MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Selasa, 17 April 2018 00:09
Maskapai Tak Berikan Dispensasi

Sempat Rusak, Pesawat Perintis Terbang Lagi

Teguh/Sekretaris Dushub(Foto Dhedy/Sangatta Post)

PROKAL.CO, SANGATTA - Pesawat Perintis Karavian yang melayani rute Sangatta-Balikpapan kembali terbang sejak Selasa (16/4) kemarin.  Pesawat yang sempat rusak dua pekan tersebut sudah beroperasi.

Sayangya Kutim tak mendapatkan kompensasi penambahan jadwal terbang. Padahal sebelumnya Bupati Kutim Ismunandar berharap agar pihak maskapai memberikan kompensasi untuk mengganti penerbangan yang hilang selama pesawat rusak.

Dikatakan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub)  Kutim,  Ikhsanuddin Syerpi didampingi Sekretaris Dishub Teguh BS,  pesawat subsidi tersebut sudah berjalan normal seperti biasa. 

"Alhamdulillah pesawat kita mulai hari ini (kemarin) sudah terbang.  Pagi ini mengudara setelah sempat berhenti dua minggu," ujar Teguh saat menyampaikan informasi tersebut dalam Coffe Morning Pemkab Kutim di Ruang Meranti, kemarin.  

Dirinya memastikan,  pesawat yang dapat menampung 10 orang tersebut tak lagi mengalami masalah seperti sebelumnya.  Semua sudah sesuai dengan yang diharapkan.

"Jadwal tidak berubah.  Tidak ada juga kompensasi.  Jadi tidak ada masalah sudah.  Doakan saja berjalan lancar.  Sehingga masyarakat dapat menikmati pesawat ini," katanya. 

Adapun jadwal penerbangan tersebut ialah,  untuk tahap 1, pada hari Senin, Selasa, Kamis, Jumat, Sabtu. Yakni pada minggu pertama dan  ke  3 setiap bulan. Pada Pukul,  07.40 - 08.30 Balikpapan-Sangatta dan Pukul 08.40 - 09.30 Sangatta-Balikpapan.

Sedangkan tahap 2 ialah hari Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu pada minggu ke 2 dan 4 setiap bulan. Yakni Pukul 07.40 - 08.30 Balikpapan-Sangatta dan Pukul 08.40 - 09.30 Sangatta Balikpapan.

Adapun harga tiket untuk Balikpapan - Sangatta adalah sebesar Rp. 436.100 dan Sangatta-Balikpapan Rp. 380.000.

Sebelumnya,  penerbangan perintis Bandara Tanjung Bara Sangatta kembali menjadi sorotan. Pasalnya,  baru saja penerbangan perdana diluncurkan secara resmi pada 28 Maret,  pesawat maskapai Susi Air tersebut sudah berhenti melakukan penerbangan. Penyebabnya,  karena adanya kerusakan pada pesawat.

Bupati Kutim Ismunandar pun langsung mencoba melakukan tindakan, yakni menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim untuk menyurati Susi Air untuk meminta kejelasan.

Bahkan,  dirinya meminta kompensasi selama tidak terjadinya penerbangan di Kutim. Salah satu tawarannya ialah menambah jadwal penerbangan selama enam hari.  Mulai Senin hingga Sabtu.

"Ya harus ada kompensasi. Paling tidak menambahkan waktu terbang," kata Ismu.

Kadishub Kutim Ikhsanuddin Syerpi melalui Kepala Bidang Udara Chairudin menjelaskan Dishub telah berkoordinasi dengan Susi Air terkait masalah tersebut.

Disampaikan bahwa saat ini masih belum dapat terbang dikarenakan adanya kerusakan. Namun pihak maskapai saat ini telah melakukan proses perbaikan. Sayangnya, alat yang diperlukan masih menunggu karena harus dipesan terlebih dahulu. 

"Kami sudah menghubungi pihak Susi Air selama bebearapa hari terakhir ini. Katanya mereka telah berusaha melakukan perbaikan, tapi memang alat yang dipesan masih membutuhkan waktu karena harus dipesan terlebih dahulu. Karena harus sesuai dengan seri nomor pesawat, tidak boleh sembarangan karena menyangkut keselamatan," katanya.

Lebih lanjut Chairudin menerangkan bahwa Susi Air yang melayani penerbangan perintis di Kaltim dan Kaltara hanya terdapat  tiga pesawat. Untuk saat ini dua  pesawat sedang dalam keadaan rusak.  Jadi hanya satu saja yang beroperasi.

"Sehingga ini berpengaruh terhadap jadwal penerbangannya di Kaltimra. Untuk itu kami berharap masyarakat Kutim dapat bersabar hingga pesawat bisa terbang lagi," katanya.

Diketahui, sebelum diluncurkan pada 28 Maret, penerbangan tersebut sempat terkendala persoalan teknis, yaitu tak adanya tenaga khusus untuk menangani lalu lintas dan kontrol penerbangan di Bandara Tanjung Bara tersebut. Padahal, lelang sudah menemukan pemenangnya yakni Susi Air, sejak awal Maret.

Adapun pesawat tersebut meyediakan bangku berkapasitas delapan penumpang dengan satu turbin. Jadwal terbang dari Senin-Jumat, yakni jalur Sangatta-Balikpapan dan sebaliknya, dengan kecepatan saru jam perjalanan. (dy)


BACA JUGA

Sabtu, 29 Desember 2018 18:43

WARNING..!! Nelayan Dilarang Melaut, Ini Sebabnya..

SANGATTA - Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang meminta pada masyarakat…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:42

Kadarkum di Kutim Masih Minim

SANGATTA - Masih minimnya praktik keluarga sadar hukum (Kadarkum), merupakan…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:42

Melanggar Aturan, APK Disapu Bersih

SANGATTA - Alat peraga kampanye (APK) para calon legislatif yang…

Kamis, 27 Desember 2018 19:15

Gelar Perekaman KTP-El Massal

SANGATTA- Kementerian Dalam Negeri menyampaikan jajaran Dinas Kependudukan dan Catatan…

Minggu, 23 Desember 2018 17:25

AWAS!!! Pembalap Liar Terancam Penjara

SANGATTA-  Bagi Anda yang suka kebut-kebutan dan balap liar bersiap-siaplah…

Minggu, 23 Desember 2018 17:23

Harga Kebutuhan Pokok Terpantau Stabil

SANGATTA – Jelang Natal dan tahun baru, harga kebutuhan pokok…

Minggu, 23 Desember 2018 17:23

KEREN!!! Lulusan SMKN 2 Dibidik Korea

SANGATTA- Perusahaan Korea meminta sekira 20 siswa lulusan SMKN 2…

Minggu, 23 Desember 2018 17:21

Harga Jual Anjlok, Begini Hasil Kesepakatan Forum Sawit dan Perusahaan

SANGATTA- Harga Rp 900 rupiah untuk pembelian Tandan Buah Segar…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:36

Ratusan Aparat Amankan Natal dan Tahun Baru

Sebanyak ratusan personel gabungan antar Polres, Kodim, Lanal, Dishub, dan…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:35

Ribuan Botol Miras Dimusnahkan

SANGATTA - Ribuan barang bukti minuman keras (miras) hasil kegiatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*