MANAGED BY:
SENIN
23 APRIL
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN
Sabtu, 07 April 2018 00:11
Hoaks, Bohong yang Diberitakan
Oleh N Yahya Yabo

PROKAL.CO, Oleh

N Yahya Yabo 

Perkembangan dunia informasi saat ini menjadi hal yang paling utama. Arus informasi yang disajikan bisa didapat dari mana saja. Era keterbukaan informasi inilah masyarakat mendapatkan segala informasi. Jika semua informasi yang didapat bisa benar semua itu tidak menjadi masalah. Akan tetapi ada saja bentuk-bentuk berita dan informasi yang kurang benar dan tepat. Biasanya berita-berita yang tidak benar itu tanpa landasan dan refrensi. Maka informasi dari berita itu dikatakan hoaks.

Dari bentuk kata, arti kata hoaks adalah tidak benar atau tidak betul/ berita bohong yang diserap dari kata hoax,  (Media Indonesia, 15/10/17).

Akhir-akhir ini banyaknya muncul berita hoaks. Dalam mencari informasi, masyarakat harus jeli dalam melihat kabar atau berita yang sedang terjadi. Jangan sampai berita hoaks yang telah dibaca dan dianggap benar kemudian dikabarkan ulang. Biasanya dari berita hoaks itu, muncul karena adanya masyarakat yang memercayai begitu saja berita hoaks tanpa mempertimbangkan kebenarannya. Hoaks juga bisa menjadi sangat terkesan benar dikarenakan media yang tidak mendukung dalam penyampaian informasi tersebut. Misalnya media sosial yang lebih sering digunakan alat untuk menyebar berita bohong dikarenakan tidak adanya refrensi atau mengecek kebenaran dari informasi atau berita yang dibagikan. Berbeda dengan media mainstream (jalur utama) yang mempunyai kapasitas dalam memberikan informasi dengan mengecek kebenaran sebelum dipublikasikan atau dibagikan kepada khalayak.

Menurut wartawan pada sebuah media online, yang disayangkan adalah, jika mereka berhenti di situ dan tidak mau melakukan cross check atau dengan mencari informasi lebih lanjut. Dan akhirnya, butuh kecerdasan dan wawasan dari masing-masing individu untuk memfilter mana berita yang benar dan yang palsu. Salah satunya dengan menerapkan disiplin verifikasi saat membaca sebuah berita. (Bontang.Prokal.co, 29/08/17).

Hal yang disayangkan bahwa setiap berita yang didapatkan masyarakat tidak dapat dicari tahu kebenarannya disebabkan kurangnya ingin mencari kebenaran dalam berita yang menjadi berita bohong pada media sosial. Jika masyarakat sadar akan pentingnya informasi yang didapat haruslah sesuai dengan fakta dan kebenaran. Dan masyarakat sudah seharusnya tidak mudah untuk mempercayai berita bohong dan membaginya maka dipastikan akan bisa diatasi berita-berita hoaks.

            Di sinilah peran pengguna media sosial, karena soal antispasi berita bohong bukan hanya tugas pemerintah dan jajaran terkait seperti kepolisian, (Bontang Post, 1/12/2017). Masyarakat juga diikut sertakan dalam mencegah berkembangannya berita-berita hoaks. Jangan sampai masyarakat cepat menanggapi apa yang dibaca dan ditemukan di media sosial. Cara awal untuk antisipasi berita bohong atau hoaks dengan cara tidak mengindahkan berita yang dianggap tidak benar karena tidak memiliki landasan. Kedua, apakah media yang memberitakan mempunyai kapasitas dalam memberitakan? Selanjutnya, jika berita yang dianggap tidak benar maka jangan membagikan ulang bentuk berita di media sosial. Tinggal masyarakat yang memilih apakah ingin membuat keresahan dengan membagi berita bohong atau mendiamkan berita hoaks yang ada? (***)

Penulis seorang pegiat dan pemerhati Sastra dan Teater.


BACA JUGA

Selasa, 27 Februari 2018 17:33

Tekanan Darah Tinggi pada Kehamilan

Penulis: dr. Deti Fitria Angka kematian ibu yang masih tinggi di Indonesia masih menjadi satu masalah…

Sabtu, 17 Februari 2018 00:13

Pilkada bagi Sang Tersangka, Adilkah?

Penulis: Yudha Pratama Putera, SH Tim Asistensi Bawaslu Kaltim 2013 - 2017  Tahapan Pilkada serentak…

Minggu, 28 Januari 2018 00:00

Urgensi Penerapan Jam Malam

Penulis: Yakub Fadillah, S.IP  SELASA 23 Januari 2018 terjadi sebuah peristiwa penting bagi gerakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .