MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Rabu, 21 Maret 2018 00:18
HMMM!!! Menolak Diberi Modal Usaha, Tiga KK Pilih jadi Keluarga Pengemis

Sudah Dua Tahun Eksploitasi Anak

TANGKAP: Seorang bocah tertangkap tangan tengah mengemis di Taman Bersemi.(Foto Dhedy/Sangatta Post)

PROKAL.CO,  

SANGATTA- Sungguh aneh,  tiga Kepala Keluarga (KK)  jauh-jauh dari pulau Sulawesi merantau ke Kutim hanya untuk menjadi pengemis jalanan. Parahnya,  semua anaknya menjadi garda terdepan untuk meminta belas kasihan. Paling kecil berumur dua tahun.  Orang tua yang dirahasiakan nama dan tempat tinggalnya tersebut dengan tega mengeksploitasi anaknya yang masih di bawah umur.

Padahal,  apa yang dilakukannya tersebut bertentangan dengan hukum dan tentunya memiliki konsekuensi tegas.  Undang-Undang Perlindungan Anak (UU No. 23/2002 yang direvisi melalui UU No. 35/2014)  menyebut dua pasal tentang larangan melakukan eksploitasi seksual dan eksploitasi ekonomi pada anak, yaitu pasal 76 huruf I dan pasal pasal 88 dengan ancaman hukuman penjara maksimum 10 tahun dan atau denda paling banyak Rp 200 juta.

"Jadi ada sanksi pidana pagi yang mengeksplorasi anak di bawah umur," ujar Kepala Bidang Rehabilitasi, Dinas Sosial (Dissos) Ernata Hadi Sujito, Selasa (20/3) kemarin.

Berdasarkan hal itu,  Dissos langsung mengamankan anak-anak tersebut. Kemudian,  menyambangi kedua orang tuanya.  Tujuannya,  untuk memberikan nasehat sekaligus ancaman jika tetap mempekerjakan anaknya  mengemis.

"Sasaran ngemisnya di Taman Bersemi,  ATM,  dan beberapa toko modern. Tetapi pada saat kami tangkap di Taman Bersemi," kata Ernata.

Nampaknya nasehat tersebut tak diindahkan.  Pihaknya masih saja menjumpai anak tersebut di beberapa ATM.

"Tetapi kami tidak patah semangat.  Kami  tawarkan  kepada orang tuanya agar tiga  anaknya tersebut disekolahkan.  Dimasukkan ke dalam pesantren atau panti.  Sedangkan orang tuanya kami berikan modal usaha," katanya.

Tetapi tawaran tersebut ditolak.  Orang tuanya tak ingin anaknya disekolahkan.  Alasannya akan dikirim ke Sulawesi untuk mendapatkan pendidikan di sana bersama kakek dan neneknya.

"Ya kami masih berikan kesempatan untuk berfikir. Ini merupakan kepedulian pemerintah. Jangan sampai nanti pemerintah dikira tidak peduli.  Kami sudah tawarin baik-baik tetapi ditolak," katanya.

Sembari menunggu kesiapan orang tua,  pihaknya membuatkan surat pernyataan tertulis.  Diantara isi surat pernyataan tersebut ialah untuk tidak mengulangi mempekerjakan anaknya sebagai pengemis. Jika tetap mengabaikan aturan tersebut,  dengan terpaksa orang tuanya akan dikenakan sanksi sesuai dengan  pasal yang berlaku.

"Jadi sudah kami berikan solusi.  Anaknya kami sekolahan,  orang tuanya diberikan modal usaha.  Tujuannya agar tanaknya tidak mengemis lagi dan orang tua  memiliki usaha sendiri," katanya. (dy)


BACA JUGA

Rabu, 18 Juli 2018 00:02

Kebakaran Dekat Lokasi Sekolah, Siswa Ketakutan

  SANGATTA – Kebakaran kembali membara di Kecamatan Sangatta Utara. Kali ini, si jago merah…

Rabu, 18 Juli 2018 00:02

DBD Mulai Hantui Kutim

SANGATTA- Demam Berdarah Dengue  (DBD) kembali menghantui Kutim.  Pasalnya, hingga Juni, …

Rabu, 18 Juli 2018 00:02

DPMPTSP Minta Tak Gunakan Jasa Calo

SANGATTA-Pengurusan izin yang diakomodir Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)…

Rabu, 18 Juli 2018 00:02
Pemilu 2019

Aplikasi Silon Memudahkan KPU

SANGATTA – Pendaftaran Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) di Kutim resmi ditutup, semalam (17/7).…

Rabu, 18 Juli 2018 00:01
Pemilu 2019

Daftar ke KPU Tanpa Pengikut, Partai Garuda Hanya Calonkan Dua Orang

SANGATTA-Hari terakhir pengajuan daftar Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah…

Rabu, 18 Juli 2018 00:01

Melawan Takut, Bertanding Penuh Percaya Diri

YUDISTA Irbi Zaidan kini jadi perhatian. Berkat keyakinan dan latihan yang giat, ia berhasil mengharumkan…

Selasa, 17 Juli 2018 21:12
Pemkab Kutim

Ismu Ajak Canangkan Gerimis

SANGATTA - Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXV Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim)…

Selasa, 17 Juli 2018 21:11
Pemkab Kutim

Sukses Jadi Tuan Rumah, Kutim Rebut Tiga Kategori Juara

SANGATTA – Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tingkat Kalimantan Timur (Kaltim) XXV…

Selasa, 17 Juli 2018 21:11
Pemkab Kutim

Chandra Idol Meriahkan Puncak Harganas

SANGATTA- Chandra Idol turut memeriahkan puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tingkat…

Selasa, 17 Juli 2018 21:10
Pemkab Kutim

Tarian Eksotika Borneo Pukau Penonton

SANGATTA- Tarian Eksotika Borneo memukau penonton dalam kegiatan puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .