MANAGED BY:
SENIN
28 MEI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Rabu, 21 Maret 2018 00:18
Nekat ‘Mencolek’ Paslon di Medsos, Lima PNS Kembali Dibidik
Foto Wajah: Budi Wibowo(Dok/SAngatta Post)

PROKAL.CO, SANGATTA - Meskipun sudah dilarang untuk memberikan tanda like (suka) di Media Sosial (Medsos) untuk para Pasangan Calon (Paslon), akan tetapi masih saja ditemukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang membangkang.

Dari hasil jelajah Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten,  dibeberapa media sosial,  pihaknya kembali  menemukan lima ASN yang ikut memberikan tanda suka dari hasil postingan calon.

Larangan tersebut tertuang dalam peraturan,  Nomor B-2900/KASN/11/2017 tanggal 10 November 2017 hal Pengawasan Netralitas Pegawai ASN pada Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2018.

Kemudian Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor B/71/M.SM.00.00/2017 tanggal 27 Desember 2017 hal Pelaksanaan Netralitas bagi ASN pada Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2018, Pemilihan Legislatif Tahun 2019, dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019.

"Kami temukan lagi lima ASN yang diduga melanggar.  Mereka memberikan like postingan paslon," kata Koordinator Devisi Penindakan Pelanggaran, Panwaslu Kutim, Budi Wibowo.

Hanya saja,  untuk memastikan  bersalah atau tidak,  pihaknya memerlukan klarifikasi lebih mendalam. Apakah yang dilakukan ASN tersebut dengan sengaja atau tidak.

"Jadi perlu menggaji dulu. Perlu kami panggil dulu orangnya untuk diklarifikasi. Dengan begitu permasalahannya jadi jelas semua," katanya.

Selain PNS yang diincar,  pihaknya juga kembali meminta keterangan tiga PPK yang melakukan  hal yang sama. Tiga PPK ini diduga melanggar kode etik. 

"Kami panggil terkait netralitas mereka. Jadi semua yang dianggap melanggar akan kami panggil untuk menjelaskan maksudnya," katanya.

Sedangkan satu PNS  Bengalon yang sebelumnya sudah mengakui perbuatannya saat ini kasusnya sudah sampai ke telinga ASN. 

"Berkasnya sudah sampai ke ASN. Kami akan terus bekerja sesuai dengan koridor yang berlaku. Jadi kami minta kepada PNS untuk tidak netral dalam semua hal.  Salah satunya tidak memberikan like kepada paslon,"katanya.

Sebelumnya,  Ketua Panwaslu Kutim,  Andi Yusri dengan tegas akan memproses PNS yang tidak netral. Termasuk anggotanya sendiri.

"Jadi kalau ada anggota saya baik tingkat atas dan bawah yang tidak netral,  laporkan.  Kami akan proses. Begitu juga bagi ASN. Langsung laporkan kepada kami," pintanya. (dy)


BACA JUGA

Minggu, 27 Mei 2018 00:01

Pengamanan Ramadan, TNI - Polri Bentuk Tim Gabungan

SANGATTA - Razia gabungan yang dilaksanakan dalam rangka meningkatkan keamanan selama ramadan, TNI-Polri…

Sabtu, 26 Mei 2018 00:01

Potential Loss di Sektor Hasil Laut, Masih Tunggu Perda TPI Diketok

  SANGATTA – Besarnya potensi di sektor kelautan di Kutim sangat sayang jika tidak dimaksimalkan…

Sabtu, 26 Mei 2018 00:01

Bukan Cuma Kebakaran, DPKP Juga Bertugas Tangani Hewan Buas

SANGATTA – Tugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP)  Kutim bertambah. …

Sabtu, 26 Mei 2018 00:01
Kabar Haji

Masih Ramadan, Jadwal Manasik Mundur

SANGATTA - Kementerian Agama Kabupaten Kutai Timur (Kemenag) Kutim sedang mempersiapkan pelaksanaan…

Sabtu, 26 Mei 2018 00:01

Minta Baznas Lebih Proaktif Jemput Zakat

  SANGATTA - Bupati Kutai Timur (Kutim), Ismunandar dan Wakil Bupati Kasmidi Bulang menunaikan…

Jumat, 25 Mei 2018 00:01

YA AMPUN..!! RSUD Sangkulirang Krisis Obat, Warga Disuruh Tebus di Luar

 SANGATTA - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sangkulirang dikabarkan krisis persedian obat-obatan. …

Jumat, 25 Mei 2018 00:01

Lamban, Sekwan Khawatir Pembahasan Perda Sarang Walet Molor

SANGATTA - Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang meminta Bagian Hukum Sekretariat Kabupaten (Setkab) agar…

Jumat, 25 Mei 2018 00:01
Pilgub Kaltim 2018

Pemilih Pemula Harus Paham Porsi

SANGATTA - Panwaslu Kabupaten Kutai Timur mensosialisasikan  pengawasan pemilu kepada pemilih pemula,…

Kamis, 24 Mei 2018 00:02

BKPP Keker ASN yang Sebarkan Ujaran Kebencian

SANGATTA - Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim, mengaku belum menerima surat resmi…

Kamis, 24 Mei 2018 00:02

Ramadan, Volume Sampah Meningkat, Sehari Naik 239 Meter Kubik

  SANGATTA - Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Sangatta Utara dan Sangatta Selatan mengaku volume…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .