MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Selasa, 20 Maret 2018 00:12
Sumur PDAM Keluar Pasir

Wali Kota Minta Warga Hemat Air Bersih

Suramin- Neni Moerniaeni(Dok/Bontang Post)

PROKAL.CO, BONTANG – PDAM Tirta Taman Bontang mendapati beberapa sumur bor milik mereka tidak mengeluarkan air. Ketika disedot, bukan air yang keluar, melainkan pasir.

Menanggapi hal tersebut,Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni meminta warga berhemat menggunakan air bersih. Keluarnya pasir dari sumur lanjutnya, sebagai peringatan bagi warga agar jangan boros dalam menggunakan air bersih. “Tolong hemat air, karena ada beberapa sumur bor isinya bukan air, tetapi pasir,” jelas Neni, Senin (19/3) kemarin.

Fenomena ini kata dia, merupakan hal yang sangat memprihatinkan. Mengingat manusialah yang telah merusak lingkungan sekitar, sehingga persediaan air bawah tanah semakin berkurang. Neni menyebut jika masyarakat Bontang tidak menjaga lingkungan, maka dianggap orang yang paling berdosa. “Karena kita masih punya anak cucu yang harus hidup di masa yang akan datang, tetapi kita juga yang merusak lingkungan,” ujarnya.

Oleh karena itu Neni mengimbau, agar warga menyebarkan pesan ini dari mulut ke mulut. Agar pesan penting tersebut dapat tersampaikan ke seluruh masyarakat Bontang. “Inilah pesan saya kepada seluruh warga. Jaga lingkungan dan melestarikannya. Harus kita jaga dan harus kita bela,” ungkapnya.

Sementara itu Direktur PDAM Tirta Taman Suramin mengatakan, sumur bor yang masih terdapat kandungan lumpur dan pasir yakni satu sumur di Kanaan 3. Sedangkan satu lainnya yang berada di WTP Bhayangkara sudah diperbaiki. “Untuk sementara kami hentikan dulu, lalu kami masukkan kamera untuk melihat apa penyebabnya. Sekarang sudah diangkat pompa juga pipanya dan kami menunggu alat tersebut proses pengadaan,” ungkap dia.

Penyebab tersedotnya pasir dan lumpur di WTP Bhayangkara dikatakan Suramin, akibat pompa yang sudah mengalami kerusakan. Dan kerusakan tersebut bersamaan dengan sumur yang ada di Kanaan. “Kami masih dalam proses pengerjaan dan kajian karena ada kaitannya dengan alam juga, bukan hanya teknis. Hanya saja saya belum bisa memastikan sampai kapan karena pompanya jika dipaksa khawatir akan tambah rusak,” tukasnya. (mga)


BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 20:46

Porprov Berakhir, Omzet Rumah Makan Anjlok

SANGATTA - Berakhirnya pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kaltim…

Minggu, 16 Desember 2018 20:43

Punya Identitas, ODGJ Bisa Memilih

BONTANG – Informasi terkait tercantumnya Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)…

Minggu, 16 Desember 2018 20:42

Bukannya Sekolah, Malah Ngoteng

BONTANG – Kenakalan remaja seperti ngelem, ngoteng, serta ngaldo masih…

Minggu, 16 Desember 2018 20:40

Berbagi di Hari Juang Kartika

BONTANG - Hari Juang Kartika diperingati seluruh Korps TNI AD, termasuk…

Minggu, 16 Desember 2018 20:38

Parkiran Lang-Lang Bakal Ditarik Retribusi

BONTANG – Mulai Senin (17/12) pengunjung Stadion Bessai Berinta tak…

Minggu, 16 Desember 2018 20:35

Volume Sampah Meningkat

BONTANG – Volume sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir…

Minggu, 16 Desember 2018 20:32

Bonus Atlet Mengacu Aturan Pemprov

BONTANG – Atlet peraih medali perak dan perunggu mesti lebih…

Minggu, 16 Desember 2018 20:31

2.500 KTP- el Dibakar BONTANG

Sebanyak 2.500 KTP-el yang rusak dibakar di halaman Kantor Dinas…

Minggu, 16 Desember 2018 20:30

DPRD Usulkan Dibagikan Januari

BONUS peraih medali Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) masih dalam pembahasan.…

Sabtu, 15 Desember 2018 18:23

Impikan Beras Basah Serupa Maladewa

BONTANG – Pembenahan Pulau Beras Basah hampir rampung. Destinasi wisata…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .