MANAGED BY:
JUMAT
27 APRIL
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Sabtu, 14 April 2018 23:59
WAW !!! Harga Cabai dan Ayam Melambung

Cuaca Ekstrem Dongkrak Harga di Pasar Segiri

PASOKAN TERBATAS: Suasana pintu gerbang Pasar Segiri, Samarinda. Kondisi cuaca membuat pasokan dagangan di pasar ini menjadi langka.(ASPIN/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, Akhir pekan ini, harga cabai di Kota Samarinda mengalami kenaikan. Perubahan drastis harga cabai terjadi pada cabai keriting. Pekan lalu, pedagang menjual cabai Rp 35 ribu per kilogram. Pekan ini, harganya terpantau di angka Rp 50 ribu per kilogram.

Mariam (45) pedagang cabai yang ditemui Metro Samarinda di Pasar Segiri, Sabtu (14/4) kemarin, mengungkapkan, kenaikan harga cabai terjadi karena cuaca ekstrem yang terjadi pada rentang Februari hingga April.

“Sehingga stok yang tersedia hanya sedikit. Saat musim hujan begini, kami tidak mendapatkan pasokan dari petani. Kalaupun ada, saling berebut dengan pedagang lain,” ungkap Mariam.

Kata dia, bukan hanya harga cabai yang mengalami kenaikan. Tomat juga sulit didapatkan pedagang. Sehingga harganya melonjak tajam. Musim hujan disebut jadi biang keladi langkanya tomat. “Kalau di musim hujan begini, tomat itu buahnya tidak  ada‎,” terang dia.

Kenaikan harga juga berlaku pada daging ayam. Bulan lalu, daging ayam hanya dijual Rp 35 ribu per ekor. Kemudian pekan ini harganya melonjak di angka Rp 45 ribu. Kenaikan harga ditengarai karena pasokan ayam broiler berkurang. Informasi dari pemasok, pasokan daging ayam berkurang karena musim hujan.

“Jadi di musim hujan begini, peternak tidak bisa memelihara ayam terlalu banyak,” sambung Mariam.

Sementara itu untuk beras sejauh ini masih terpantau stabil. Penjual beras di Pasar Segiri, Bismar (40) menyebut, pekan ini pasokan beras tidak mengalami peningkatan karena masih stabil. “Beras kualitas rendah dijual Rp 10 ribu per kilogram, medium Rp 11 ribu per kilogram, dan beras premium dijual Rp 13 ribu,” urai Bismar.

Berbeda dengan beras, harga telur mengalami kenaikan secara bertahap. Pekan lalu, harga telur ayam negeri dijual Rp 40 ribu tiap piring‎. Kemudian merangkak naik menyentuh level Rp 45 ribu tiap piring. Akan tetapi pasokannya tetap normal.

“Kalau musim hujan pasokan telur tidak berpengaruh. Jumlahnya tetap sama dengan hari-hari sebelumnya,” ungkap dia.

Kenaikan harga telur dan kebutuhan pokok, diakui Bismar, akan terjadi pada hari-hari besar. Pada Hari Maulid Nabi Muhammad Sabtu (14/4) kemarin saja, terjadi kenaikan pada sebagian besar kebutuhan pokok. Apalagi di sepanjang 2018 ini, di setiap bulan terdapat hari-hari besar keagamaan.

“Pasti harga beberapa bahan pokok naik. Nanti saat Ramadan akan naik lagi. Tapi saya belum bisa prediksi berapa kenaikannya. Yang pasti sesuai pengalaman, harga kebutuhan pokok itu akan naik di Ramadan,” sebutnya.

Bismar memperkirakan harga kebutuhan pokok seperti cabai, bawang, dan sayur mayur akan terus naik hingga lebaran. Lonjakan harga juga akan terjadi selama Ramadan, terlebih jika nanti terjadi cuaca ekstrem yang berkepanjangan.

“Kenaikan harga kebutuhan pokok itu bisa sampai lebaran. Kalau harga jualnya mahal, bukannya kami semakin untung, tetapi membuat kami cemas,” tutup Bismar. (*/aj/um)

NAMA BARANG                                                HARGA PEKAN LALU                       HARGA PEKAN INI

Beras Premiun                                  Rp 14 ribu/kg                                     Rp 13 ribu/kg

Beras Medium                                  Rp 12 ribu/kg                                     Rp 11 ribu/kg

Beras Biasa                                         Rp 11 ribu/kg                                     Rp 10 ribu/kg

Bawang Putih                                    Rp 25 ribu/kg                                     Rp 30 ribu/kg

Bawang Merah                                  Rp 37 ribu/kg                                     Rp 40 ribu/kg

Bawang bombai                                 Rp 18 ribu/kg                                     Rp 18 ribu/kg

Cabai Keriting                                   Rp 35 ribu/kg                                     Rp 50 ribu/kg

Kemiri                                                  Rp 35 ribu/kg                                     Rp 35 ribu/kg

Tomat                                                   Rp 10 ribu/kg                                     Rp 12 ribu/kg

Cabai mereh besar                          Rp 60 ribu/kg                                     Rp 55 ribu/kg

Cabai rawit                                         Rp 55 ribu/kg                                     Rp 40 ribu/kg

Wortel                                                  Rp 12 ribu/kg                                     Rp 15 ribu/kg

Cabai hijau                                         Rp 25 ribu/kg                                     Rp 25 ribu/kg

Kentang                                               Rp 15 ribu/kg                                     Rp 18 ribu/kg

Ayam potong                                     Rp 35 ribu/ekor                                                Rp 45 ribu/ekor

Telur                                                     Rp 40 ribu/piring                              Rp 45 ribu/piring

Bayam                                                  Rp 3 ribu/ikat                                    Rp 2.500/ikat

Buncis                                                   Rp 15 ribu/kg                                     Rp 15 ribu/kg

Mentimun                                          Rp 10 ribu/kg                                     Rp 8 ribu/kg

Kol                                                         Rp 5 ribu/kg                                       Rp 8 ribu/kg

Buncis                                                   Rp 10 ribu/kg                                     Rp 15 ribu/kg

Sumber: Pasar Segiri Samarinda

 


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 00:03

Terkait Pengawasan Kasus Kebocoran Pipa Pertamina, Mahasiswa Desak Dewan Bentuk Pansus

SAMARINDA – Puluhan massa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Samarinda melakukan demonstrasi…

Rabu, 25 April 2018 00:03

Anjal dan Pengemis Diwaspadai

SAMARINDA – Dinas Sosial (Dinsos) Kaltim berencana akan memberikan program pembinaan kepada para…

Rabu, 25 April 2018 00:03

INGAT!!! Selama Bulan Suci, THM Dilarang Beroperasi

SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mengimbau semua pelaku usaha Tempat Hiburan Malam…

Selasa, 24 April 2018 00:10

Paslon Rentan Korupsi dan Poligami

SAMARINDA -  Bukan sekadar korupsi, pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim…

Selasa, 24 April 2018 00:10

BESOK!!! Debat Perdana Pilgub Kaltim Digelar

SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim akan menyelenggarakan debat publik pasangan calon…

Selasa, 24 April 2018 00:10

Adu Argumen, Bukan Adu Sentimen

“Yang harusnya muncul di atas permukaan itu adu argumen. Bukan adu sentimen. Kalau begitu bentuk…

Selasa, 24 April 2018 00:10

ASTAGA!!! Sehari, Samarinda Dipenuhi 800 Ton Sampah

SAMARINDA - Setiap hari, Kota Samarinda memproduksi 800 ton sampah. Sampah organik dan nonorganik tersebut…

Senin, 23 April 2018 18:55

KPU Bakal Verifikasi 51 Nama Yang Berebut Kursi DPD RI

SAMARINDA – Perebutan kursi calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI perwakilan wilayah…

Senin, 23 April 2018 18:54

DOB Kaltim Tergantung Presiden, DPD Dorong Pencabutan Moratorium

SAMARINDA – Pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) di Kaltim nampaknya terhambat kebijakan moratorium…

Senin, 23 April 2018 18:53

Soal Pelayanan Publik, Samarinda Harus Jadi Contoh

SAMARINDA – Sebagai ibu kota provinsi, ternyata pelayanan publik di Samarinda belum sepenuhnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .