MANAGED BY:
SENIN
23 APRIL
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Kamis, 22 Maret 2018 00:15
Gubernur: Ini Untuk Anak Cucu, Bukan untuk Saya

Tegaskan Pentingnya Pembangunan Jalan Tol

MASA DEPAN: Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menjelaskan manfaat jalan tol saat meninjau pembangunan jalan tol beberapa waktu lalu.(HUMASPROV KALTIM FOR METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, Adakah yang masih meragukan jalan tol? Atau justru tak setuju Kaltim memiliki jalan tol? Gubernur Awang Faroek pun segera memberi penjelasan terkait kabar-kabar tersebut.

Menurut Gubernur, jalan tol pertama di Pulau Kalimantan sepanjang 99,02 km ini adalah proyek strategis masa depan untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi daerah dengan interkoneksi sejumlah kawasan industri.

Kaltim tidak mungkin selamanya menggantungkan pertumbuhan ekonominya kepada migas dan batu bara. Sebab itu, visi Gubernur Awang Faroek adalah membangun ekonomi hijau berkelanjutan dengan peningkatan nilai tambah melalui pengembangan kawasan-kawasan industri yang terkoneksi dengan jalan tol, pelabuhan internasional, dan bandara internasional.

"Jalan tol kita sudah hampir selesai. Harus kita doakan dan kita amini agar segera selesai. Ini bukan untuk saya, tapi untuk anak cucu kita. Mumpung migas dan batu bara kita belum habis. Kita bangun infrastruktur yang kuat agar ekonomi kita nanti juga kuat, meski kita sudah tidak lagi memiliki banyak batu bara dan migas," kata Awang menjelaskan.

Saat ini kata Awang, pembangunan jalan tol masih terus berlanjut. Bahkan proyek ini pun mendapat perhatian khusus Presiden Joko Widodo dengan tiga kali mengunjungi lokasi pembangunan. Presiden pun puas melihat kemajuan proyek tersebut.

"Saya datang lagi untuk mengecek, alhamdulillah kemajuannya sangat bagus. Kurang-kurang dikit ya wajarlah," ucap Jokowi, 14 Juli 2017 lalu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kaltim HM Taufik Fauzi mengungkapkan, secara umum progres proyek jalan tol berjalan cukup baik hingga 14 Maret 2018. Namun diakuinya, masih ada seksi yang persentasenya berjalan lamban. Seksi I terbagi dalam 5 segmen. Segmen I mencapai 98,37 persen, segmen II 86,37 persen, segmen III 85,17 persen, segmen IV 63,07 persen, dan segmen V 60,16 persen. Selanjutnya Seksi II mencapai 47,48 persen, Seksi III 68,17 persen, Seksi IV 32,53 persen dan Seksi V 27,34 persen.

Presiden Jokowi lantas memberi tenggat jalan tol ini harus selesai di Desember 2018. Nantinya dengan kondisi jalan yang mulus dan landai diperkirakan waktu tempuh Samarinda-Balikpapan atau sebaliknya hanya membutuhkan waktu sekira satu jam.

Adakah alasan kuat  hingga kita harus yakin jalan tol ini benar akan rampung di 2018? Max Antameng, Direktur Sektor Jalan dan Jembatan Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) memberi penegasan.

"Jalan Tol Balikpapan-Samarinda bukan hanya proyek strategis, tapi juga prioritas. Karena itulah kami  turun  untuk melakukan pemantauan bersama Gubernur. Instruksi Presiden Joko Widodo sudah sangat jelas, harus tuntas Desember 2018," tegas Max.

KPPIP adalah komite yang beranggotakan berbagai unsur dari sejumlah Kementerian terkait dibawah kendali Kementerian Perekonomian. Komite ini banyak membantu menyelesaikan hambatan-hambatan dalam pembangunan proyek jalan, terutama yang berkaitan dengan urusan koordinasi antarlembaga dan pembebasan lahan.

Max meyakinkan, jalan tol ini menjadi satu dari empat proyek jalan tol yang menjadi prioritas pemerintahan Jokowi-JK untuk dituntaskan. Tiga proyek tol prioritas lainnya adalah Manado-Bitung di Provinsi Sulawesi Utara, Serang-Panimbang di Provinsi Banten dan Trans Sumatera. Karena itu, pemerintah pusat juga sangat berkepentingan agar 4 proyek jalan tol ini selesai sesuai target.

Terbukti, pemerintah pusat telah menggelontorkan dana  APBN dan Loan China untuk Seksi V sebesar  Rp 848,55 miliar dan untuk  tahun anggaran 2017 dialokasikan sebesar Rp 104 miliar.

Dukungan APBN juga bergulir mulus untuk Jembatan Sungai Manggar yang berada di lintasan jalur tol Seksi 1. Jembatan Sungai Manggar memiliki panjang 613 meter dibangun dengan dana APBN 2015-2017 Rp 277,354 miliar. Juli lalu, Presiden Jokowi bahkan meninjau langsung progress pembangunan Jembatan Sungai Manggar tersebut. Saat  ditinjau Presiden Jokowi progressnya mencapai 93,90 persen dan ditargetkan selesai 15 Desember 2017.

Max juga menyebutkan pembangunan jalan tol di Kaltim jauh lebih baik dibanding  jalan tol Manado-Bitung dan Serang-Panimbang. (*/drh)


BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 00:01

Dewan Soroti Tingginya Pengguna Narkoba di Kaltim

SAMARINDA – Berdasarkan prevalensi penggunaan narkotika, Kaltim tercatat sebagai provinsi dengan…

Jumat, 20 April 2018 00:12

Bandara APT Pranoto Belum Bersertifikat, Manajemen Target Persyaratan Rampung Akhir Bulan Ini

SAMARINDA – Keinginan pengelola untuk segera mengoperasikan Bandar Udara (Bandara) Internasional…

Jumat, 20 April 2018 00:12

JADI Diduga Bagi-Bagi Sembako, Ferdian Membantah

SAMARINDA – Kasus dugaan pelanggaran pemilu kembali menyeret pasangan calon (paslon) Gubernur…

Jumat, 20 April 2018 00:11

Ferdian “Pasang Dua Kaki”, Pengamat: Pencalonan ke DPD RI Perlu Dievaluasi

SAMARINDA – Sikap Awang Ferdian Hidayat mencalonkan diri sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah…

Jumat, 20 April 2018 00:11

Delapan Pengedar Narkoba Dibekuk

SAMARINDA – Upaya pemberantasan narkotika di Kaltim seolah tidak pernah berhenti. Belum lama ini,…

Jumat, 20 April 2018 00:11

Peredaran Narkoba di Samarinda Semakin Mengkhawatirkan

Peredaran narkoba di Samarinda terbilang masif. Bagaimana tidak, berdasarkan data Badan Narkotika Nasional…

Kamis, 19 April 2018 00:03

Awang Ferdian Bidik Kursi DPD RI!!

SAMARINDA – Menyandang status Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Kaltim tak menghalangi langkah Awang…

Kamis, 19 April 2018 00:03

PAW Andi Harun Sudah Pasti

SAMARINDA – Nama Abdurrahman Alhasani mencuat sebagai pengganti Andi Harun di DPRD Kaltim. Pasalnya,…

Kamis, 19 April 2018 00:03

Hindari Sergapan Aparat, Pengedar Manfaatkan Sistem Jejak

SAMARINDA – Pengungkapan kasus peredaran narkoba di beberapa lokasi berbeda oleh Badan Narkotika…

Kamis, 19 April 2018 00:03

Sokhip Tempuh Jalur Hukum

SAMARINDA – Kasus dugaan penggunaan ijazah palsu oleh anggota DPRD Kaltim, Sokhip kembali memanas.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .