MANAGED BY:
SENIN
23 JULI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Jumat, 13 April 2018 00:00
Kasus Pembantai Orangutan Masuk Meja Hijau
TERTUNDUK:Lima tersangka tertunduk malu saat perwakilan kejaksaan menanyakan perihal pembantaian orangutan di Teluk Pandan.(Foto Dhedy/Sangatta Post)

PROKAL.CO, SANGATTA - Masih ingat dengan kasus pembantaian orangutan dengan tembakan senapan angin di Taman Nasional Kutai (TNK) Kecamatan Teluk Pandan, Kutim beberapa bulan  lalu. Ya,  saat ini berlanjut ke babak selanjutnya. Para tersangka kini sudah masuk ke meja hijau.

Polres Kutim telah merampungkan pemberkasan tahap II, Kamis (12/4). Para tersangka, Muis (36), Nasir (54) Andi (37), dan Rustam (37), dilimpahkan  ke Kejaksaan Negeri  dan nantinya langsung diboyong ke Pengadilan Negeri (PN) Sangatta.

Diketahui sebelumnya, cucu dari tersangka Nasir, berinisial He yang merupakan siswa SMP berusia 13 tahun juga ditangkap karena melakukan penembakan bersama empat tersangka itu. Namun He hanya diberi sanksi ringan karena masih di bawah umur. Empat tersangka diserahkan bersama barang bukti lainnya terutama senapan angin dan proyektil peluru.

Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan bersama Kasat Reskrim AKP Yuliansyah menerangkan penyerahan keempat tersangka setelah dilakukan konsultasi dengan kejaksaan.

“Berkas pemeriksaannya sudah lengkap, karenanya bisa diterima untuk dilakukan penyusunan dakwaan sebelum diserahkan ke Pengadilan Negeri Sangatta,” terang Teddy.

Empat tersangka yang diserahkan Polres Kutim diterima Jaksa Andi Aulia Rahman bersama sejumlah jaksa lainnya. Selain memeriksa berkas, pihak kejaksaan juga mengecek alat bukti yang diserahkan termasuk dokumen lainnya.

Adapun lima tersangka yang ditahan Polres Kutim merupakan sekumpulan keluarga dan tetangga. Antara lain, Muis yang merupakan penembak awal karena ingin melindungi kebunnya dari orangutan, Nasir yang membantu penembakan bersama cucunya He, kemudian dibantu oleh anaknya dan menantunya, yakni Andi dan Rustam.

Kejadian pada 4 Februari itu membuat satwa yang dilindungi tersebut tewas pada 6 Februari, dengan ditemukan 130 peluru senapan angin bersarang pada sekujur tubuhnya. Kasus ini sontak bikin heboh.

Para tersangka dijerat pasal 21 ayat 2 huruf a jo pasal 40 ayat 2 UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang KSDAE Jo Pasal 55 KUHP. Yakni, setiap orang dilarang menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup. Mereka diancam hukuman penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp100 juta.

Kasatreskrim Yuliansyah menyatakan sejauh ini Polres belum menambah tersangka lain pada kasus tersebut, sebab sudah mentok. Hanya penambahan saksi, yakni istri Muis yang diketahui menyaksikan aksi penembakan secara langsung di TKP. Namun, perempuan tersebut hanya dijadikan saksi. (dy)


BACA JUGA

Minggu, 22 Juli 2018 00:20
Pileg 2019

Warga Butuh Kepedulian Bukan Pencitraan

SANGATTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai membuka lembaran baru pemilihan legislatif (pileg). Saat…

Minggu, 22 Juli 2018 00:20

Kejari Bantah Alergi dengan Media

SANGATTA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sangatta belum banyak menunjukkan pergerakan pengungkapan kasus…

Minggu, 22 Juli 2018 00:20

Bawa Senjata Api Rakitan, Oknum PNS Diciduk

SANGATTA - FW (35) warga Jalan APT Pranoto, Gang Etam, RT 35, Desa Sangatta Utara, terpaksa berurusan…

Minggu, 22 Juli 2018 00:20

11 Ribu Bibit Kakao Siap Ditanam

SANGATTA - Dukungan terhadap komoditi unggulan di sektor perkebunan terus dilakukan. Terbukti tahun…

Minggu, 22 Juli 2018 00:19

Kejari Lebih Utamakan Pencegahan

KEJARI Kutim, Mulyadi menyatakan, dalam penanganan  kasus pihaknya lebih mengutamakan pencegahan…

Jumat, 20 Juli 2018 00:09

Tak Ada Aturan Baru, Pakai Regulasi Lama

SANGATTA - Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kutim akan memberikan imbauan pada seluruh parpol,…

Kamis, 19 Juli 2018 20:29
Pemkab Kutim

30 Peserta ikuti Pelatihan Alsintan

SANGATTA - Sebanyak 30 peserta mengikuti pelatihan pengoperasian alat mesin pertanian (Alsintan). Mereka…

Kamis, 19 Juli 2018 20:28
Pemkab Kutim

MEMBANGGAKAN!!! Koperasi Kutim Raih Penghargaan Tingkat Nasional

SANGATTA – Koperasi Karya Sejahtera, Desa Miau Baru, Kecamatan Kongbeng, Kabupaten Kutai Timur…

Kamis, 19 Juli 2018 20:28
Pemkab Kutim

400 Siswa Dibekali Kuliah Kependudukan

SANGATTA - Momentum Hari Kependudukan Dunia yang jatuh pada 11 Juli  tiap tahunnya, dimanfaatkan…

Kamis, 19 Juli 2018 00:04

Pemkab Bakal Benahi Infrastruktur Perbatasan

SANGATTA - Infrastruktur di kawasan perbatasan diakui memang masih jauh dari perhatian. Khususnya perbatasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .