MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Kamis, 12 April 2018 00:02
Baru Terbang Sepekan, Pesawat Rusak

Bupati Minta Kompensasi, Tambah Jadwal jadi 6 Kali Seminggu

TERHENTI: Aktivitas di Bandar Udara Tanjung Bara.(Foto DOK)

PROKAL.CO, SANGATTA - Penerbangan perintis Bandara Tanjung Bara Sangatta kembali menjadi sorotan. Baru saja penerbangan perdana diluncurkan secara resmi pada 28 Maret, kini pesawat maskapai Susi Air tersebut sudah berhenti melakukan penerbangan. Penyebabnya,  karena adanya kerusakan pada pesawat.

Bupati Kutim Ismunandar pun langsung mencoba melakukan tindakan, yakni menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim untuk menyurati Susi Air untuk meminta kejelasan.

Bahkan,  dirinya meminta kompensasi selama tidak terjadinya penerbangan di Kutim. Salah satu tawarannya ialah menambah jadwal penerbangan selama enam hari.  Mulai Senin hingga Sabtu.

"Ya harus ada kompensasi. Paling tidak menambahkan waktu terbang," kata Ismu.

Kadishub Kutim Ikhsanuddin Syerpi melalui Kepala Bidang Udara Chairudin menjelaskan Dishub telah berkoordinasi dengan Susi Air terkait masalah tersebut.

Disampaikan bahwa saat ini masih belum dapat terbang dikarenakan adanya kerusakan. Namun pihak maskapai saat ini telah melakukan proses perbaikan. Sayangnya, alat yang diperlukan masih menunggu karena harus dipesan terlebih dahulu. 

"Kami sudah menghubungi pihak Susi Air selama bebearapa hari terakhir ini. Katanya mereka telah berusaha melakukan perbaikan, tapi memang alat yang dipesan masih membutuhkan waktu karena harus dipesan terlebih dahulu. Karena harus sesuai dengan seri nomor pesawat, tidak boleh sembarangan karena menyangkut keselamatan," katanya.

Lebih lanjut Chairudin menerangkan bahwa Susi Air yang melayani penerbangan perintis di Kaltim dan Kaltara hanya terdapat  tiga pesawat. Untuk saat ini dua  pesawat sedang dalam keadaan rusak.  Jadi hanya satu saja yang beroperasi.

"Sehingga ini berpengaruh terhadap jadwal penerbangannya di Kaltimra. Untuk itu kami berharap masyarakat Kutim dapat bersabar hingga pesawat bisa terbang lagi," katanya.

Diketahui, sebelum diluncurkan pada 28 Maret, penerbangan tersebut sempat terkendala persoalan teknis, yaitu tak adanya tenaga khusus untuk menangani lalu lintas dan kontrol penerbangan di Bandara Tanjung Bara tersebut. Padahal, lelang sudah menemukan pemenangnya yakni Susi Air, sejak awal Maret.

Adapun pesawat tersebut meyediakan bangku berkapasitas delapan penumpang dengan satu turbin. Jadwal terbang dari Senin-Jumat, yakni jalur Sangatta-Balikpapan dan sebaliknya, dengan kecepatan saru jam perjalanan. (dy)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 00:12

BNK Ancang Bangun Gedung Rehabilitasi

SANGATTA - Tahanan Polres Kutai Timur (Kutim) sudah overload alias melampaui kapasitas. Jauh melebihi…

Rabu, 17 Oktober 2018 00:11

Taman Bersemi STQ Bakal Direnovasi

SANGATTA - Terlihat mulai kumuh dan tidak beraturan, taman rekreasi alternatif yang biasa dikenal dengan…

Selasa, 16 Oktober 2018 00:32
Gempa Palu

Kutim Waspada Napi Kabur dari Palu

SANGATTA – Para tahanan yang berhasil kabur dari rutan di Sulawesi Tengah turut menjadi perhatian…

Selasa, 16 Oktober 2018 00:31

Cina Boy, Asen Jaga, Patok Lele “Hidup” Kembali

Pemerintah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim mengadakan perlombaan permainan tradisional,…

Selasa, 16 Oktober 2018 00:30
Vaksin MR

25 Persen Vaksin MR Belum Berjalan

  SANGATTA - Masih sekira 25 persen Imunisasi Measles Rubella (MR) belum dapat dilakukan. Bahkan…

Selasa, 16 Oktober 2018 00:30

Sabu Disimpan di “Kondom”

SANGATTA – Aparat kepolisian kembali mengamankan pengedar narkoba. Kali ini dua orang yang menjadi…

Selasa, 16 Oktober 2018 00:29
Pemilu 2019

Kutim Termasuk Daerah Rawan Konflik Pileg dan Pilpres

SANGATTA - Rupanya Kutim masuk dalam peta konflik pileg dan pilpres. Penilaian ini berkaca pada pesta…

Selasa, 16 Oktober 2018 00:28
Pemilu 2019

Mulai Menjamur, APK Tak Beraturan

  SANGATTA - Maraknya Alat Peraga Kampanye (APK) yang beredar di Kutim namun menyalahi aturan.…

Selasa, 16 Oktober 2018 00:28

Bukan Gaji Tetapi Status Hukum

SANGATTA - Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) Pemkab Kutim yang belum lama ini berunjukrasa menuntut…

Senin, 15 Oktober 2018 18:49

Karangan Kaya Potensi Wisata

SANGATTA - Kecamatan Karangan kaya akan potensi pariwisata. Beberapa potensi di sana cukup menjanjikan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .