MANAGED BY:
SENIN
15 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Rabu, 11 April 2018 00:05
Pembangunan Pasar Terhambat Pemilik Lahan

Dinas PU-PRK Coba Selesaikan Secara Kekeluargaan

MASIH BERMASALAH: Pemilik lahan yang dulu bersengketa menghalangi jalannya pembangunan lanjutan Pasar Rawa Indah sehingga masih belum ada pergerakan dari kontraktor.(DOK/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Mega proyek Pasar Rawa Indah yang merupakan proyek tahun jamak masih belum ada tanda-tanda pembangunan. Padahal, kontraktor pelaksana yakni PT Sasmito sudah mendapat SPK sejak sebulan lalu. Permasalahan tersebut berasal dari pemilik lahan terdahulu yang menghambat pembangunan lanjutan Pasar Rawa Indah.

Oleh sebab itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PU-PRK) Bontang Tavip Nugroho berencana menyelesaikan secara kekeluargaan.  

Dikatakan Tavip, sejatinya pemilik lahan kalah dalam gugatannya. Namun demikian, pemilik lahan justru mengaku belum tahu bahwa kasusnya sudah inckrah dan tetap meminta agar janji pemerintah dipenuhi terlebih dahulu, sebelum pasar dibangun. “Sehingga saat PT Sasmito hendak melakukan pengukuran dan memulai aktivitas proyek, beberapa oknum melarangnya,” jelas Tavip saat ditemui belum lama ini.

Proyek senilai Rp 102 miliar  ini, tahun 2018 baru dianggarkan sebesar Rp 2 miliar karena merupakan proyek tahun jamak.

“Sudah berjalan sebulan, tapi belum ada aktivitas di sana, ini karena ada kendala, kami sempat rapat dengan komisi 3 dan mengatakan jika ada yang menghalangi, yakni pemilik tanah terdahulu,” kata Tavip.

Menurut Tavip, pemilik lahan menghalangi pengerjaan lanjutan pembangunan Pasar Rawa Indah ini karena ingin dimediasi. “Saya sudah lapor ke wali kota. Dan rencananya hari ini (kemarin, Red) mau ketemu dengan pak Andi Syiraju, ahli waris pemilik lahan terdahulu,” ujar Tavip.

Rencananya pertemuan tersebut kata Tavip, akan dilakukan secara empat mata. Tavip ingin mengetahui apa yang diinginkan warga tersebut. “Intinya dia mau ikut berpartisipasi dalam pembangunan ini, monggo. Jadi kami akan bicarakan,” ungkapnya.

Masalah lainnya lanjut Tavip, terkait dengan penjual ikan dan ayam yang ada di pasar dadakan. “Kami sudah minta tolong dengan UPTD Pasar. Mungkin minta tempat, tapi sebenarnya kami sudah siapkan dulu pasar sementara, ada lapak daging dan ikan di sana. Apa karena di belakang tidak laku, sehingga mereka minta posisi diluar, kami akan coba cari,” terangnya.

Sementara itu Ketua Komisi III DPRD Bontang Rustam  menambahkan, tidak ada yang menjamin APBD naik, tapi kalau turun bisa. “Sekarang sudah di plot multi years, yang jelas kami di DPRD sudah berjuang, dan kami berharap agar pihak berkompeten bisa segera selesaikan masalah ini. Dan harapannya akhir 2019 bisa dinikmati masyarakat,” tukas Rustam.  (mga)


BACA JUGA

Sabtu, 13 Oktober 2018 23:57
Polemik Sidrap

Dewan Desak Pemkot Gugat ke MK

“Kalau Sidrap dibawa ke Kutim, artinya melukai UU Otonomi daerah,” Agus Haris, Ketua…

Sabtu, 13 Oktober 2018 23:56
Hut Kota Bontang ke 19

Berebut Kupon di Jalan Sehat

  BONTANG – Jalan sehat peringatan HUT ke-19 Bontang diikuti oleh ribuan warga Kota Taman,…

Sabtu, 13 Oktober 2018 23:55

Agus Amir Ditunjuk Pj Sekda

  BONTANG – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menunjuk Agus Amir sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:21

PARAH!!! Terkapar di Jalan Usai Pesta Miras

BONTANG – Seorang pemuda di bawah umur berinisial DD, warga Kelurahan Berebas Tengah, Kecamatan…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:20

Tersetrum dan Jatuh dari Ketinggian

BONTANG – Nasib Dasuni warga Gunung Sari, Jalan Ahmad Yani bisa dikatakan beruntung. Pasalnya,…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:19
Hut Kota Bontang ke 19

Bersama Membangun Bontang

BONTANG –Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama membangun…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:19

Bimbel Gratis Sasar Warga Tak Mampu

BONTANG – Pelajar yang berstatus dari keluarga kurang mampu, menjadi prioritas untuk bisa ikut…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:18

Habitat Orang Utan Makin Kritis

BONTANG – Habitat orang utan yang saat ini semakin kritis akibat makin banyaknya hutan dijarah,…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:29
Hut Kota Bontang ke 19

Dua Perusahaan Raksasa Pembangun Daerah

PEMBANGUNAN di Bontang tak luput dari peran industri migas yang beroperasi di daerah ini. Malahan, dua…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:29
Hut Kota Bontang ke 19

Gammi Bawis, Kuliner Tradisional Mendunia

WISATA tak melulu tentang tempat indah. Melainkan, juga meliputi wisata rasa alias kuliner. Menu Gammi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .