MANAGED BY:
KAMIS
16 AGUSTUS
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Minggu, 15 April 2018 00:00
Makanan di Hutan Menipis, Kera Serang Pemukiman
MERESAHKAN: Kera-kera liar dijebak warga BSD, Rabu (12/4) lalu. Hewan primata ini langsung diamankan Disdamkartan.(Ist)

PROKAL.CO, Munculnya gerombolan kera liar di kawasan Perumahan Bukit Sekatup Damai (BSD) Kelurahan Gunung Elai diduga kuat akibat ketersediaan makanan yang makin menipis di habitat aslinya. Hal ini disampaikan Humas Balai Taman Nasional Kutai (TNK) Lita Kabangnga.

Dikatakan Lita, hutan-hutan saat ini telah banyak dirusak oleh manusia. Sehingga hal ini menjadi penyebab hewan-hewan liar tersebut berpindah tempat dalam mencari sumber makan. Alhasil, permukiman warga yang menjadi pilihan hewan-hewan tersebut, termasuk segerombolan monyet yang ada di perumahan BSD. Selain faktor makanan, faktor minimnya tempat berlindung pun juga menjadi penyebab kera liar tersebut “hijrah” ke tempat lain.

“Ibarat manusia, hewan liar juga harus terpenuhi sandang, pangan, dan papannya. Apabila tempat mereka dirusak akibat banyaknya pembangunan di tempat yang tidak semestinya, wajar jika mereka muncul ke tengah permukiman warga. Karena sebenarnya manusia lah yang memasuki rumah mereka,” ujarnya saat dikonfirmasi Bontang Post, Sabtu (14/4) kemarin.

Ditambahkan Kepala Balai Taman Nasional Kutai (TNK), Nur Patria, kemunculan kera liar di permukiman warga BSD akhir-akhir ini dikategorikan dalam perilaku satwa. Kata dia, banyak faktor yang menyebabkan satwa-satwa tersebut sering membuat panik warga.

Nur Patria menyebut, ada tiga faktor yang mempengaruhi perilaku kera liar tersebut sehingga harus menampakkan dirinya ke hadapan warga. Di antaranya ketersediaan pakan yang tidak mencukupi, tempat berlindung yang sudah tidak aman, serta ketersediaan air yang sudah tidak ada.

“Namun di Bontang, untuk ketersediaan air masih belum menjadi faktor pemicu,“ ujarnya belum lama ini.

Adapun faktor lainnya yang juga menjadi penyebab munculnya satwa ke tengah-tengah warga, karena dikejar oleh musuh atau predator, bahkan kalah bertanding dari satwa sejenisnya. Faktor lainnya yang tak kalah penting kata dia, yakni maraknya pembangunan di mana-mana, sehingga yang seharusnya tempat awalnya bisa menjadi tempat tinggal dan tempat berlindung satwa, kini beralih fungsi menjadi permukiman. Nur Patria menyebut, kondisi ini tentu menjadi wajar jika memicu munculnya satwa-satwa tersebut muncul ke tengah-tengah masyarakat.

“Pada dasarnya, bila satwa tersebut tidak diganggu, mereka juga tidak akan menyerang manusia,”  jelasnya.

Kendati begitu, jika masyarakat sampai menemukan kejadian seperti ini, maka dirinya menyarankan untuk tidak bersikap langsung menyakiti apalagi sampai membunuhnya, melainkan melaporkan kejadian ini kepada instansi pemerintah yang berwenang. Nantinya petugas akan melakukan penanganan evakuasi dengan cara yang arif dan bijak. “Sehingga tidak sampai melukai satwa tersebut dan akan dikembalikan ke habitat awalnya sesuai dengan jenis hewannya,” pungkasnya. (bbg)


BACA JUGA

Rabu, 15 Agustus 2018 21:01

Maksimalkan Pemantauan Arus Lalu Lintas

BONTANG – Adanya Closed Circuit Television (CCTV) yang telah terpasang di beberapa titik di wilayah…

Rabu, 15 Agustus 2018 20:59

Laga Diwarnai Drama Kartu Kuning

BONTANG – Drama kartu kuning mewarnai pertandingan antara Penajam Utama FC melawan PS PU Bontang,…

Rabu, 15 Agustus 2018 20:57

Waspada DBD, Jangan Tunggu Korban

BONTANG – Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi ancaman serius warga Bontang. Apalagi pada…

Rabu, 15 Agustus 2018 20:54

Neni: Ayo Ikut Sukseskan Asian Games!

BONTANG – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengimbau masyarakat Bontang untuk turut menyukseskan…

Rabu, 15 Agustus 2018 20:52

Sertijab Ketua BNK ke Kepala BNNK Bontang

BONTANG- Setelah menjabat selama 2 Tahun sebagai Kepala Badan Narkotika Kota (BNK) Bontang, Basri Rase…

Rabu, 15 Agustus 2018 20:51

Dewan Minta OPD Gotong Royong

BONTANG – Komisi III DPRD menggelar agenda kunjungan lapangan ke lokasi eks kebakaran Prakla,…

Rabu, 15 Agustus 2018 20:45

“Wujudkan Bontang Kota Layak Huni”

BONTANG – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengikuti aksi penanaman seribu pohon yang digelar…

Rabu, 15 Agustus 2018 20:03

Ketiga Panwaslu Bontang Terpilih Kembali

BONTANG – Ketiga komisioner Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Bontang terpilih kembali…

Rabu, 15 Agustus 2018 19:58

Bontang Permai Bersolek

BONTANG – Demi meramaikan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Republik Indonesia (RI) pada 17 Agustus…

Rabu, 15 Agustus 2018 19:43

Maksimalkan Pemantauan Arus Lalu Lintas

BONTANG – Adanya Closed Circuit Television (CCTV) yang telah terpasang di beberapa titik di wilayah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .