MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Rabu, 14 Maret 2018 00:22
KPU Gencar Sosialisasi, Panwaslu Mengawasi
Iffa Rosita, Agus Susanto(LUKMAN/BONTANG POST)

PROKAL.CO, MESKI dianggap tak banyak perubahan yang dihasilkan, masyarakat di kawasan pesisir Bontang, khususnya di empat pulau yaitu Selangan, Tihitihi, Malahing, dan Gusung mencatatkan partisipasi yang tinggi dalam pemilihan kepala daerah (pilkada). Hal ini diungkapkan Komisioner KPU Bontang, Iffa Rosita.

Perempuan yang membidangi divisi SDM dan partisipasi masyarakat ini menyatakan, rata-rata tingkat partisipasi masyarakat di kawasan-kawasan tersebut mencapai 100 persen dalam pilkada terakhir, yaitu Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Bontang 2015 silam. Artinya, semua warga menggunakan hak pilihnya.

“Antusias masyarakat terbilang tinggi. Mungkin karena hubungan yang erat di antara warga yang ada di sana. Sehingga mereka kompak untuk bersama-sama menggunakan hak suaranya,” sebut Iffa saat ditemui Bontang Post, Selasa (13/3) kemarin.

Dia mengakui bila banyak warga pesisir yang masih belum tahu siapa saja pasangan calon (paslon) dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018. Kondisi pulau di tengah perairan, terpisah daratan utama Bontang membuat akses informasi, termasuk mengenai pilgub, mengalami hambatan. Karenanya, KPU bersama Pemkot Bontang melalui Badan Kesbangpol gencar melakukan sosialisasi.

“Kami sudah sosialisasi ke daerah-daerah tersebut. Mengenalkan masing-masing paslon beserta visi dan misinya. Tanggapan masyarakat sejauh ini positif,” terang dia.

Dari serangkaian sosialisasi di daerah pesisir tersebut, Iffa meyakini pemungutan suara di sana akan berlangsung dengan aman dan lancar. Kerawanan, menurut dia, ada pada distribusi logistik pilgub nantinya karena mesti dibawa dengan perahu melintasi perairan.

Menjelang hari-H pemungutan suara yang semakin dekat, upaya-upaya sosialisasi memang terus dilakukan KPU. Di antaranya sosialisasi pada komunitas-komunitas di masyarakat, termasuk pada para pemilih pemula yang baru akan mulai menggunakan hak pilihnya di tahun ini. Beragam latar belakang disasar, meliputi para pemilih marginal atau pinggiran, hingga penyandang disabilitas.

“Kami memastikan akses bagi penyandang disabilitas untuk bisa menggunakan hak pilihnya. Misalnya kami sediakan kertas suara khusus dengan huruf Braille untuk tunanetra, kemudian untuk yang menggunakan kursi roda, kami pastikan akses ke TPS tidak menyulitkan,” beber Iffa.

Harapannya dari sosialisasi-sosialisasi yang dilakukan, masyarakat Bontang menjadi pemilih yang aktif dan cerdas. Yaitu turut serta mengawasi jalannya proses Pilgub Kaltim 2018. “Paham terhadap apa saja yang menjadi pelanggaran dan mengerti ke mana harus melaporkan,” pesannya.

Sementara itu Ketua Panitia Pengawas Pemillu (Panwaslu) Bontang, Agus Susanto menyebut, walaupun jumlah pemilih di kawasan pesisir tidak signifikan, namun tetap ada potensi pelanggaran yang mungkin terjadi. Sayangnya, ketiadaan warga di sana yang bergabung menjadi pengawas pemilu membuat Panwaslu tak bisa berbuat banyak selain memercayakannya pada KPU.

“Karena jumlahnya (pemilih, Red.) tidak terlalu banyak. Tetapi sosialisasi pelanggaran-pelanggaran tetap kami lakukan di sana bersama KPU dan Badan Kesbangpol,” tutur Agus.

Belajar dari pengalaman pilkada terakhir, Agus mengatakan sejauh ini belum pernah menemukan pelanggaran di kawasan pesisir. Meski begitu, potensi pelanggaran mungkin saja terjadi. Karenanya panwaslu berharap ada pengawasan partisipatif dari masyarakat bila ditemukan adanya pelanggaran di lapangan.

“Pelanggaran bisa berupa pemasangan alat peraga kampanye seperti spanduk dan baliho. Tapi kalau bagi-bagi brosur dan kalender itu tidak masalah,” jelasnya.

Agus menerangkan, panwaslu dan Petugas Pengawas Lapangan (PPL) ikut mengawasi tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) di kawasan pesisir. Hasilnya tidak ditemukan pelanggaran dan petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) benar-benar melakukan coklit di kawasan tersebut. Ke depan saat pemungutan suara, panwaslu akan ikut mengawasi dengan datang pagi ke kawasan-kawasan tersebut. (luk)


BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 20:46

Porprov Berakhir, Omzet Rumah Makan Anjlok

SANGATTA - Berakhirnya pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kaltim…

Minggu, 16 Desember 2018 20:43

Punya Identitas, ODGJ Bisa Memilih

BONTANG – Informasi terkait tercantumnya Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)…

Minggu, 16 Desember 2018 20:42

Bukannya Sekolah, Malah Ngoteng

BONTANG – Kenakalan remaja seperti ngelem, ngoteng, serta ngaldo masih…

Minggu, 16 Desember 2018 20:40

Berbagi di Hari Juang Kartika

BONTANG - Hari Juang Kartika diperingati seluruh Korps TNI AD, termasuk…

Minggu, 16 Desember 2018 20:38

Parkiran Lang-Lang Bakal Ditarik Retribusi

BONTANG – Mulai Senin (17/12) pengunjung Stadion Bessai Berinta tak…

Minggu, 16 Desember 2018 20:35

Volume Sampah Meningkat

BONTANG – Volume sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir…

Minggu, 16 Desember 2018 20:32

Bonus Atlet Mengacu Aturan Pemprov

BONTANG – Atlet peraih medali perak dan perunggu mesti lebih…

Minggu, 16 Desember 2018 20:31

2.500 KTP- el Dibakar BONTANG

Sebanyak 2.500 KTP-el yang rusak dibakar di halaman Kantor Dinas…

Minggu, 16 Desember 2018 20:30

DPRD Usulkan Dibagikan Januari

BONUS peraih medali Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) masih dalam pembahasan.…

Sabtu, 15 Desember 2018 18:23

Impikan Beras Basah Serupa Maladewa

BONTANG – Pembenahan Pulau Beras Basah hampir rampung. Destinasi wisata…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .