MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Jumat, 13 April 2018 00:15
Tragedi Teluk Balikpapan di Aksi Kamisan
SUARAKAN ASPIRASI: Aksi Kamisan di depan Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (12/4) kemarin membawa isu teror ekologi sebagai respon atas kebocoran pipa Pertamina di Balikpapan.(ASPIN / METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Aksi Kamisan Kaltim kembali digelar Kamis (12/4) kemarin di depan Kantor Gubernur Kaltim. Digelar oleh Aliansi Pemuda Kaltim, aksi kali ini mengangkat tema teror ekologi yang terjadi Teluk Balikpapan.

"Kami melihat tragedi ini merupakan akumulasi dari model-model ekonomi yang dibangun pemerintah di Kaltim. Selama ini kami selalu berdampingan sama bencana. Sebelum ini, ada tragedi 28 anak yang meninggal di lumbang tambang di Kaltim,” kata Romiansyah selaku koordinator lapangan (korlap) aksi.

Menurut dia, berdasar rencana tata ruang dan wilayah terbaru di Kaltim, hampir seluruh daratan Bumi Etam dikuasai izin-izin pertambangan. Begitu pula dengan kawasan pesisir yang ada di Kaltim. Misalnya di Teluk Balikpapan, Blok Mahakam, dan di Marang Kayu, Kutai Kartanegara (Kukar).

Dalam aksi tersebut, puluhan pemuda menuntut pemerintah transparan terkait izin perusahaan. Dalam hal ini, oknum yang tidak bertanggung jawab harus dihukum seberat-beratnya, khususnya atas jatuhnya korban jiwa.

Selain itu, kebocoran minyak yang terjadi juga turut mencemari lingkungan dan berpotensi menimbulkan penyakit. Para nelayan juga disebut terancam kehilangan mata pencahariannya.

“Lima nyawa melayang di Balikpapan. Jelas ketika ada korban nyawa, harus ada orang yang bertanggung jawab. Harus dihukum. Karena kalau tidak, maka tidak ada efek jeranya. Seperti kasus anak meninggal karena tambang,” ucapnya. Ketiadaan efek jera ini menurut Romiansyah memunculkan potensi perulangan tragedi di masa yang akan datang. (*/aj)


BACA JUGA

Kamis, 27 Desember 2018 19:19

2019, Kantong Plastik Dilarang

SAMARINDA – Upaya Pemkot Samarinda menata lingkungan dengan melarang penggunaan…

Kamis, 27 Desember 2018 19:17

Dari Anugerah Kencana Nasional untuk Wali Kota Samarinda

Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang menerima Anugerah Kencana Nasional 2018…

Minggu, 23 Desember 2018 17:27

Kontrak Penjualan LNG ke Jepang Bakal Habis, Begini Kata Gubernur...

SAMARINDA – Kontrak ekspor gas alam cair atau liquefied natural…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:44

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh

 “Kenaikan itu sudah cukup bagus. Karena di tahun-tahun sebelumnya, tingkat…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:43

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

SAMARINDA – Setiap pekerja berhak mendapat jaminan sosial. Hal ini…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:42

Gubernur dan Dubes Rusia Satu Meja

SAMARINDA - Untuk memastikan kelanjutan kerja sama proyek strategis di…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:41

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

Banyak cara dapat dilakukan untuk memperingati Hari Ibu Nasional yang…

Jumat, 21 Desember 2018 18:44

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar

SAMARINDA – Upaya antisipasi kelangkaan barang dan naiknya harga kebutuhan…

Jumat, 21 Desember 2018 18:43

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim belum berani mematok angka…

Jumat, 21 Desember 2018 18:42

2018, Asuransi Mobil Tumbuh Positif

SAMARINDA – Pertumbuhan jasa asuransi mobil di Kaltim pada 2018…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*