat…

Kamis, 14 Juni 2018 02:11

Perkiraan Cuaca Idulfitri di Kota Tepian

SAMARINDA  – Beberapa pekan terakhir, Kota Tepian selalu diguyur hujan dengan intensitas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .