MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Selasa, 10 April 2018 00:08
WADUH!!! Kaltim Sumbang Emisi Karbon Terbesar

DPRD Bentuk Pansus Siapkan Raperda Penghijauan

PANGGIL PERUSAHAAN: Pansus Raperda Pengelolaan Perubahan Iklim memanggil sejumlah pimpinan perusahaan membahas perubahan iklim karena efek emisi karbon.(MUBIN/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Kaltim masuk dalam tiga besar daerah dari seluruh provinsi di Indonesia sebagai penyumbang emisi karbon. Sebagai daerah yang sebagian besar dikuasai industri, perusahaan batu bara dan perkebunan menyumbang emisi karbon terbesar dibandingkan sektor lain.

Atas dasar itu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim membentuk panitia khusus (pansus). Tugasnya membuat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang akan mengatur perusahaan dan sektor lainnya agar melakukan penghijauan dan aktivitas yang mengurangi emisi karbon.

Senin (9/4) kemarin, Pansus Raperda Pengelolaan Perubahan Iklim mengumpulkan perusahaan di Kaltim. Di antaranya PT Berau Coal, PT Kideco, PT Kaltim Prima Coal, PT Multi Harapan Utama, dan PT Bukti Baiduri Enegeri.

Wakil Ketua Pansus, Veridiana Huraq Wang, mengatakan, lima perusahaan tersebut dinilai jadi penyumbang terbesar emisi karbon. Sehingga perlu dipanggil untuk memberikan masukan dan mendengarkan arahan pansus sebelum raperda disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

“Kami ingin tahu sejauh mana kebijakan perusahaan meminimalisir penyebaran karbon dioksida (CO2) yang dihasilkan perusahaan. Selain itu, kami juga ingin memaksimalkan peran Dewan Daerah Perubahan Iklim (DDPI) di Kaltim,” ujar Veridiana.

Karena akibat emisi akan mengasilkan efek rumah kaca, lapisan ozon mulai berlubang, kemudian berdampak pada perubahan iklim. Saat ini ditandai naiknya permukaan air laut, perubahan iklim pertanian, serta kenaikan suhu udara. Asap cerobong pabrik perusahaan dapat menghasilkan CO2. “CO2 ini menghasilkan efek rumah kaca yang dapat menimbulkan kerusakan pada lingkungan,” jelasnya.

Dia berharap pemerintah, perusahaan, dan masyarakat segera melakukan reklamasi dan adaptasi terhadap dampak perubahan iklim yang sedang berlangsung. Menurut Veridiana, di Kaltim dengan banyaknya perusahaan, sebaiknya dana tanggung jawab sosial atau corporate social responsibility (CSR) dikembangkan dengan aksi penanaman pohon dan adaptasi terhadap perubahan iklim.

“Sehingga masyarakat mendapatkan energi murah dan ramah lingkungan,” saran perempuan yang juga menjabat Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kaltim.

Melalui raperda yang tengah dibahas pansus, semua pihak diharapkan dapat menyatukan langkah menanggulangi dan meminimalisir dampak emisi karbon yang sudah sangat mengkhawatirkan.

“Ini merupakan regulasi pertama di Indonesia. Kaltim sebagai daerah yang luasan hutannya masih mumpuni harus menjadi penggerak utama dan menjadi contoh mengatasi penyebaran emisi karbon,” harap Veridiana.

Dari hasil diskusi dengan pihak perusahaan, para pelaku usaha mengaku telah melakukan upaya pencegahan meluasnya pemanasan global. Ada yang sudah menerapkan penggunaan bahan bakar ramah lingkungan, melakukan penghijauan melalui penanaman pohon, hingga melakukan penghematan listrik.

“Ini adalah langkah positif yang mesti terus digalakkan perusahaan. Supaya kondisi CO2 dapat dikurangi,” tandasnya. (*/um)


BACA JUGA

Selasa, 25 September 2018 00:17

Bansos “Hanya” Rp 22,45 Miliar

SAMARINDA – Tarik ulur sisi belanja hibah bantuan sosial (bansos) di Anggaran Pendapatan dan Belanja…

Selasa, 25 September 2018 00:15

Jatam Minta Pemprov Segera Cabut IUP PT KW

SAMARINDA – Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim…

Selasa, 25 September 2018 00:14

Terkait Pencemaran Sungai Santan, Pemerintah Dinilai Tak Serius

SAMARINDA – Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Baharuddin Demmu, pada Jumat (21/9) lalu, di sidang…

Selasa, 25 September 2018 00:13

Kaltim Krisis Lahan Pertanian

SAMARINDA – Alih fungsi lahan pertanian ke perkebunan dan pertambangan di Kaltim sudah menjadi…

Selasa, 25 September 2018 00:13

Gara-Gara Masalah Ini Saja, Wakil Rakyat Saling Lempar Ancaman

SAMARINDA – Penggabungan sementara SDN 006 dan 007 Samarinda dan penempatan SMAN 17 di gedung…

Selasa, 25 September 2018 00:12

Kursi Wawali Belum Bertuan

  SAMARINDA – Tarik ulur mengenai pengisian kursi wakil wali kota (Wawali) Samarinda tak…

Selasa, 25 September 2018 00:11
Pemilu 2019

Setelah Ditetapkan Masuk DCT Pileg 2019, Alphad dkk Didesak Mundur

  SAMARINDA – Ketua DPRD Kota Samarinda Alphad Syarif dan beberapa anggota dewan lainnya…

Selasa, 25 September 2018 00:10
Info CPNS

SIAPKAN BERKASMU!!! Besok, Pembukaan CPNS Dimulai

SAMARINDA – Seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot)…

Senin, 24 September 2018 18:33
Pemilu 2019

Kepala Daerah Jadi Timses Capres, Tjahjo: Itu Pilihan Politik

  SAMARINDA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menilai keterlibatan kepala daerah sebagai…

Senin, 24 September 2018 18:32

Herwan Terancam “Non-Job”

SAMARINDA – Sejak awal Januari 2018, riak-riak perebutan kekuasaan di internal Dewan Pimpinan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .