MANAGED BY:
SENIN
23 APRIL
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Minggu, 15 April 2018 00:00
Pelaku Cabul Layak Dihukum Mati
Rita Artaty Barito(DOK METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Maraknya pencabulan di Bumi Etam menimbulkan kegeraman masyarakat. DPRD Kaltim ikut mengomentari kejahatan serius ini. Khususnya kasus yang belakangan terjadi di Kutai Kartanegara (Kukar). Dalam hal ini, Komisi IV DPRD Kaltim meminta aparat berwajib memberikan hukuman maksimal bagi para pelaku, bahkan kalau bisa hukuman mati.

"Harusnya pelaku pencabulan dihukum mati saja, biar pelaku jera," kata anggota DPRD Kaltim, Rita Artaty Barito.

Politisi perempuan dari Partai Golkar ini menyebut, perlu ada tindakan tegas agar bisa memberikan efek jera terhadap para pelaku pencabulan. Khususnya pencabulan yang dilakukan terhadap anak di bawah umur. Rita mengaku prihatin atas tragedi yang dialami dua bocah warga Muara Kaman, Kukar.

Menurut dia, pencabulan merupakan tindakan kejahatan luar biasa yang tidak bisa ditoleransi. Dia pun geram kepada pelaku yang telah tega merusak masa depan para korban. Untuk itu, Rita mengajak para orang tua lebih waspada menjaga anak-anaknya. Apalagi, di era teknologi saat ini yang memungkinkan anak-anak mengakses berbagai konten berbau pornografi.

"Kami minta orang tua harus waspada dan lebih mengawasi anak-anaknya. Kami juga minta aparat keamanan lebih meningkatkan kinerjanya," pintanya.

Kegeraman yang sama ditunjukkan anggota Komisi IV lainnya, Siti Qomariah. Menurut politisi PAN itu, masalah ini bukan perkara pemerintah saja yang mesti bertanggung jawab. Melainkan juga seluruh elemen masyarakat. Termasuk dalam hal ini media yang mendorong pengaruh negatif sehingga pencabulan terjadi di masyarakat.

Kata Qomariah, kasus pencabulan yang terjadi di Kaltim ibarat fenomena Gunung Es. "Saya melihat kasus pencabulan di Kaltim yang terungkap ini hanya sebagian kecil saja. Masih lebih banyak lagi yang tidak diketahui dan tidak melapor ke pihak berwajib," sebutnya.

Menurut dia, keberadaan teknologi di satu sisi ikut meningkatkan potensi kejahatan seksual. Pasalnya, akses pada konten-konten berbau pornografi kini begitu mudah dilakukan. Sehingga menurutnya, pencabulan ini merupakan tanggung jawab bersama dengan keluarga sebagai benteng utamanya.

"Benteng utama adalah keluarga. Dengan menjalankan ajaran agama yang benar akan menciptakan etika dan moral. Pemerintah jangan lepas tangan, harus bisa mendorong dengan menyediakan tempat  berbagai aktivitas kegiatan yang produktif, positif," beber Qomariah yang berharap kasus ini tak berulang.

Kejahatan seksual belakang masih terus terjadi di Kaltim. Dalam sepekan terakhir, terjadi dua kasus pencabulan anak di bawah umur di Kecamatan Muara Kaman, Kukar. Para pelakunya diduga masih memiliki hubungan dekat dan kekerabatan dengan korban. (*/luk)


BACA JUGA

Minggu, 22 April 2018 00:09

Sampah Berserakan, Petugas Kelelahan

PAGELARAN seni budaya yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim di Stadion Madya Sempaja,…

Minggu, 22 April 2018 00:09

Parpol Kaltim Saling Berbalas Orasi

SAMARINDA – Sederet partai politik (parpol) peserta Pemilu 2019 mulai mencari simpati masyarakat,…

Minggu, 22 April 2018 00:09

Boleh Memilih Tanpa Rekam KTP-el

SAMARINDA – Polemik masih banyaknya pemilih potensial yang belum boleh melakukan perekaman KTP-El…

Minggu, 22 April 2018 00:09

WADUH !!! Berkas Ferdian Calon DPD Sah

SAMARINDA – Pencalonan Awang Ferdian Hidayat sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah  (DPD)…

Minggu, 22 April 2018 00:09

Konflik Hanura Jadi Anugerah

SAMARINDA – Perpecahan internal yang sempat melanda Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) tidak menghentikan…

Minggu, 22 April 2018 00:09

Cegah Perpecahan, Pemilu 2019 Butuh Politik Santun

SAMARINDA - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kaltim, Syafruddin menegaskan,…

Sabtu, 21 April 2018 00:01

Bawaslu Waspadai Pemilih di Luar DPT

BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltim menilai masih ada potensi tambahan pemilih di luar Daftar Pemilih…

Sabtu, 21 April 2018 00:01

Sah, KPU Tetapkan 2,3 Juta Pemilih Pilgub di Pilgub Kaltim 2018

SAMARINDA – Sebanyak 2,3 juta masyarakat Kaltim dipastikan bakal berpartisipasi untuk menggunakan…

Sabtu, 21 April 2018 00:01

JADI Miliki Dana Kampanye Terbanyak ANNUR Terkecil

SAMARINDA – Pasangan calon (Paslon) gubernur dan calon wakil gubernur, Syaharie Jaang dan Awang…

Sabtu, 21 April 2018 00:01

Dewan Soroti Tingginya Pengguna Narkoba di Kaltim

SAMARINDA – Berdasarkan prevalensi penggunaan narkotika, Kaltim tercatat sebagai provinsi dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .