MANAGED BY:
RABU
22 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Minggu, 15 April 2018 00:00
Pelaku Cabul Layak Dihukum Mati
Rita Artaty Barito(DOK METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Maraknya pencabulan di Bumi Etam menimbulkan kegeraman masyarakat. DPRD Kaltim ikut mengomentari kejahatan serius ini. Khususnya kasus yang belakangan terjadi di Kutai Kartanegara (Kukar). Dalam hal ini, Komisi IV DPRD Kaltim meminta aparat berwajib memberikan hukuman maksimal bagi para pelaku, bahkan kalau bisa hukuman mati.

"Harusnya pelaku pencabulan dihukum mati saja, biar pelaku jera," kata anggota DPRD Kaltim, Rita Artaty Barito.

Politisi perempuan dari Partai Golkar ini menyebut, perlu ada tindakan tegas agar bisa memberikan efek jera terhadap para pelaku pencabulan. Khususnya pencabulan yang dilakukan terhadap anak di bawah umur. Rita mengaku prihatin atas tragedi yang dialami dua bocah warga Muara Kaman, Kukar.

Menurut dia, pencabulan merupakan tindakan kejahatan luar biasa yang tidak bisa ditoleransi. Dia pun geram kepada pelaku yang telah tega merusak masa depan para korban. Untuk itu, Rita mengajak para orang tua lebih waspada menjaga anak-anaknya. Apalagi, di era teknologi saat ini yang memungkinkan anak-anak mengakses berbagai konten berbau pornografi.

"Kami minta orang tua harus waspada dan lebih mengawasi anak-anaknya. Kami juga minta aparat keamanan lebih meningkatkan kinerjanya," pintanya.

Kegeraman yang sama ditunjukkan anggota Komisi IV lainnya, Siti Qomariah. Menurut politisi PAN itu, masalah ini bukan perkara pemerintah saja yang mesti bertanggung jawab. Melainkan juga seluruh elemen masyarakat. Termasuk dalam hal ini media yang mendorong pengaruh negatif sehingga pencabulan terjadi di masyarakat.

Kata Qomariah, kasus pencabulan yang terjadi di Kaltim ibarat fenomena Gunung Es. "Saya melihat kasus pencabulan di Kaltim yang terungkap ini hanya sebagian kecil saja. Masih lebih banyak lagi yang tidak diketahui dan tidak melapor ke pihak berwajib," sebutnya.

Menurut dia, keberadaan teknologi di satu sisi ikut meningkatkan potensi kejahatan seksual. Pasalnya, akses pada konten-konten berbau pornografi kini begitu mudah dilakukan. Sehingga menurutnya, pencabulan ini merupakan tanggung jawab bersama dengan keluarga sebagai benteng utamanya.

"Benteng utama adalah keluarga. Dengan menjalankan ajaran agama yang benar akan menciptakan etika dan moral. Pemerintah jangan lepas tangan, harus bisa mendorong dengan menyediakan tempat  berbagai aktivitas kegiatan yang produktif, positif," beber Qomariah yang berharap kasus ini tak berulang.

Kejahatan seksual belakang masih terus terjadi di Kaltim. Dalam sepekan terakhir, terjadi dua kasus pencabulan anak di bawah umur di Kecamatan Muara Kaman, Kukar. Para pelakunya diduga masih memiliki hubungan dekat dan kekerabatan dengan korban. (*/luk)


BACA JUGA

Selasa, 21 Agustus 2018 01:04

Rangkul Suara Generasi Milineal, Ini Politisi Muda Ditawarkan Demokrat

SAMARINDA – Partisipasi kaum muda dalam mendorong perubahan menjadi salah satu fokus Partai Demokrat…

Selasa, 21 Agustus 2018 00:28

Kampus Dituntut Tingkatkan Kuliah Praktik

MEREBAKNYA pengangguran dari lulusan perguruan tinggi semata-mata tidak dapat sepenuhnya disebabkan…

Selasa, 21 Agustus 2018 00:28

Pengangguran Intelektual Makin Bertambah

SAMARINDA – Lulusan perguruan tinggi, akademi, institut, dan universitas di Kaltim belum sepenuhnya…

Selasa, 21 Agustus 2018 00:26

Jaang Diminta Kongko-Kongko dengan Partai Pengusung

“Jadi suka atau tidak suka, wawali itu harus dipilih. Tidak boleh selera pribadi terlalu mendominasi…

Selasa, 21 Agustus 2018 00:25

Keretakan Flyover, Ini Aksi yang Akan Dilakukan DPUPR

SAMARINDA – Keretakan yang terjadi di dinding jembatan layang atau flyover Air Hitam Samarinda…

Selasa, 21 Agustus 2018 00:25

BERAPA KALI JANJI SUDAH INI...??? RPU di Bantaran SKM Bakal Ditertibkan

SAMARINDA – Menyikapi keberadaan rumah potong unggas (RPU) di bantaran Sungai Karang Mumus (SKM),…

Selasa, 21 Agustus 2018 00:24

PDAM Diminta Penuhi Kebutuhan Air Warga

SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang, Senin (20/8) kemarin secara resmi telah melantik…

Senin, 20 Agustus 2018 20:00

KHAWATIR APA SIH PAK..??? Awang Faroek Soroti Tim RPJMD Isran

SAMARINDA – Pembentukan Tim 12 untuk menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)…

Senin, 20 Agustus 2018 19:56

Pelayanan KTP-el Mandek Lagi?

SAMARINDA – Warga Samarinda yang ingin memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) dalam…

Senin, 20 Agustus 2018 19:55
Pileg 2019

Penelusuran Data Bacaleg Disebut Belum Maksimal

SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim telah mengumumkan daftar calon sementara (DCT)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .