MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Jumat, 16 Maret 2018 00:15
Ulama Bontang Aman dari Persekusi

Kemenag Imbau Masyarakat tetap Waspada

Yarkani(Dok/Bontang Post)

PROKAL.CO, BONTANG – Kemenag Bontang belum mendapatkan satupun laporan terkait aksi persekusi kepada para ulama maupun ustaz di Bontang. Meskipun hal ini marak terjadi akhir-akhir ini di berbagai daerah di Indonesia.

Dijelaskan Penyelenggara Syariah Kemenag Bontang Yarkani, kabar persekusi kepada para ulama dan ustaz memang beredar akhir-akhir ini di dunia maya. Hal ini menyebabkan rasa khawatir di tengah-tengah masyarakat. Namun, khusus di Kota Taman, Kemenag Bontang mengaku belum mendapatkan satupun laporan terkait persekusi yang dialami oleh para ulama maupun ustaz di Bontang.

Untuk mengatasi kasus ini, Kemenag pusat telah melakukan imbauan kepada seluruh kemenag di tingkat daerah. Agar menyosialisasikan kepada masyarakat, utamanya pengurus-pengurus masjid, musala, maupun tempat-tempat ibadah agama lain, untuk membentuk tenaga keamanan. Ini bertujuan untuk menjaga tempat ibadah, para ulama, dan daerah sekitarnya dari aksi persekusi.

“Imbauan ini belum resmi, baru sekadar imbauan via Whatsapp (WA). Kepada seluruh Kemenag tingkat daerah,” ujarnya.

Namun begitu, Kemenag Bontang pun sudah melakukan sosialisasi terkait imbauan tersebut. Disampaikan di setiap pertemuan-pertemuan dengan para tokoh agama, ataupun kegiatan-kegiatan terkait keagamaan.

“Walaupun tidak terjadi di Bontang, intinya kita harus tetap waspada akan hal ini,” tegasnya.

Secara pribadi dirinya masih belum meyakini 100 persen kebenaran berita-berita terkait kasus persekusi tersebut. Pasalnya, dirinya pernah menyelidiki sendiri tentang kebenaran berita tersebut. Diceritakannya, saat itu ada berita terkait persekusi yang terjadi di daerah Kalimantan Selatan. Kebetulan berdekatan dengan masjid di mana adiknya tinggal. Setelah ditanyakan, ternyata berita tersebut tidak pernah terjadi. “Saya masih ragu. Bisa dikatakan 60 persen tingkat kebenarannya,” imbuhnya.

Tetapi dirinya secara pribadi juga tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada akan kasus ini. Agar jangan sampai terjadi di Kota Taman. (al)


BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 20:43

Punya Identitas, ODGJ Bisa Memilih

BONTANG – Informasi terkait tercantumnya Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)…

Minggu, 16 Desember 2018 20:42

Bukannya Sekolah, Malah Ngoteng

BONTANG – Kenakalan remaja seperti ngelem, ngoteng, serta ngaldo masih…

Minggu, 16 Desember 2018 20:40

Berbagi di Hari Juang Kartika

BONTANG - Hari Juang Kartika diperingati seluruh Korps TNI AD, termasuk…

Minggu, 16 Desember 2018 20:38

Parkiran Lang-Lang Bakal Ditarik Retribusi

BONTANG – Mulai Senin (17/12) pengunjung Stadion Bessai Berinta tak…

Minggu, 16 Desember 2018 20:35

Volume Sampah Meningkat

BONTANG – Volume sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir…

Minggu, 16 Desember 2018 20:32

Bonus Atlet Mengacu Aturan Pemprov

BONTANG – Atlet peraih medali perak dan perunggu mesti lebih…

Minggu, 16 Desember 2018 20:31

2.500 KTP- el Dibakar BONTANG

Sebanyak 2.500 KTP-el yang rusak dibakar di halaman Kantor Dinas…

Minggu, 16 Desember 2018 20:30

DPRD Usulkan Dibagikan Januari

BONUS peraih medali Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) masih dalam pembahasan.…

Sabtu, 15 Desember 2018 18:23

Impikan Beras Basah Serupa Maladewa

BONTANG – Pembenahan Pulau Beras Basah hampir rampung. Destinasi wisata…

Sabtu, 15 Desember 2018 18:22

Maskapai Kompak Naikkan Harga

BONTANG – Jelang libur Natal dan tahun baru, harga tiket…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .