MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Senin, 12 Maret 2018 17:58
Wawali Buka Pawai Ogoh-Ogoh

Pemkot Dukung Pelestarian Budaya

PELESTARIAN BUDAYA: Peserta Pawai Ogoh-Ogoh dilepas oleh Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase. Tampak wawali juga ikut berpartisipasi dengan menaiki sepeda ontel.(Foto-foto: ADI/HUMAS PEMKOT BONTANG)

PROKAL.CO, BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang membuka Pawai Ogoh-ogoh yang digelar oleh Paguyuban Bali Bontang. Menurutnya, upaya pelestarian budaya harus terus digalakkan sebagai perekat hubungan antar suku dan budaya yang ada di Indonesia.

Sebelum melepas para peserta Pawai Ogoh-ogoh, seluruh peserta melakukan Deklarasi Anti Hoax.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase mengatakan Pawai Ogoh-ogoh dilaksanakan dalam rangka menyambut datangnya Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1940 yang jatuh pada Sabtu (17/3) mendatang. Oleh karenanya, atas nama Pemkot Bontang pihaknya mengucapkan selamat melaksanakan rangkaian Nyepi kepada kepada saudara-saudari umat Hindu Kota Bontang. “Teriring harapan serta dukungan agar semua umat Hindu di Bontang dapat melaksanakan seluruh ibadah dengan khusuk dan khidmat,” jelas Basri, Minggu (11/3) kemarin.

Dikatakan Basri, pihaknya sangat mengapresiasi dan menyambut baik diselenggarakannya pawai tersebut. Mengingat kegiatan seperti itu sangat sejalan dengan upaya pemerintah dalam pelestarian seni dan budaya nusantara di Bontang. “Saya juga sangat bangga atas kebhinekaan, kebersamaan, dan toleransi yang sangat luar biasa dari masyarakat atas partisipasinya di pawai tersebut,” ujarnya.

Pemkot Bontang juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat kota Bontang. Di mana rasa toleransi ditunjukkan dengan sangat membanggakan. Pasalnya, dalam Pawai Ogoh-Ogoh tidak hanya Umat Hindu yang hadir memeriahkan jalannya acara ini. Namun, umat beragama lain serta berbagai paguyuban pun ikut memeriahkannya. “Terima kasih kepada panitia yang melaksanakan kegiatan ini dengan baik, semoga mampu memperkuat persatuan dan kesatuan serta toleransi antar umat beragama khususnya di Kota Bontang,” kata Basri.

Disebutkan bahwa, bagi Umat Hindu makna mengusung dan membawa keliling ogoh-ogoh yang disimbolkan dengan patung buta kala yang menyeramkan. Hal itu, lanjut Basri merupakan wujud dalam rangka menghilangkan sifat-sifat buruk kemurkaan serta hawa nafsu jahat yang ada pada diri manusia serta lingkungan sekelilingnya. Di luar dari pada itu, secara umum, Pawai Ogoh-ogoh ini merupakan salah satu upaya pelestarian budaya yang harus terus digalakkan. Karena bisa menjadi perekat hubungan antar suku dan budaya yang ada di Indonesia. “Diketahui bersama bahwa tantangan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika kian hari terasa kian menantang, begitu juga dengan pelestarian seni dan budaya tradisional yang terasa semakin berat.

“Maka dari itu, seraya memohon bimbingan dan restu dari Tuhan YME Pawai Ogoh-ogoh dalam rangka menyambut datangnya Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1940 resmi dimulai,” ungkap Basri sambil melepas peserta pawai.

Hadir juga dalam acara tersebut Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Bontang, Bambang Cipto Mulyono. Sementara itu, peserta pawai di antaranya Bontang Ontel Community (BOC), JBI (Motor costum), Paguyuban Wahyu Budoyo, Kesenian Paguyuban Arema, Paguyuban Bojonegoro, Kuda Lumping Ryo Manggolo Putro, Paguyuban Warga Kediri, Turonggo Galih Saputro, Ogoh-ogoh dan Bleganjur (Paguyuban Bali), Putra Birawa, Paguyuban Wargi Sunda Bontang (PWSB), Duta Peduli Sampah. Pawai tersebut start di depan Rujab Wali Kota Bontang dan finish di Bontang Mangrove Park (BMP) Salebba Bontang Baru.(mga)


BACA JUGA

Rabu, 19 September 2018 22:44
DPRD BONTANG

Kembali Berjualan, Pemkot Harus Siapkan Solusi Masalah Pedagang di Jalan KS Tubun

BONTANG – Pedagang yang berjualan di atas trotoar dan parit Jalan KS Tubun kembali menjamur. Berdasarkan…

Rabu, 19 September 2018 22:42
Dissos P3M

Pentingnya Pendampingan pada Penyandang Disabilitas

  BONTANG – Dalam rangka memberikan pengetahuan tentang pendampingan disabilitas, Dinas Sosial…

Rabu, 19 September 2018 22:41
DKP3

DKP3 Apresiasi 16 Nelayan yang Lulus

BONTANG – Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Bontang mengapresiasi 16 nelayan…

Selasa, 18 September 2018 22:32
DPRD BONTANG

“Pemerintah Tidak Jalankan Kesepakatan!”

BONTANG – Kelangkaan tabung elpiji tiga kilogram beberapa waktu lalu membuat dewan angkat suara.…

Selasa, 18 September 2018 22:31
DPRD BONTANG

Penyelesaian Tower di RT 20 Loktuan Kembali Tertunda

BONTANG – Rapat dengar pendapat (RDP) terkait penyelesaian polemik menara telekomunikasi atau…

Selasa, 18 September 2018 22:29
Pemkot Bontang

Wali Kota Siapkan Dana Bergulir

BONTANG- Pemerintah Kota Bontang bekerjasama dengan pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Perindustrian,…

Selasa, 18 September 2018 22:29
Pemkot Bontang

Basri Apresiasi Program CSV Pupuk Kaltim

BONTANG – Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang, Basri Rase mengapresiasi program Creating Shared Value…

Selasa, 18 September 2018 22:28
Pemkot Bontang

Persiapkan Masyarakat Bersaing di Era Ekonomi Asean

BONTANG- Pemerintah Kota Bontang menggandeng Tim KOTAKU Provinsi Kaltim menggelar Pelatihan Keterampilan…

Senin, 17 September 2018 22:18

DPRD Sampaikan Laporan Reses

BONTANG - Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Bontang telah menyelesaikan masa reses. Anggota dewan pun melaporkan…

Senin, 17 September 2018 22:17

Dewan Pertanyakan Progres Penertiban

BONTANG – Upaya penataan lapak yang berlokasi di sepanjang trotoar dan atas parit Jalan KS Tubun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .