MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Selasa, 17 April 2018 00:09
Harus Ada Garansi Bersih
Carolus Tuah(DOK/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, PEMILIHAN Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda dinilai tidak akan terlepas dari transaksi gelap antara anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Mengingat selama ini DPRD dijadikan tempat munculnya transaksi yang tidak sesuai aturan.

Hal itu disampaikan Ketua Kelompok Kerja 30 (Pokja 30) Kaltim, Carolus Tuah, Senin (16/4) kemarin. Kata dia, tidak ada garansi dari wakil rakyat untuk menghasilkan pemilihan wawali yang bersih dari transaksi gelap.

“Gedung DPRD itu salah satu pusat transaksi. Sebelumnya ribut soal dana aspirasi yang membuktikan statement saya itu. Kemudian garansinya apa tidak ada transaksi gelap. Apa yang akan dilakukan DPRD agar tidak terjadi transaksi kayak di pasar. Nanti harusnya itu yang perlu dibuktikan anggota dewan,” sebut Tuah.

Menurut dia, DPRD Kota Tepian masih menyimpan beragam kinerja buruk. Apalagi setelah  munculnya isu akan terjadi transaksi politik yang dilakukan salah satu bakal calon yang diusung Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kaltim.

Tuah menyebut, transaksi gelap tidak hanya akan terjadi pada saat pemilihan. Pertukaran kepentingan juga akan terjadi sebelum pemilihan. Apalagi hak suara sepenuhnya tidak berada di tangan anggota DPRD. Melainkan pemilihan akan mendapat intervensi partai politik.

“Transaksi itu ada dua jenis. Pertama transaksi pada saat pemilihan, dalam artian pada saat penentuan oleh DPRD. Kedua pasca pemilihan dilaksanakan DPRD. Harus dipastikan apakah orang yang terpilih itu tersandera kepentingan politik atau tidak. Karena mungkin saja ada titipan-titipan kepentingan dari pemilih di DPRD  terhadap wawali yang terpilih,” sebutnya.

Fenomena buruknya kinerja wakil rakyat dan merebaknya isu dana aspirasi dapat memperkuat anggapan publik. Bahwa kecil kemungkinan pemilihan wawali dilakukan dengan cara-cara yang bersih dari praktik gelap dari kedua belah pihak.

“Makanya yang bisa memberikan solusi itu mereka sendiri yang duduk di DPRD itu. Jadi bukan publik. Tunjukkan bahwa mereka tidak akan melakukan transaksi gelap dalam pemilihan wawali ini,” tegasnya.

Sementara itu dari sisi calon yang diusung, Tuah menyarankan, calon yang bertarung di pemilihan wawali harus memiliki visi dan kemampuan menerjemahkan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Samarinda. Karena siapapun yang terpilih harus bersedia menjalankan RPJMD.


“Maksudnya wawali yang terpilih harus patuh pada janji-janji politik yang diucapkan tiga tahun yang lalu,” katanya.

Sebab wawali yang terpilih hanya akan bertugas menjalankan RPJMD yang telah disusun Syaharie Jaang dan Nusyirwan Ismail. Janji politik yang sudah umum yakni penanganan banjir, kebakaran, kemacetan, dan kaveling parkir.

“Kalau masalah-masalah itu mampu diselesaikan, maka layak calon wawali itu dipilih DPRD dan didukung publik Samarinda,” tutupnya. (*/um)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 18:20

Soal Proyek Ini, Isran Tunggu Keseriusan Rusia

SAMARINDA – Keseriusan dari Pemerintah Rusia kini benar-benar ditunggu Pemerintah…

Sabtu, 15 Desember 2018 18:19

APBD Samarinda Diproyeksi Rp 2,7 Triliun

SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menaruh target besar untuk…

Sabtu, 15 Desember 2018 18:18

Dishub Ramcek Semua Angkutan Umum

SAMARINDA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim secara berkala mulai melakukan…

Jumat, 14 Desember 2018 19:14

BI Waspadai Dampak Terhadap Inflasi

KENAIKAN harga tarif tiket pesawat memasuki libur natal dan tahun…

Jumat, 14 Desember 2018 19:13

Kenaikkan Tarif Tiket Pesawat Dianggap Wajar

  SAMARINDA – Libur natal dan tahun tahun baru benar-benar…

Jumat, 14 Desember 2018 19:09

2019, Tak Ada Proyek Baru

“Kalau proyek yang baru dan besar belum ada. Kita masih…

Kamis, 13 Desember 2018 18:40

BNN Bekuk Bandar Narkoba Sangatta

  SAMARINDA – Peredaran narkoba di wilayah Kaltim kian menghawatirkan.…

Kamis, 13 Desember 2018 18:38
Terkait Hasil Klarifikasi dan Pemeriksaan Seleksi KPU Kaltim

Timsel dan KPU RI “Adu” Hemat Bicara

SAMARINDA – Benang kusut seleksi penerimaan calon anggota komisoner KPU…

Rabu, 12 Desember 2018 19:34

Urai Banjir, Pemkot Bakal Duet dengan Pemprov

SAMARINDA – Penyelesaian masalah banjir di tahun 2019 akan mendapatkan…

Rabu, 12 Desember 2018 19:33

Wagub Ingin Ada Laporan Berkala

SAMARINDA – Sebanyak 38 Inspektur Tambang dikumpulkan di kantor Pemerintah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .