MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Kamis, 22 Maret 2018 00:24
PT ATM Sayangkan Sikap Kemenag

Klaim Terdaftar di Pusat, Tiap Kamis Berangkatkan Jemaah

JAMIN AMAN: Rombongan jemaah umrah dari Bontang oleh PT ATM baru berangkat tanggal 1 Maret 2018 lalu yang di dalamnya terdapat anggota DPRD.(IST)

PROKAL.CO, ockquote>

“Kami tak pernah gagal berangkatkan jemaah. Sampai saat ini, setiap Kamis kami masih memberangkatkan jemaah umrah,”  Ghazali - Kepala Perwakilan PT ATM Cabang Bontang.

 BONTANG – PT Arafah Tamasya Mulia (PT ATM) menyayangkan sikap Kemenag Bontang yang mempublikasi surat edaran dari Kemenag RI perihal larangan mencari dan memberangkatkan jemaah. Pasalnya, selama ini pihaknya mengaku tak pernah gagal memberangkatkan jemaah umrahnya. Bahkan pihak travel mengklaim sudah terdaftar secara resmi di Kemenag RI atas nama induknya yakni PT Lintas Jaya Optima (PT LJO) Tour & Travel.

Ghazali, Kepala Perwakilan PT ATM Cabang Bontang mengatakan, surat edaran yang dikeluarkan Kemenag RI terjadi bulan Februari. Sementara pihaknya terakhir memberangkatkan 82 jemaah umrah di Bulan Maret. “Kami tak pernah gagal berangkatkan jemaah. Sampai saat ini, setiap Kamis kami masih memberangkatkan jemaah umrah,” jelas Ghazali saat ditemui Bontang Post, Rabu (21/3) kemarin.

Memang dikatakan dia, surat edaran yang dikeluarkan Kemenag RI lebih kepada imbauan agar PT ATM tidak memberikan harga murah di bawah Rp 20 juta. Harga promosi di bawah Rp 20 juta hanya boleh diberikan saat PT ATM menggelar Tabligh Akbar saja. Dan hal itu sudah diakui oleh Kanwil Kemenag Kaltim. “Makanya ATM dilarang mempromosikan harga promo di luar acara Tabligh Akbar. Padahal, kami juga memiliki harga reguler di luar harga promo,” ungkapnya.

Disebutkan bahwa harga reguler umrah selama 9 hari yakni Rp 20.500.000, sementara umroh selama 16 hari seharga Rp 24.500.000. Nah, Ghazali menyampaikan bahwa keluarnya surat edaran dari Kemenag RI juga hanya disampaikan ke pusat saja dan belum sampai hingga ke wilayah-wilayah. Kemenag sebenarnya hanya mengetahui bahwa konsorsium PT ATM dengan PT LJO sudah berakhir. Padahal, sebelum surat tersebut keluar, PT LJO sudah milik PT ATM sendiri. “Jadi PT LJO adalah legalitas kami dan PT ATM adalah merek dagang kami, karena keduanya dipimpin oleh direktur yang sama,” tegasnya.

Jika Kemenag masih menyangka bahwa konsorsium PT ATM dan PT LJO sudah habis, maka Ghazali menjelaskan bahwa PT LJO yang diambil alih oleh PT ATM. Dengan kata lain, PT LJO dibeli oleh PT ATM.

Terkait izin atas nama PT ATM, pihaknya sudah melengkapi semua persyaratan dan sudah beroperasi selama 2 tahun tanpa pernah gagal memberangkatkan jemaah umrah. “Kalau keterlambatan paling menunggu satu pekan saja, karena kami kontrak dengan maskapai lion air itu berangkat setiap pekan,” ujarnya.

Satu pesawat itu bisa memberangkan 437 jemaah umrah. Jika penumpang melebihi, Ghazali mengatakan mau tidak mau harus nunggu pemberangkatan pekan berikutnya. Sehingga masyarakat Bontang perlu tahu bahwa legalitas PT ATM sudah ada dan pihaknya sudah bekerja sama dengan maskapai penerbangan membooking satu pesawat, serta booking satu blok hotel. Atas kerja sama itulah maka pihaknya bisa menekan harga umroh yang lebih murah. “Karena beda harga beli tiket satu kursi dengan booking satu pesawat, begitu juga dengan hotel, akan lebih mahal sewa satu kamar dibanding booking satu blok,” terang dia.

Ghazali menyampaikan bahwa PT ATM bukan perusahaan waralaba. Oleh karenanya, keuntungan yang didapat dari umat maka akan kembali kepada umat. Makanya, lanjut dia, setiap ada Tabligh Akbar, pihaknya akan memberikan umrah gratis. Mengingat target sedekah umrah gratis di tahun 2018 itu 10 ribu jemaah se-Indonesia. “Kami hanya membantu umat untuk memudahkan perjalanan ke Tanah Suci dengan memfasilitasi transport dan hotelnya. Karena jika berbicara keuntungan yang terpenting untuk operasional kantor dan udzro. Gaya kami hampir sama sepertiAbu Tour dan First Travel, tetapi cara kami berbeda. Kami memiliki kerja sama dengan salah satu maskapai dan hotel di sana, sementara mereka tidak. Makanya kami harus cari jemaah karena kursi sudah kami bayar satu pesawat,” tutupnya. (mga)


BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 20:46

Porprov Berakhir, Omzet Rumah Makan Anjlok

SANGATTA - Berakhirnya pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kaltim…

Minggu, 16 Desember 2018 20:43

Punya Identitas, ODGJ Bisa Memilih

BONTANG – Informasi terkait tercantumnya Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)…

Minggu, 16 Desember 2018 20:42

Bukannya Sekolah, Malah Ngoteng

BONTANG – Kenakalan remaja seperti ngelem, ngoteng, serta ngaldo masih…

Minggu, 16 Desember 2018 20:40

Berbagi di Hari Juang Kartika

BONTANG - Hari Juang Kartika diperingati seluruh Korps TNI AD, termasuk…

Minggu, 16 Desember 2018 20:38

Parkiran Lang-Lang Bakal Ditarik Retribusi

BONTANG – Mulai Senin (17/12) pengunjung Stadion Bessai Berinta tak…

Minggu, 16 Desember 2018 20:35

Volume Sampah Meningkat

BONTANG – Volume sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir…

Minggu, 16 Desember 2018 20:32

Bonus Atlet Mengacu Aturan Pemprov

BONTANG – Atlet peraih medali perak dan perunggu mesti lebih…

Minggu, 16 Desember 2018 20:31

2.500 KTP- el Dibakar BONTANG

Sebanyak 2.500 KTP-el yang rusak dibakar di halaman Kantor Dinas…

Minggu, 16 Desember 2018 20:30

DPRD Usulkan Dibagikan Januari

BONUS peraih medali Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) masih dalam pembahasan.…

Sabtu, 15 Desember 2018 18:23

Impikan Beras Basah Serupa Maladewa

BONTANG – Pembenahan Pulau Beras Basah hampir rampung. Destinasi wisata…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .