MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Minggu, 15 April 2018 00:00
Andi Harun Tunggu Keputusan Golkar

Tak Mau Jabatan DPRD dan Ketua Partai Dikaitkan

Andi Harun(DOK/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Anggota DPRD Kaltim, Andi Harun meminta posisinya di Karang Paci, sebutan DPRD Kaltim, tidak dikaitkan dengan jabatan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kaltim yang baru dia emban. Menurut dia, dua jabatan tersebut tidak memiliki hubungan.

“Dan tidak perlu dihubung-hubungkan antara saya sebagai Ketua Gerindra dan saya sebagai anggota DPRD. Itu dua dimensi hukum yang berbeda,” kata pria yang masih tercatat sebagai anggota Fraksi Partai Golkar ini.

Dari segi hukum, Andi Harus menjelaskan, jabatannya di Partai Gerindra dan DPRD berbeda. Sehingga apabila ada yang berupaya melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) atas Andi dari jabatannya sebagai anggota DPRD Kaltim segera setelah dirinya hengkang dari partai berlambang beringin itu, hal tersebut dianggapnya tidak tepat.

Sehingga, ketika ada yang menghubungkan jabatannya sebagai Ketua DPD Gerindra dan keanggotaan di DPRD, hal tersebut memiliki risiko hukum. “Apalagi membuat pernyataan yang salah dari perspektif hukum. Karena semua ucapan memiliki risiko hukum,” sebut Andi Harun.

Menanggapi keinginan Partai Golkar mengambil kebijakan PAW terhadap dirinya, Andi Harun menyerahkan sepenuhnya pada kebijakan partai. Kata dia, kebijakan tersebut urusan internal partai besutan Airlangga Hartarto.

“Sepenuhnya itu urusan mereka. Itu urusan internal Golkar. Saya tidak mau berkomentar. Dan saya tidak memiliki kepentingan untuk mengomentari pernyataan itu,” tegasnya.

Meski begitu, pria kelahiran Kabupaten Bone itu membenarkan pengangkatan dirinya sebagai Ketua DPD Gerindra Kaltim. “Benar saya Ketua DPD Gerindra Kaltim dan saya akan melakukan upaya pemenangan dan konsolidasi. Hal-hal lain menyangkut posisi saya di manapun itu tidak relevan,” terang dia.

Maka dari itu, Andi Harun menegaskan bila segala permasalahan dirinya dan Partai Golkar telah selesai. Bila ada yang mengubungkan konflik dan kepindahannya, itu murni karena tidak mengerti hukum dalam partai politik.

“Persoalannya sudah selesai dan hanya pihak-pihak yang tidak mengerti terhadap dimensi hukum partai politik yang kontra terhadap itu. Karena itu sudah klir, tidak ada yang perlu diperdebatkan lagi,” sambung Andi Harun.

Lalu apa alasan Andi hengkang dari Partai Golkar? Suami dari Rinda Wahyuni itu menyebut, langkah tersebut adalah keputusan politik dirinya menjelang pemilu. Kini sebagai Ketua Gerindra Kaltim, dia punya target memenangkan partai berlambang kepala garuda itu dalam Pemilu 2019.

Sebagai langkah awal, setelah Surat Keputusan (SK) pengangkatan dirinya sebagai Ketua DPD Gerindra Kaltim terbit, Andi Harun akan mulai melakukan penyusunan pengurus. Diperkirakan penyusunan itu akan rampung di pekan ini. Setelahnya, dia akan mengambil langkah-langkah strategis di internal partai besutan Prabowo Subianto itu.

“Penyusunan pengurus sementara digodok oleh DPP (Dewan Pimpinan Pusat, Red.). Insyaallah minggu ini selesai. Setelah selesai penyusunan pengurus, saya akan pulang,” ungkap Andi yang mengaku sedang berada di Jakarta.

Setelah penyusunan kepengurusan ini selesai, dia baru akan melakukan konsolidasi struktural dengan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra di 10 kabupaten/kota di Kaltim. Lulusan Fakultas Teknik Universitas Veteran Republik Indonesia (UVRI) Makassar itu menyebut, konsolidasi akan dilakukan pekan depan.

“Termasuk revitalisasi agenda Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018, persiapan pemilu legislatif, dan Pemilihan Presiden 2019. Ini ketiga agenda terdekat yang akan menjadi prioritas saya selaku ketua dalam 100 kerja ke depan,” tutupnya. (*/um)


BACA JUGA

Rabu, 26 September 2018 01:47

Kejar Kursi Wawali Samarinda, Saefuddin Zuhri Pepet PKS dan Demokrat

  SAMARINDA – Perdebatan antara Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Demokrat, dan Partai…

Rabu, 26 September 2018 01:45

Kegiatan Belajar SMAN 16 Terlantar, Disdikbud Dituding Tak Tegas

SAMARINDA – Penggabungan sementara SDN 006 dan SDN 007 Samarinda masih menyisakan masalah. Keputusan…

Rabu, 26 September 2018 01:44

Ini Alasan Mahasiswa Tolak Kerja Sama dengan TG

SAMARINDA – Kerja sama yang ditandai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan…

Rabu, 26 September 2018 01:39

Jatam Diminta Bersurat

SAMARINDA – Desakan Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim terhadap pemerintah provinsi (pemprov)…

Rabu, 26 September 2018 01:31

WADUH!!! Marak Kendaraan Tambang Ilegal Gunakan Jalan Umum

SAMARINDA – Beberapa hari terakhir, kembali marak aktivitas pengangkutan batu bara menggunakan…

Rabu, 26 September 2018 01:30

Ini Alasan Petani Ramai-Ramai Jual Sawah ke Perusahaan

SAMARINDA – Mengikisnya lahan pertanian hingga tersisa satu persen dari luas wilayah Kaltim menjadi…

Rabu, 26 September 2018 01:29

Merasa Tak Dilibatkan di Popprov Kaltim, Guru Olahraga Pertanyakan Sikap Pemerintah

SAMARINDA – Cerminan wajah kesejahteraan guru di Kota Samarinda disebut-sebut masih jauh dari…

Selasa, 25 September 2018 00:17

Bansos “Hanya” Rp 22,45 Miliar

SAMARINDA – Tarik ulur sisi belanja hibah bantuan sosial (bansos) di Anggaran Pendapatan dan Belanja…

Selasa, 25 September 2018 00:15

Jatam Minta Pemprov Segera Cabut IUP PT KW

SAMARINDA – Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim…

Selasa, 25 September 2018 00:14

Terkait Pencemaran Sungai Santan, Pemerintah Dinilai Tak Serius

SAMARINDA – Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Baharuddin Demmu, pada Jumat (21/9) lalu, di sidang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .