MANAGED BY:
SENIN
23 JULI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Rabu, 11 April 2018 00:05
Pembangunan Pasar Terhambat Pemilik Lahan

Dinas PU-PRK Coba Selesaikan Secara Kekeluargaan

MASIH BERMASALAH: Pemilik lahan yang dulu bersengketa menghalangi jalannya pembangunan lanjutan Pasar Rawa Indah sehingga masih belum ada pergerakan dari kontraktor.(DOK/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Mega proyek Pasar Rawa Indah yang merupakan proyek tahun jamak masih belum ada tanda-tanda pembangunan. Padahal, kontraktor pelaksana yakni PT Sasmito sudah mendapat SPK sejak sebulan lalu. Permasalahan tersebut berasal dari pemilik lahan terdahulu yang menghambat pembangunan lanjutan Pasar Rawa Indah.

Oleh sebab itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PU-PRK) Bontang Tavip Nugroho berencana menyelesaikan secara kekeluargaan.  

Dikatakan Tavip, sejatinya pemilik lahan kalah dalam gugatannya. Namun demikian, pemilik lahan justru mengaku belum tahu bahwa kasusnya sudah inckrah dan tetap meminta agar janji pemerintah dipenuhi terlebih dahulu, sebelum pasar dibangun. “Sehingga saat PT Sasmito hendak melakukan pengukuran dan memulai aktivitas proyek, beberapa oknum melarangnya,” jelas Tavip saat ditemui belum lama ini.

Proyek senilai Rp 102 miliar  ini, tahun 2018 baru dianggarkan sebesar Rp 2 miliar karena merupakan proyek tahun jamak.

“Sudah berjalan sebulan, tapi belum ada aktivitas di sana, ini karena ada kendala, kami sempat rapat dengan komisi 3 dan mengatakan jika ada yang menghalangi, yakni pemilik tanah terdahulu,” kata Tavip.

Menurut Tavip, pemilik lahan menghalangi pengerjaan lanjutan pembangunan Pasar Rawa Indah ini karena ingin dimediasi. “Saya sudah lapor ke wali kota. Dan rencananya hari ini (kemarin, Red) mau ketemu dengan pak Andi Syiraju, ahli waris pemilik lahan terdahulu,” ujar Tavip.

Rencananya pertemuan tersebut kata Tavip, akan dilakukan secara empat mata. Tavip ingin mengetahui apa yang diinginkan warga tersebut. “Intinya dia mau ikut berpartisipasi dalam pembangunan ini, monggo. Jadi kami akan bicarakan,” ungkapnya.

Masalah lainnya lanjut Tavip, terkait dengan penjual ikan dan ayam yang ada di pasar dadakan. “Kami sudah minta tolong dengan UPTD Pasar. Mungkin minta tempat, tapi sebenarnya kami sudah siapkan dulu pasar sementara, ada lapak daging dan ikan di sana. Apa karena di belakang tidak laku, sehingga mereka minta posisi diluar, kami akan coba cari,” terangnya.

Sementara itu Ketua Komisi III DPRD Bontang Rustam  menambahkan, tidak ada yang menjamin APBD naik, tapi kalau turun bisa. “Sekarang sudah di plot multi years, yang jelas kami di DPRD sudah berjuang, dan kami berharap agar pihak berkompeten bisa segera selesaikan masalah ini. Dan harapannya akhir 2019 bisa dinikmati masyarakat,” tukas Rustam.  (mga)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Juli 2018 00:23

Wali Kota Wacanakan Mutasi Jilid III

MENINGAT masih adanya beberapa posisi yang kosong untuk Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), Wali Kota Bontang…

Sabtu, 21 Juli 2018 00:22

Gerbong Mutasi Bergerak Lagi

BONTANG – Mutasi pejabat kembali terjadi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang. Sebanyak…

Sabtu, 21 Juli 2018 00:21

Wali Kota Larang Penggunaan Pekerja Asing Tanpa Keahlian

“Dengan hadirnya TKA di Bontang, harus ada transfer pengetahuan. Oleh karena itu yang dikirim…

Sabtu, 21 Juli 2018 00:19

Berawal dari Hobi, Berbuah Inovasi

Berkarya dan berinovasi itulah yang harus melekat di tubuh generasi muda zaman milenial ini untuk meraih…

Jumat, 20 Juli 2018 00:09

Tergiur Ayam Murah, Rp 44 Juta Raib

BONTANG – Nasib sial dialami seorang pedagang ayam potong di salah satu pasar di Bontang. Ia kehilangan…

Jumat, 20 Juli 2018 00:09

Data TKA Proyek PLTU Teluk Kadere Simpang Siur

BONTANG – Jumlah tenaga kerja asing (TKA) di proyek pembangunan PLTU berkapasitas 2x100 MW, Teluk…

Jumat, 20 Juli 2018 00:09

Minimarket Bertambah, Asosiasi Pedagang Marah

BONTANG – Kehadiran minimarket di Bontang dianggap Asosiasi Pedagang Kota Bontang (APKB) mematikan…

Jumat, 20 Juli 2018 00:09

Polres Bontang Nobar Film 22 Menit

BONTANG - Film 22 menit garapan Mabes Polri perdana diputar pada 19 Juli 2018 di seluruh bioskop di…

Kamis, 19 Juli 2018 00:16
Pileg 2019

Saking Pesimisnya, Partai Garuda Cuma Mau....

Partai politik (parpol) menggebu-gebu mematok target tinggi raihan suara di pemilihan legislatif (Pileg)…

Kamis, 19 Juli 2018 00:16
Pileg 2019

Minus PKPI, 15 Parpol Berebut Kursi DPRD Bontang

BONTANG – Pertarungan dalam perebutan kursi legislatif tahun depan di Kota Bontang, hanya diikuti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .