MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Minggu, 15 April 2018 00:00
Tagihan Air Melonjak, Pelanggan Kaget

Imbas Dua Bulan PDAM Tak Turun Lapangan

Ilustrasi (net)

PROKAL.CO,  

SAMARINDA – Sejumlah warga di Kelurahan Tani Aman, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda mengaku kesal dengan besaran tagihan bulanan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tepian. Apalagi kenaikan tagihan yang terjadi terbilang drastis.

Salah seorang warga berinisial HM (40) mengaku pada bulan Februari lalu hanya membayar Rp 130 ribu. Kemudian Maret lalu tagihan air meningkat tajam di angka Rp 800 ribu.

“Saya tidak tahu apa permasalahannya. Padahal selama Maret tidak ada satupun pipa yang bocor. Pemakaian juga stabil,” kata HM ketika ditemui Metro Samarinda belum lama ini.

Tak terima dengan tagihan yang terlampau tinggi tersebut, HM mendatangi kantor PDAM Tirta Kencana di Jalan Sultan Hasanuddin, Samarinda Seberang. Tetapi dia tidak mendapatkan penjelasan detail di balik sebab kenaikan tarif air.

“Mereka menyuruh saya bayar sesuai slip pembayaran. Karena tidak mau berdebat, ya terpaksa saja saya bayar. Namanya kami orang tidak berpendidikan ini, terima saja apa yang diminta. Kalau bisa pengin protes,” ucapnya.

Kenaikan tagihan tak wajar ini juga dialami warga lainnya, NA (35). Saat ditemui Metro Samarinda, NA memperlihatkan slip pembayaran bulan Maret senilai Rp 1.541.481. Perempuan yang berprofesi sebagai pedagang kaki lima itu menyebut, air di tempatnya hanya dipakai dua rumah.

“Sudah saya cek itu. Tidak ada yang bocor. Bulan Februari saya hanya bayar Rp 105 ribu. Kenapa bisa bulan ini naik segitu. Ini aneh. Saya tidak terima,” tegasnya.

Tak terima dengan pembayaran di luar jangkauannya, NA mendatangi kantor pos yang biasanya dijadikan loket pembayaran air di Loa Janan Ilir. Di kantor pos, NA diminta menunda pembayaran sampai Ahad (15/4) hari ini.

“Di Loa Janan ini kalau mau bayar air itu di kantor pos. Saya protes di sana, karena saya pikir salah catat. Ternyata benar disuruh bayar segitu,” ungkapnya.

Mendapati kenaikan tagihan tak wajar, Metro Samarinda lantas mendatangi kantor PDAM di Samarinda Seberang. Setelah dilakukan pengecekan, diketahui penyebab melonjaknya tagihan yang mesti dibayar pelanggan tersebut. Perubahan biaya pembayaran tersebut karena petugas PDAM yang biasanya mengecek meteran di lokasi tidak bertugas selama dua bulan.

“Petugas kami mengecek pemakaian bulan Desember. Sedangkan bulan Januari dan Februari, petugas tidak mengecek di lokasi. Petugas baru mengecek pada Maret,” terang layanan pelanggan PDAM yang enggan dikorankan namanya.

Dia mengungkap, pada Desember 2017, pemakaian air NA mencapai 75 meter kubik dengan biaya sebesar Rp 479 ribu. Kemudian di Januari 2018 air yang dipakai sebanyak 44 meter kubik, biayanya Rp 237 ribu. Sedangkan di Februari menurun di angka 25 meter kubik, dengan biaya pembayaran Rp 103 ribu.

“(Tagihan) Maret itu naik drastis karena terjadi akumulasi pemakaian di Januari dan Februari. Dua bulan tersebut ada sisa pemakaian yang belum dihitung. Jadi dihitung semua di bulan Maret,” sebutnya.

Karena terdapat akumulasi pemakaian dari sisa dua bulan sebelumnya, jumlah air yang dipakai mencapai 212 kubik. Berbeda dengan yang tertera di slip pembayaran yang mencapai Rp 1.541.482, petugas hanya menyuruh NA membayar air bulan Maret sebesar Rp 1.539.000. Selisihnya sebanyak Rp 2 ribu, dalam artian lebih besar dari biaya yang tertera di slip pembayaran.

Petugas memberikan pilihan, dibayar penuh atau pada Maret dikurangi pemakaian di angka 100 meter kubik. “Pelanggan tersebut harus membayar Rp 672 ribu. Pemakaian pada Maret dimasukan menjadi 100 meter kubik. Di bulan April, juga tercatat memakai 100 meter kubik. Pembayaran baru normal di bulan Mei, sesuai jumlah pemakaian,” jelas dia. (*/um)


BACA JUGA

Selasa, 25 September 2018 00:17

Bansos “Hanya” Rp 22,45 Miliar

SAMARINDA – Tarik ulur sisi belanja hibah bantuan sosial (bansos) di Anggaran Pendapatan dan Belanja…

Selasa, 25 September 2018 00:15

Jatam Minta Pemprov Segera Cabut IUP PT KW

SAMARINDA – Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim…

Selasa, 25 September 2018 00:14

Terkait Pencemaran Sungai Santan, Pemerintah Dinilai Tak Serius

SAMARINDA – Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Baharuddin Demmu, pada Jumat (21/9) lalu, di sidang…

Selasa, 25 September 2018 00:13

Kaltim Krisis Lahan Pertanian

SAMARINDA – Alih fungsi lahan pertanian ke perkebunan dan pertambangan di Kaltim sudah menjadi…

Selasa, 25 September 2018 00:13

Gara-Gara Masalah Ini Saja, Wakil Rakyat Saling Lempar Ancaman

SAMARINDA – Penggabungan sementara SDN 006 dan 007 Samarinda dan penempatan SMAN 17 di gedung…

Selasa, 25 September 2018 00:12

Kursi Wawali Belum Bertuan

  SAMARINDA – Tarik ulur mengenai pengisian kursi wakil wali kota (Wawali) Samarinda tak…

Selasa, 25 September 2018 00:11
Pemilu 2019

Setelah Ditetapkan Masuk DCT Pileg 2019, Alphad dkk Didesak Mundur

  SAMARINDA – Ketua DPRD Kota Samarinda Alphad Syarif dan beberapa anggota dewan lainnya…

Selasa, 25 September 2018 00:10
Info CPNS

SIAPKAN BERKASMU!!! Besok, Pembukaan CPNS Dimulai

SAMARINDA – Seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot)…

Senin, 24 September 2018 18:33
Pemilu 2019

Kepala Daerah Jadi Timses Capres, Tjahjo: Itu Pilihan Politik

  SAMARINDA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menilai keterlibatan kepala daerah sebagai…

Senin, 24 September 2018 18:32

Herwan Terancam “Non-Job”

SAMARINDA – Sejak awal Januari 2018, riak-riak perebutan kekuasaan di internal Dewan Pimpinan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .