MANAGED BY:
RABU
20 JUNI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Minggu, 15 April 2018 00:00
Pelaku Cabul Layak Dihukum Mati
Rita Artaty Barito(DOK METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Maraknya pencabulan di Bumi Etam menimbulkan kegeraman masyarakat. DPRD Kaltim ikut mengomentari kejahatan serius ini. Khususnya kasus yang belakangan terjadi di Kutai Kartanegara (Kukar). Dalam hal ini, Komisi IV DPRD Kaltim meminta aparat berwajib memberikan hukuman maksimal bagi para pelaku, bahkan kalau bisa hukuman mati.

"Harusnya pelaku pencabulan dihukum mati saja, biar pelaku jera," kata anggota DPRD Kaltim, Rita Artaty Barito.

Politisi perempuan dari Partai Golkar ini menyebut, perlu ada tindakan tegas agar bisa memberikan efek jera terhadap para pelaku pencabulan. Khususnya pencabulan yang dilakukan terhadap anak di bawah umur. Rita mengaku prihatin atas tragedi yang dialami dua bocah warga Muara Kaman, Kukar.

Menurut dia, pencabulan merupakan tindakan kejahatan luar biasa yang tidak bisa ditoleransi. Dia pun geram kepada pelaku yang telah tega merusak masa depan para korban. Untuk itu, Rita mengajak para orang tua lebih waspada menjaga anak-anaknya. Apalagi, di era teknologi saat ini yang memungkinkan anak-anak mengakses berbagai konten berbau pornografi.

"Kami minta orang tua harus waspada dan lebih mengawasi anak-anaknya. Kami juga minta aparat keamanan lebih meningkatkan kinerjanya," pintanya.

Kegeraman yang sama ditunjukkan anggota Komisi IV lainnya, Siti Qomariah. Menurut politisi PAN itu, masalah ini bukan perkara pemerintah saja yang mesti bertanggung jawab. Melainkan juga seluruh elemen masyarakat. Termasuk dalam hal ini media yang mendorong pengaruh negatif sehingga pencabulan terjadi di masyarakat.

Kata Qomariah, kasus pencabulan yang terjadi di Kaltim ibarat fenomena Gunung Es. "Saya melihat kasus pencabulan di Kaltim yang terungkap ini hanya sebagian kecil saja. Masih lebih banyak lagi yang tidak diketahui dan tidak melapor ke pihak berwajib," sebutnya.

Menurut dia, keberadaan teknologi di satu sisi ikut meningkatkan potensi kejahatan seksual. Pasalnya, akses pada konten-konten berbau pornografi kini begitu mudah dilakukan. Sehingga menurutnya, pencabulan ini merupakan tanggung jawab bersama dengan keluarga sebagai benteng utamanya.

"Benteng utama adalah keluarga. Dengan menjalankan ajaran agama yang benar akan menciptakan etika dan moral. Pemerintah jangan lepas tangan, harus bisa mendorong dengan menyediakan tempat  berbagai aktivitas kegiatan yang produktif, positif," beber Qomariah yang berharap kasus ini tak berulang.

Kejahatan seksual belakang masih terus terjadi di Kaltim. Dalam sepekan terakhir, terjadi dua kasus pencabulan anak di bawah umur di Kecamatan Muara Kaman, Kukar. Para pelakunya diduga masih memiliki hubungan dekat dan kekerabatan dengan korban. (*/luk)


BACA JUGA

Selasa, 19 Juni 2018 00:08

E-KTP Ditarget Rampung Sebelum Pilpres

SAMARINDA – Banyak warga Kota Tepian yang mengeluhkan lamanya pembuatan KTP elektronik (KTP-el).…

Selasa, 19 Juni 2018 00:08
Pilgub Kaltim 2018

Debat Publik Paslon Terakhir Berdurasi 120 Menit

SAMARINDA – Durasi waktu debat publik pamungkas Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim yang…

Selasa, 19 Juni 2018 00:08

GAM Nyatakan Lawan Radikalisme

SAMARINDA – Puluhan pemuda yang tergabung dalam Gerakan Aktivis Muda (GAM) Kaltim menyatakan menolak…

Selasa, 19 Juni 2018 00:08

Semarak Piala Dunia di Aston Samarinda Hotel & Convention Center

Gelaran Piala Dunia 2018 telah dimulai Kamis (14/6) lalu. Turnamen sepak bola terakbar itu akan berjalan…

Senin, 18 Juni 2018 17:38
ARUS MUDIK

Ribuan Armada Diterjunkan Layani Pemudik

SAMARINDA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim meyakinkan jika proses arus mudik dan arus balik…

Senin, 18 Juni 2018 17:37

CSR Bakal Dipungut Zakat

SAMARINDA – Keinginan Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak menarik pungutan 2,5 persen dana corporate…

Senin, 18 Juni 2018 17:37

Guru Honorer Minta Keadilan Gubernur

SAMARINDA – Forum Tenaga Honorer (FTH) Kaltim menyarankan Gubernur Kaltim membuat peraturan untuk…

Senin, 18 Juni 2018 17:36

Masyarakat Belum Melek Anggaran

SAMARINDA – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian menganggap saat ini masih sedikit…

Minggu, 17 Juni 2018 00:39
Pilgub Kaltim 2018

Waspadai Golput di Pilgub Kaltim

SAMARINDA – Partisipasi pemilih pada penyelenggaraan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 benar-benar…

Minggu, 17 Juni 2018 00:36

Bangun Ragam Infrastruktur dalam Tempo 70 Hari

Operasi Teritorial TNI TA 2018 yang dilaksanakan di Desa Sekaduyantaka Kecamatan Sei Manggaris, Nunukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .