MANAGED BY:
SENIN
15 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Senin, 19 Maret 2018 16:51
Terkait Pembantai Orangutan TNK, Mentok Lima Tersangka
MENTOK: Lima tersangka yang membunuh Orang Utan di TNK.(Dok/Sangatta Post)

PROKAL.CO, SANGATTA - Setelah sekian lama melakukan serangkaian pemeriksaan, akhirnya Polres Kutim menyatakan kasus pembunuhan orangutan di Taman Nasional Kutai (TNK) sudah menemui titik akhir. Tak ada penambahan tersangka.

Diketahui, orangutan di TNK tersebut dibunuh dengan cara ditembak menggunakan senapan angin, pada 3 Februari.

Ditemukan 130 butir peluru senapan angin bersarang ditubuhnya, sehingga hewan yang dilindungi tersebut dinyatakan tewas pada 6 Februari.

Lima orang warga di TNK Kecamatan Teluk Pandan, Kutim, ditetapkan sebagai tersangka. Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan mengatakan hasil penyidikan sejauh ini sudah tak ada lagi perkembangan kasus tersebut. Meski diakui, pihaknya berharap adanya keterkaitan para tersangka maupun saksi di sekitar TKP terhadap kasus pembunuhan orangutan sebelumnya pada 2016.

"Ya, sejauh ini sudah mentok. Hanya sampai lima tersangka itu saja," ujar Kapolres Kutim,  Teddy, Minggu (18/3) kemarin.

Terkait kasus pembunuhan orangutan pada Mei 2016 yang tak jauh dari TKP kasus terakhir , Teddy menyatakan, sangat minim saksi.

"Lagi pula, kasus yang sudah lama itu sudah jauh hilang jejaknya. Sulit mencarinya, karena sudah tidak terlalu diperdulikan lagi oleh orang-orang," imbuh dia, dalam wawancara terpisah pada waktu yang berbeda sebelumnya.

Kasat Reskrim AKP Yuliansyah menambahkan saat ini kasus pembunuhan orangutan di TNK tersebut masih dalam pemberkasan. Sebelumnya, sudah melalui tahapan rekonstruksi, dan penambahan beberapa saksi. Diperkirakan, kasus bakal naik ke tahap I pada pekan depan.

"Bakal segera kami urus untuk segera dinaikkan lagi ke tahap II, diserahkan ke Kejari Sangatta," ucap mantan kasat reskrim Polres Kukar itu.

Perkembangan dalam pemeriksaan saksi-saksi, ungkap Yuliansyah, yaitu telah menetapkan istri dari tersangka Muis (36) menjadi saksi.

Dalam keterangan perempuan tersebut, dia hanya mengakui berada di TKP saat terjadi aksi penembakan orangutan. Tidak dinaikkan menjadi tersangka karena pembiaran.

"Dia melihat mereka melakukan penembakan. Tapi hanya sebatas itu. Jadi dia hanya kami jadikan saksi. Adapun bagaimana kelanjutannya nanti, tergantung hasil di persidangan," ungkap Yuliansyah.

Diketahui, lima tersangka penembakan orangutan tersebut antara lain, Muis (36), Nasir (55), Andi (37), Rustam (37), dan He (13). Nasir merupakan ayah dari Rustam, mertua bagi Andi, sekaligus kakek dari He. Hanya He yang diberikan keringanan, karena merupakan siswa SMP yang masih di bawah umur. (dy)


BACA JUGA

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:13

Warga Dihebohkan Informasi Penculikan di Medsos

SANGATTA - Warga Kutim dihebohkan atas maraknya isu penculi­kan anak, yang dilakukan komplotan orang…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:10

Pemkab Bagikan 100 Sertifikat Penghargaan

  SANGATTA - Berbagai pencapaian diraih Pemkab Kutim. Bahkan terbagi atas beberapa bidang, seperti…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:09

Himpun 177 M, Kutim Pecahkan Rekor MURI

  SANGATTA - Memenuhi target Rp 100-200 miliar, Kutim mampu meraup Rp 177 miliar dalam satu hari.…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:06

Monumen Tambang Dibangun, Harap Jadi Ikon Wisata di Kutim

SANGATTA - Tepat di hari jadi Kutai Timur (Kutim) ke-19, Jumat (12/10) kemarin. Kabupaten yang …

Jumat, 12 Oktober 2018 00:11

Manfaatkan PLTS, Warga Pulau Miang Dialiri Listrik 24 Jam

SANGATTA - Desa Pulau Miang Kecamatan Sangkulirang mulai dialiri listrik 24 jam. Namun bukan berasal…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:10

RSUD Sangkulirang Terus Berbenah

SANGKULIRANG – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sangkulirang terus berbenah. Saat ini, tak kalah…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:10

Edukasi Pelajar Lewat Lukisan

  SANGATTA - Tidak hanya untuk dipamerkan, Komunitas Lukis Kutim (K-Plus) menjajakan hasil lukisan…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:09

Kejar Ketertinggalan, Bakal Rampungkan Pembangunan

  SANGATTA - Memasuki masa tiga tahun kepemimpinan, Pemerintah Kutim paparkan masa kerja di dua…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:08

Diminta Bangun Penataan Ruang

SANGATTA - Kepala Sub Direktorat Perencanaan dan Kemitraan, Chiesty Elisabeth Lengkong, mewakili Direktur…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:07
Gempa Palu

ENAK COY..!! Pengungsi Disiapkan Lahan dan Fasilitas Pertanian bagi yang Menetap

Rasa trauma begitu mendalam bagi 37 warga Palu (Sulawesi Tengah) yang berhasil lolos dari maut. Terlebih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .