MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Sabtu, 10 Maret 2018 00:17
Soal Penunjukan Plt Wali Kota Balikpapan, Husni: Penafsiran Gubernur Kurang Tepat
FOTO WAJAH: Husni Fahruddin(ISTIMEWA)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Pernyataan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak yang menyebutkan bahwa penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Balikpapan jadi kewenangannya, berbuah panjang. Pasalnya, penafsiran gubernur dinilai bertentangan dengan Undang-Undang (UU) Nomor 9 Tahun 2015 tentang Pemerintahan Daerah.

Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon Andi Sofyan Hasdam-Rizal Effendi (AN-NUR), Husni Fahruddin menyebut, jika merujuk pada pasal 65 dan 66, UU Nomor 9/2015, wali kota yang mengambil cuti di luar tanggungan negara, maka secara otomatis akan digantikan wakil walikota sebagai plt.

Selain itu, di pasal 65 ayat 4 menerangkan, dalam hal kepala daerah sedang menjalani masa tahanan atau berhalangan sementara, maka wakil kepala daerah yang akan melaksanakan tugas dan wewenang kepala daerah terkait. Sementara di pasal 66 ayat 1 huruf (c) menyebutkan, wakil kepala daerah melaksanakan tugas dan wewenang kepala daerah apabila kepala daerah menjalani masa tahanan atau berhalangan sementara.

“Berbeda dengan di Samarinda, wali kota dan wakil walikota ikut dalam kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim. Jika seperti itu, memang benar gubernur punya kewenangan menunjuk plt dari Eselon I di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim,” kata Husni, Jumat (9/3) kemarin.

Dia menegaskan, di Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 74 Tahun 2016 tentang Cuti di Luar Tanggungan Negara Bagi Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Serta Walikota dan Wakil Walikota, menjelaskan secara mendetail tentang mekanisme pergantian kepala daerah jika mengajukan cuti.

“Jadi kurang tepat penafsiran gubernur yang menyebut plt wali kota bukan wakil walikota. Karena tentu saja kondisi yang ada di Samarinda dan Balikpapan berbeda. Di Samarinda keduanya ikut pilgub, sementara di Balikpapan, hanya wali kota saja yang ikut pilgub,” ujarnya.

Diwartakan, Gubernur Kaltim menepis isu yang berkembang, bahwa penunjukan Plt yang akan menggantikan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, dapat langsung diisi oleh wakil wali kota, dalam hal ini Rahmat Mas’ud. Ia mengaku, bahwa yang demikian tidak benar dan tidak bisa dilakukan.

Kata dia, mekanisme pergantian tetap dilakukan atas dasar persetujuan Gubernur. “Saya diperintahkan menunjuk pejabat (sementara) wali kota. Tidak benar otomatis wakil langsung naik, seperti yang banyak diulas di media. Itu kewenangan gubernur, untuk menunjuknya. Yang mengangkat wali kota dan wakil wali kota, presiden. Bukan DPRD dan gubernur. Jadi saya hanya meluruskan dan mengingatkan saja, jangan sampai salah langkah. Nanti yang disalahkan saya,” tuturnya.

Ia menegaskan, baik KPU dan Rizal, belum ada satupun yang melakukan komunikasi dengannya. Apalagi memberitahukan dalam bentuk surat resmi. Karenanya, dia menilai, pencalonan Rizal sebagai cawagub baru berdasarkan versi wartawan atau pemberitaan.

“Baik KPU ataupun pak Rizal tidak pernah komunikasi. Apalagi surat. (Kalau ada) surat baru saya terima pagi tadi. Tapi saya katakan kaji dulu. Karena kemarin waktu minta izin pak Jaang, kayak itu juga. Ada pernyataan berhenti dari Jaang pada waktu mau mendaftar. Lalu saya tanya lagi Depdagri, jabatan wakil walikota perlu diisi nggak, tapi katanya cukup satu saja,” ujarnya.

“Makanya, saya tunjuk pak Zairin Zein sebagai Pjs Wali Kota Samarinda. Begitupun (seharusnya) Wali Kota Balikpapan. Begitu dia (Rizal, Red.) mengundurkan diri, saya akan menunjuk pejabat dari provinsi untuk jadi pejabat wali kota,” tandasnya. (*/um)


BACA JUGA

Rabu, 20 Juni 2018 01:35
ARUS BALIK

Razia Gabungan Incar Para Pendatang

SAMARINDA – Dalam upaya pengamanan arus balik setelah lebaran, Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) melakukan…

Rabu, 20 Juni 2018 01:35

DPS Pemilu 2019 Ditetapkan 2,37 Juta Warga

SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk…

Selasa, 19 Juni 2018 00:08
Pilgub Kaltim 2018

Debat Publik Paslon Terakhir Berdurasi 120 Menit

SAMARINDA – Durasi waktu debat publik pamungkas Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim yang…

Selasa, 19 Juni 2018 00:08

GAM Nyatakan Lawan Radikalisme

SAMARINDA – Puluhan pemuda yang tergabung dalam Gerakan Aktivis Muda (GAM) Kaltim menyatakan menolak…

Selasa, 19 Juni 2018 00:08

Semarak Piala Dunia di Aston Samarinda Hotel & Convention Center

Gelaran Piala Dunia 2018 telah dimulai Kamis (14/6) lalu. Turnamen sepak bola terakbar itu akan berjalan…

Senin, 18 Juni 2018 17:38
ARUS MUDIK

Ribuan Armada Diterjunkan Layani Pemudik

SAMARINDA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim meyakinkan jika proses arus mudik dan arus balik…

Senin, 18 Juni 2018 17:37

CSR Bakal Dipungut Zakat

SAMARINDA – Keinginan Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak menarik pungutan 2,5 persen dana corporate…

Senin, 18 Juni 2018 17:37

Guru Honorer Minta Keadilan Gubernur

SAMARINDA – Forum Tenaga Honorer (FTH) Kaltim menyarankan Gubernur Kaltim membuat peraturan untuk…

Senin, 18 Juni 2018 17:36

Masyarakat Belum Melek Anggaran

SAMARINDA – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian menganggap saat ini masih sedikit…

Minggu, 17 Juni 2018 00:39
Pilgub Kaltim 2018

Waspadai Golput di Pilgub Kaltim

SAMARINDA – Partisipasi pemilih pada penyelenggaraan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 benar-benar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .