MANAGED BY:
JUMAT
27 APRIL
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Senin, 19 Maret 2018 16:51
Terkait Pembantai Orangutan TNK, Mentok Lima Tersangka
MENTOK: Lima tersangka yang membunuh Orang Utan di TNK.(Dok/Sangatta Post)

PROKAL.CO, SANGATTA - Setelah sekian lama melakukan serangkaian pemeriksaan, akhirnya Polres Kutim menyatakan kasus pembunuhan orangutan di Taman Nasional Kutai (TNK) sudah menemui titik akhir. Tak ada penambahan tersangka.

Diketahui, orangutan di TNK tersebut dibunuh dengan cara ditembak menggunakan senapan angin, pada 3 Februari.

Ditemukan 130 butir peluru senapan angin bersarang ditubuhnya, sehingga hewan yang dilindungi tersebut dinyatakan tewas pada 6 Februari.

Lima orang warga di TNK Kecamatan Teluk Pandan, Kutim, ditetapkan sebagai tersangka. Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan mengatakan hasil penyidikan sejauh ini sudah tak ada lagi perkembangan kasus tersebut. Meski diakui, pihaknya berharap adanya keterkaitan para tersangka maupun saksi di sekitar TKP terhadap kasus pembunuhan orangutan sebelumnya pada 2016.

"Ya, sejauh ini sudah mentok. Hanya sampai lima tersangka itu saja," ujar Kapolres Kutim,  Teddy, Minggu (18/3) kemarin.

Terkait kasus pembunuhan orangutan pada Mei 2016 yang tak jauh dari TKP kasus terakhir , Teddy menyatakan, sangat minim saksi.

"Lagi pula, kasus yang sudah lama itu sudah jauh hilang jejaknya. Sulit mencarinya, karena sudah tidak terlalu diperdulikan lagi oleh orang-orang," imbuh dia, dalam wawancara terpisah pada waktu yang berbeda sebelumnya.

Kasat Reskrim AKP Yuliansyah menambahkan saat ini kasus pembunuhan orangutan di TNK tersebut masih dalam pemberkasan. Sebelumnya, sudah melalui tahapan rekonstruksi, dan penambahan beberapa saksi. Diperkirakan, kasus bakal naik ke tahap I pada pekan depan.

"Bakal segera kami urus untuk segera dinaikkan lagi ke tahap II, diserahkan ke Kejari Sangatta," ucap mantan kasat reskrim Polres Kukar itu.

Perkembangan dalam pemeriksaan saksi-saksi, ungkap Yuliansyah, yaitu telah menetapkan istri dari tersangka Muis (36) menjadi saksi.

Dalam keterangan perempuan tersebut, dia hanya mengakui berada di TKP saat terjadi aksi penembakan orangutan. Tidak dinaikkan menjadi tersangka karena pembiaran.

"Dia melihat mereka melakukan penembakan. Tapi hanya sebatas itu. Jadi dia hanya kami jadikan saksi. Adapun bagaimana kelanjutannya nanti, tergantung hasil di persidangan," ungkap Yuliansyah.

Diketahui, lima tersangka penembakan orangutan tersebut antara lain, Muis (36), Nasir (55), Andi (37), Rustam (37), dan He (13). Nasir merupakan ayah dari Rustam, mertua bagi Andi, sekaligus kakek dari He. Hanya He yang diberikan keringanan, karena merupakan siswa SMP yang masih di bawah umur. (dy)


BACA JUGA

Jumat, 27 April 2018 00:10

Grand Final Duta Wisata dan Putri Pariwisata Kutim 2018

  SANGATTA - Acara Grand Final Pemilihan Duta Wisata dan Putri Pariwisata Kabupaten Kutai Timur…

Jumat, 27 April 2018 00:09

BPS Libatkan Belasan Instansi Susun Disagregasi PMTB

SANGATTA – Belasan dinas, badan, dan lembaga terkait dilibatkan dalam rapat awal Rapat Koordinasi…

Jumat, 27 April 2018 00:09

Borong Emas di Kutim Open, Pernah Pecahkan Jendela Rumah

 SANGATTA- Seluruh masyarakat Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mesti berbangga memiliki atlet panahan…

Kamis, 26 April 2018 00:15

Gambar Tak Jelas, Videotron Tak Efektif Jika Diaktifkan Siang Hari

MENANGGAPI pemberitaan yang muncul beberapa hari ini mengenai vedeotron membuat Kepala Dinas, Komunikasi,…

Kamis, 26 April 2018 00:15

Edarkan Narkoba, Dua Sekawan Diciduk

SANGATTA- Dua sekawan diciduk anggota Polsek Muara Wahau lantaran diduga menjadi pengedar narkotika…

Kamis, 26 April 2018 00:15

Terkait Lokasi Pemasangan APK, Panwas Minta Paslon Jangan Mucil

SANGATTA - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menemukan sejumlah pelanggaran…

Kamis, 26 April 2018 00:15

Kutim Belum Punya Puskesmas Ramah Anak

SANGATTA – Anak memiliki hak untuk sehat. Oleh karena itu, setiap pelayanan kesehatan harus ramah…

Kamis, 26 April 2018 00:15

BPS Tawarkan Bantuan Garap Data Sektoral

SANGATTA- Sejak dua tahun lalu, semua data sektoral bahkan khusus tentang Kutim sudah dilimpahkan ke…

Kamis, 26 April 2018 00:15

Warga Keluhkan Pembayaran Air Membengkak

SANGATTA - Semenjak diterapkan kenaikan Tarif Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tuah Benua, membuat…

Rabu, 25 April 2018 22:51

Agusriansyah Terus Lakukan Pendampingan

SANGATTA –  Dalam rangka mengadvokasi masyarakat agar bisa bekerjasama dengan perusahaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .