MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Selasa, 17 April 2018 00:10
WADUH!!! 7 Tahun Berdiri BTS di Loktuan Ternyata Tak Izin

Warga Minta Dibongkar dan Tuntut Ganti Rugi

MINTA KETERANGAN : Komisi III DPRD menggelar rapat dengar pendapat sehubungan dengan keberadaan menara telekomunikasi di RT 20 Loktuan yang dikeluhkan oleh warga sekitar lokasi.(DOK/HUMAS DPRD)

PROKAL.CO, BONTANG – Base Transceiver Station (BTS) atau menara telekomunikasi milik PT Dayamitra Telekomunikasi dikabarkan tak berizin. Padahal, BTS tersebut sudah berdiri kukuh di wilayah RT 20, Kelurahan Loktuan, sejak 2011. Warga sekitar pun melakukan protes atas kejadian tersebut.

“BTS tersebut tidak berizin. Baik itu izin mendirikan bangunan (IMB) maupun analisis mengenai dampak lingkungan (amdal). Apakah kita merestui sesuatu yang tidak legal, saya rasa pemerintah kecolongan,” terang Irwan, warga RT 20, saat menghadiri rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPRD, Senin (16/4) kemarin.

Irwan juga menyebut konstruksi menara tidak layak. Sling sudah berkarat. Tidak ada perawatan konstruksi dari pemilik BTS. “Ini sangat membahayakan warga kalau roboh dan mengenai warga, perusahaan apa bisa ganti nyawa?” tanya Irwan.

Perwakilan warga lainnya, Agus Tony, mengatakan terganggu dengan kebisingan dari suara mesin diesel di menara tersebut. Pasalnya, rumah kediamannya persis berada di samping lokasi BTS.

“Pernah saat ada petugas yang mau mengisi bahan bakar saya larang, ternyata mereka memanfaatkan momen ketika saya kerja,” kata Agus.

Bukan itu saja, hadirnya BTS ini juga merusak peralatan elektronik milik warga. Bahkan, warga ketakutan saat cuaca hujan disertai petir.

“Kalau perusahaan mau bukti itu saya kumpulkan televisi yang rusak satu karung,” tambahnya.

Burhan, warga lainnya, meminta agar menara tersebut dirobohkan. Meski demikian, perusahaan tetap wajib mengganti kerugian yang dialami oleh warga.

“Saya minta pimpinan rapat, walaupun nanti dibongkar towernya, PT Dayamitra Telekomunikasi tetap mengganti kerugian warga,” ucapnya.

Kasi Pengaduan, Pengendalian Data dan Pelaporan, Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTK-PTSP) Bontang Ramli Mansurina membenarkan bahwa perusahaan tidak mengatongi izin. Izin tidak bisa dikeluarkan mengingat status menara bersifat sementara yakni compact mobile base station (combat).

“Tower tersebut sifatnya sementara 6 bulan sehingga tidak dapat diizinkan,” kata Ramli saat rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPRD, Senin (16/4).

Ia mengaku, wewenang pemberian izin pada saat itu dipegang oleh Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pembangunan Daerah (dulu Bappeda, Red.).

Sementara Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Dasuki berujar, kewenangan terkait pembangunan menara dan izin frekuensi bukan berasal dari instansi yang dipimpinnya. Regulasi ini tertuang dalam Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah bahwa kewenangan diambil oleh pemerintah pusat.

“Diskominfotik berada diluar jadi tidak bisa memberikan rekomendasi apa-apa,” ucap Dasuki.

Diskominfotik hanya menangani pemakaian menara untuk informasi publik dan pengelolaan domain. Bahkan, konstruksi menara menjadi wewenang dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK).

Menanggapi keluhan warga, Legal Officer PT Dayamitra Telekomunikasi Dony mengatakan, telah mendapat rekomendasi dari warga sebelum pembangunan. Hal ini dibuktikan dengan adanya salinan dokumen yang dipegang oleh pihak perusahaan.

“Pembangunan dilakukan  subkontraktor yaitu PT Barkatell. Sayangnya, kini perusahaan itu telah pailit,” kata dia.

Berkaitan dengan imbas petir, pemilik BTS baru mendapat informasi di akhir 2017. Ia mengaku tetap akan melakukan penggantian kerugian, namun tidak serta merta begitu saja, perusahaan memerlukan rekomendasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Itu butuh proses sekitar tiga bulan baru bisa direalisasikan,” kata Dony.

Mengenai konstruksi menara, ia mengaku juga proses perawatan dilakukan oleh subkontraktor, yakni PT SPM yang terletak di Balikpapan. Berdasarkan jadwal, bahwa proses maintenance satu bulan sekali.

“Kami akan mengecek apakah subkon melakukan maintenance. Mengingat banyak keluhan masyarakat tetapi tidak sampai ke kami,” tukasnya. (ak)


BACA JUGA

Minggu, 21 Oktober 2018 00:23
Info CPNS

Jadwal Pengumuman Seleksi Berkas Belum Pasti

Meski tahapan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Bontang 2018 baik secara online maupun pengumpulan…

Minggu, 21 Oktober 2018 00:22
Info CPNS

Ribuan Pelamar Daftar CPNS

BONTANG – Sejak diumumkannya informasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Bontang 2018…

Minggu, 21 Oktober 2018 00:21

Harga Sayur Berangsur Turun

BONTANG – Pascagempa disertai tsunami yang melanda Palu, Sulawesi Tengah membuat harga komoditas…

Sabtu, 20 Oktober 2018 21:08

Berebut Kursi Kepala Dinas

BONTANG – Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama telah menerima puluhan berkas…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:09

Modus Pinjam Ponsel lalu Kabur

BONTANG – Pemuda warga Tanjung Laut berinisial MN (18) diduga terlibat tindak pidana penggelapan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:08

Nekat Amat..!! Petani Curi Aset Obvitnas

BONTANG – Pencurian aset milik objek vital nasional (obvitnas) PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS)…

Jumat, 19 Oktober 2018 19:13

Toko Baju Nyaris Jadi Arang

BONTANG – Di tengah guyuran hujan deras, warga sekitar toko pakaian Celcius di Jalan Bhayangkara…

Jumat, 19 Oktober 2018 19:11

Hoaks Kabar Penculikan Anak

“Ibu Nursidah dalam kondisi takut dan curiga sehingga menuliskan imbauan hati-hati di medsos.…

Jumat, 19 Oktober 2018 00:16

HAYUU..!! Pansus Banjir Jadwalkan Sidak

BONTANG – Panitia khusus (Pansus) Banjir DPRD dalam waktu dekat bakal menggelar inspeksi mendadak…

Jumat, 19 Oktober 2018 00:15

KAPAN BAIKNYA BOS...?? Pelayanan PDAM Dikeluhkan

BONTANG – Pelayanan distribusi air PDAM Tirta Taman dikeluhkan oleh warga RT 4, Gunung Elai. Ifan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .