MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Senin, 12 Maret 2018 17:58
Dissos-P3M Gelar Rapat Rutin bersama L3M

Berharap L3K Jadi Fasilitator terhadap Permasalahan Anak

SIMBOLIS: Penandatanganan MoU dengan Komunitas Nasi Jumat (Sijum) dan Panti Asuhan Aisyah bersama Kadissos-P3M Abdu Safa Muha.(HERMAWAN/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-P3M) menghadiri rapat rutin tahunan yang digelar Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (L3M), Jumat (9/3) lalu.

Bertempat di Auditorium Taman 3D, rapat tersebut menghadirkan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bontang Andi Parenrengi, perwakilan puskesmas, hingga Bintara Pembinaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) se-Bontang.

Kadissos-P3M Abdu Safa Muha pada kesempatan itu melaporkan, agenda ini merupakan kegiatan tahunan terkait evaluasi kinerja L3K pada tahun 2017, kegiatan di 2018, hingga program kerja 2019.

“Alhamdulillah, L3K mendapatkan wadah untuk menempati area rumah singgah sebagai kantor sekretariat. Kemungkinan besar di Indonesia tidak terintegrasi seperti di Bontang,” ucapnya.

Tak hanya melakukan evaluasi, Dissos-P3M juga melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dengan dua komunitas sosial di Bontang. Yakni Komunitas Nasi Jumat (Sijum) dan Panti Asuhan Aisyah.

Lanjut Safa, sementara, tugas L3K sendiri menjadi teman bicara keluarga. Dapat berperan sebagai fasilitator, edukasi, motivator, dan lain sebagainya. “Kita ini merupakan pahlawan kemanusiaan. Bukan lagi relawan sosial. Bangsa yang besar adalah bangsa yang pintar menghargai jasa pahlawannya,” tegas dia.

Pada pertemuan dengan Menteri Sosial awal Maret lalu, Safa Muha sempat meminta porsi anggaran untuk urusan sosial agar dapat diatur didalam regulasi undang-undang. Bahkan, sesuai arahan Wali Kota Bontang, Bontang menjadi satu-satunya kota yang membentuk Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI).

“Untuk pertama kalinya di Pulau Kalimantan,  Bontang yang memulai membentuk APSAI. Bukan saja di Kalimantan Timur tapi di Pulau Kalimantan. Satu langkah lagi bagi Kota Bontang dengan diterbitkannya Perda Kota Layak Anak. Ini suatu nilai tambah," terang Safa Muha.

Ia berharap, kehadiran dan dukungan L3K dalam memberikan pelayanan atau menjadi fasilitator terhadap permasalahan anak, baik itu anak terlantar, korban kekerasan, dan lainnya. Dengan keterpaduan yang ada bersama Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) menjadi koordinator dalam hal masalah kekerasan.

"Maka lembaga komunitas lain merupakan supporting untuk penegakan sumber hukum terhadap nilai-nilai kekerasan itu. Sudah kita mulai di Kota Bontang," tutupnya.

Ditempat sama, Neni Moerniaeni memberikan apresiasi terhadap kinerja L3K Kota Bontang dalam memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Tidak saja ingin meraih penghargaan, namun bagaimana dapat memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, juga bagaimana penurunan angka kemiskinan.

"Saya mendukung sekali adanya komunitas Sijum, menggerakkan para donatur untuk menyisihkan sebagian rezekinya. Namun, jangan sampai ganda dalam penyalurannya agar tidak mubazir. Terima kasih tak terhingga kepada komunitas Sijum. Harapannya, donasi yang terkumpul tidak saja diberikan kepada daerah atau negara lain tapi disisihkan sebagaian buat orang-orang tidak mampu di Kota Bontang," harap Neni. (ra/adv)


BACA JUGA

Rabu, 19 September 2018 22:44
DPRD BONTANG

Kembali Berjualan, Pemkot Harus Siapkan Solusi Masalah Pedagang di Jalan KS Tubun

BONTANG – Pedagang yang berjualan di atas trotoar dan parit Jalan KS Tubun kembali menjamur. Berdasarkan…

Rabu, 19 September 2018 22:42
Dissos P3M

Pentingnya Pendampingan pada Penyandang Disabilitas

  BONTANG – Dalam rangka memberikan pengetahuan tentang pendampingan disabilitas, Dinas Sosial…

Rabu, 19 September 2018 22:41
DKP3

DKP3 Apresiasi 16 Nelayan yang Lulus

BONTANG – Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Bontang mengapresiasi 16 nelayan…

Selasa, 18 September 2018 22:32
DPRD BONTANG

“Pemerintah Tidak Jalankan Kesepakatan!”

BONTANG – Kelangkaan tabung elpiji tiga kilogram beberapa waktu lalu membuat dewan angkat suara.…

Selasa, 18 September 2018 22:31
DPRD BONTANG

Penyelesaian Tower di RT 20 Loktuan Kembali Tertunda

BONTANG – Rapat dengar pendapat (RDP) terkait penyelesaian polemik menara telekomunikasi atau…

Selasa, 18 September 2018 22:29
Pemkot Bontang

Wali Kota Siapkan Dana Bergulir

BONTANG- Pemerintah Kota Bontang bekerjasama dengan pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Perindustrian,…

Selasa, 18 September 2018 22:29
Pemkot Bontang

Basri Apresiasi Program CSV Pupuk Kaltim

BONTANG – Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang, Basri Rase mengapresiasi program Creating Shared Value…

Selasa, 18 September 2018 22:28
Pemkot Bontang

Persiapkan Masyarakat Bersaing di Era Ekonomi Asean

BONTANG- Pemerintah Kota Bontang menggandeng Tim KOTAKU Provinsi Kaltim menggelar Pelatihan Keterampilan…

Senin, 17 September 2018 22:18

DPRD Sampaikan Laporan Reses

BONTANG - Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Bontang telah menyelesaikan masa reses. Anggota dewan pun melaporkan…

Senin, 17 September 2018 22:17

Dewan Pertanyakan Progres Penertiban

BONTANG – Upaya penataan lapak yang berlokasi di sepanjang trotoar dan atas parit Jalan KS Tubun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .