MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Minggu, 15 April 2018 00:00
Pelaku Cabul Layak Dihukum Mati
Rita Artaty Barito(DOK METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Maraknya pencabulan di Bumi Etam menimbulkan kegeraman masyarakat. DPRD Kaltim ikut mengomentari kejahatan serius ini. Khususnya kasus yang belakangan terjadi di Kutai Kartanegara (Kukar). Dalam hal ini, Komisi IV DPRD Kaltim meminta aparat berwajib memberikan hukuman maksimal bagi para pelaku, bahkan kalau bisa hukuman mati.

"Harusnya pelaku pencabulan dihukum mati saja, biar pelaku jera," kata anggota DPRD Kaltim, Rita Artaty Barito.

Politisi perempuan dari Partai Golkar ini menyebut, perlu ada tindakan tegas agar bisa memberikan efek jera terhadap para pelaku pencabulan. Khususnya pencabulan yang dilakukan terhadap anak di bawah umur. Rita mengaku prihatin atas tragedi yang dialami dua bocah warga Muara Kaman, Kukar.

Menurut dia, pencabulan merupakan tindakan kejahatan luar biasa yang tidak bisa ditoleransi. Dia pun geram kepada pelaku yang telah tega merusak masa depan para korban. Untuk itu, Rita mengajak para orang tua lebih waspada menjaga anak-anaknya. Apalagi, di era teknologi saat ini yang memungkinkan anak-anak mengakses berbagai konten berbau pornografi.

"Kami minta orang tua harus waspada dan lebih mengawasi anak-anaknya. Kami juga minta aparat keamanan lebih meningkatkan kinerjanya," pintanya.

Kegeraman yang sama ditunjukkan anggota Komisi IV lainnya, Siti Qomariah. Menurut politisi PAN itu, masalah ini bukan perkara pemerintah saja yang mesti bertanggung jawab. Melainkan juga seluruh elemen masyarakat. Termasuk dalam hal ini media yang mendorong pengaruh negatif sehingga pencabulan terjadi di masyarakat.

Kata Qomariah, kasus pencabulan yang terjadi di Kaltim ibarat fenomena Gunung Es. "Saya melihat kasus pencabulan di Kaltim yang terungkap ini hanya sebagian kecil saja. Masih lebih banyak lagi yang tidak diketahui dan tidak melapor ke pihak berwajib," sebutnya.

Menurut dia, keberadaan teknologi di satu sisi ikut meningkatkan potensi kejahatan seksual. Pasalnya, akses pada konten-konten berbau pornografi kini begitu mudah dilakukan. Sehingga menurutnya, pencabulan ini merupakan tanggung jawab bersama dengan keluarga sebagai benteng utamanya.

"Benteng utama adalah keluarga. Dengan menjalankan ajaran agama yang benar akan menciptakan etika dan moral. Pemerintah jangan lepas tangan, harus bisa mendorong dengan menyediakan tempat  berbagai aktivitas kegiatan yang produktif, positif," beber Qomariah yang berharap kasus ini tak berulang.

Kejahatan seksual belakang masih terus terjadi di Kaltim. Dalam sepekan terakhir, terjadi dua kasus pencabulan anak di bawah umur di Kecamatan Muara Kaman, Kukar. Para pelakunya diduga masih memiliki hubungan dekat dan kekerabatan dengan korban. (*/luk)


BACA JUGA

Minggu, 21 Oktober 2018 00:19

Gaji Buruh Dianggap Belum Layak

SAMARINDA – Pemerintah pusat menetapkan peningkatan upah minimal provinsi (UMP) sebesar 8,03 persen…

Minggu, 21 Oktober 2018 00:19

Terbukti Bebani Anggaran Daerah, Pemprov Diminta Tak Lagi Gunakan APBD untuk MYC

SAMARINDA - Proyek prestisius multiyears contract (MYC) atau proyek tahun jamak yang diinisiasi Pemerintah…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:06

WADUH..!! Stok Sembako Mulai Tak Stabil

SAMARINDA – Harga beberapa kebutuhan pokok di Pasar Segiri mulai tak stabil. Kendati demikian,…

Jumat, 19 Oktober 2018 19:03

Dana Pendidikan Sulit Dipenuhi

SAMARINDA – DPRD dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim mengaku kesulitan memenuhi anggaran…

Jumat, 19 Oktober 2018 00:13
Polemik Masjid Lapangan Kinibalu

Izin Masjid di Kinibalu, Warga Tuding Ada Rekayasa

SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan tidak akan mengajukan banding terkait…

Jumat, 19 Oktober 2018 00:12

MIRIS..!! Ribuan Anak Putus Sekolah di Lima Daerah

SAMARINDA – Sebagai daerah yang kaya akan sumber daya alam (SDA) nyatanya tak lantas membuat Kaltim…

Jumat, 19 Oktober 2018 00:12

Gemar Berbagi Motivasi, Ingatkan Pentingnya Perencanaan Hidup

Selain dikenal sosok yang rendah hati, Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Hadi Mulyadi juga karib dengan…

Kamis, 18 Oktober 2018 00:14
Polemik Kinibalu

Pengadilan Kabulkan Permohonan DPUPR

  SAMARINDA – Sengketa pembangunan masjid di lapangan Kinibalu akhirnya menemui titik terang.…

Kamis, 18 Oktober 2018 00:13

Raperda RZWP3K Lindungi Nelayan!

SAMARINDA – Kritikan Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) dan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kaltim…

Kamis, 18 Oktober 2018 00:13

Masuk Musim Pancaroba, Mulai Waspada Wabah DBD!

SAMARINDA – Warga Kota Tepian patutnya mulai mewaspadai penyebaran penyakit demam berdarah dengue…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .