MANAGED BY:
KAMIS
20 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN
Sabtu, 14 April 2018 00:14
Mahasiswa Taat Syariat atau Radikal
Oleh nur’aini Mahasiswa Jurusan Tarbiya Prodi PAI. Sangatta

PROKAL.CO, Catatan

Oleh nur’aini

 Mahasiswa Jurusan Tarbiya Prodi PAI. Sangatta

Assalamu’alaikum wr wb . Saat ini isu radikalisme menyebar, ketika mendengar istilah radikal kenyataan yang mesti kita hadapi adalah istilah tersebut selalu di hubung-hubungkan dengan islam. Bahwa muslim yang mau menerapkan seluruh aturan islam yakni aturan sang pencipta sekaligus pengatur manusia maka muslim tersebut telah di cap sebagai seorang yang radikal, berbahaya, ekstrimis dan segudang istilah lainnya yang pada intinya terkesan berbahaya untuk didekati. Apalagi semenjak kasus WTC Jargon terorisme sudah disematkan kepada islam, menurut mereka radikalisme adalah embrio dari terorisme. Bahkan kini istilah-istilah tersebut sudah sangat menyebar di kalangan mahasiswa. Kampus yang nota benenya berlandaskan islam, malah justru mahasiswanya takut untuk belajar islam secara mendalam hanya karena isu-isu tidak bertanggung jawab tersebut.

Tidak sedikit mahasiswa yang kemudian di kucilkan, di hujat, bahkan di benci hanya karena sikap konsistennya mempertahankan argumentasinya dalam mengemukakan pendapat mengenai kebenaran Islam kaffah. Apalagi terkait dengan Islam Politik, semenjak kasus penistaan agama tahun lalu melalui aksi tolak pemimpin kafir (Q.S al-Maidah : 51). Istilah islam radikal semakin menghantui pemikiran setiap mahasiswa. Bahwa menurut mereka siapapun yang berbicara politik dengan konteks islam adalah radikal.

Banyak yang mengatakan bahwa radikal adalah suatu perbuatan yang kasar yang bertentangan dengan nilai dan norma sosial. Sehingga konotasinya terkesan selalu negatif. Padahal istilah radikal muncul pertama kali di Eropa pada akhir abad ke – 19. Istilah tersebut menunjukkan sikap gereja terhadap ilmu pengetahuan (sains) dan filsafat modern serta sikap konsisten mereka yang total terhadap agama kristen. Gerakan protestan dianggap awal mula kemunculan radikalisme/ fundamentalis. Mereka telah menetapkan prinsip-prinsip fundamentalisme pada konfrensi Bibel tahun 1878 di Nigeria. Saat itu terkristalisasi ide-ide pokok fundamentalisme. Ide-ide pokok ini di dasarkan pada ide-ide teologi kristen, yang bertentangan dengan kemajuan ilmu pengetahuan yang lahir dari ideologi kapitalisme yang berdasarkan akidah yang memisahkan antara agama dengan kehidupan(sekulerisme). (alwaie edisi ke-2 januari 2018)

Sudah sangat jelas perbedaannya, dari dasarnya saja mereka memisahkan agama dari kehidupan, sehingga Eropa bangkit karena meninggalkan agamanya. Sedangkan, berbeda halnya didalam Islam. Kehidupan kita sebagai manusia tidak bisa terlepas dari peran serta agama di dalamnya. Ummat muslim akan bangkit apabila mengambil agamanya (Islam) sebagai pedoman hidupnya dan sebagai landasan berpikirnya. Apa yang harus kita lakukan, pertama kita sebagai seorang mahasiswa muslim harus melek dan bangun dari tidur panjang yang melenakan, utamanya yang merupakan agent perubahan. Dalam segala aspek kehidupan kita harus sesuai dengan syariah islam dalam bidang politik, ekonomi, budaya, pendidikan, kesehatan dll, bukan hanya pada rana ibadah, perkawinan dan waris saja. Kedua memberi gambaran utuh tentang islam dan menyampaikan semua ajaran islam dari aqidah, ibadah, syariah dan sistem dalam negara. Ketiga kita harus memiliki kekuatan politik dalam negara untuk menghadapi propoganda islam, karena mereka juga memiliki kekuatan negara untuk mengkerdilkan islam. Hanya dengan syariat islam secara kaffah yang akan mengokohkan kita.

Tidak perlu takut akan hal-hal yang tidak benar. Seorang pejuang Islam akan berbeda dengan yang lainnya karena memiliki keyakinan diri dan percaya bahwa islam akan menang dan kembali bangkit. Karena merupakan janji Allah SWT dan Bisyaroh Rasulullah SAW.  Wallahu a’lam. (*)


BACA JUGA

Senin, 07 September 2015 20:31

Kanaan Bentuk Satgas P2KP

<p class="normal" style="text-align: justify;"><strong>BONTANG</strong>…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .