MANAGED BY:
SENIN
28 MEI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Sabtu, 21 April 2018 00:01
WASPADA!!! Penyakit Menular Intai Janin

Pemkab Akan Gelar Vaksin Rubella

CEGAH PENYAKIT: Petugas memberikan vaksin kepada seorang anak di posko vaksin difteri Sangatta Utara.(DOK/SANGATTA POST)

PROKAL.CO, SANGATTA – Belum selesai menggelar vaksin difteri, Pemkab Kutim bakal disibukkan program Imunisasi Measles Rubella (MR). Imunisasi ini untuk mencegah penyakit rubella yang dapat membuat kecatatan pada anak.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes, dr. Yuwana Sri mengatakan target pelaksanaan imunisasi MR pada September mendatang, usai ORI Difteri tahap tiga.

"Mudah-mudahan vaksin difteri tahap akhir selesai. Jadi pelaksanaan vaksin MR ini bisa segera dilakukan di 18 kecamatan," ucapnya saat ditemui belum lama ini.
Serangan penyakit rubella sendiri tampaknya tidak membahayakan, namun jika mengalami komplikasi, penyakit tersebut dapat menyebabkan kecacatan. Telebih pada wanita mengandung di usia trimester.

"Rubella memang tidak langsung menyebabkan kematian, namun jika terjadi komplikasi dengan penyakit lain, terutama pada wanita hamil muda. Maka anak yang ada dalam kandungan beresiko mengalami kecacatan bahkan kelainan organ jantung," terangnya.

Yuwana berharap kesadran masyarakat tentang pentingnya imunisasi. Sebab imunisasi merupakan salah satu cara untuk mencegah penyakit.
"Masyarakat diimbau untuk sadar imunisasi dan sadar akan kesehatan anak, sehingga diharapkan tidak absen saat imunisasi measles rubella. Diharapkan pula para tokoh yang terlibat mampu mengajak warga untuk mengikuti vaksin yang hanya dilakukan satu tahapan saja," ungkapnya.

Menurutnya, vaksin MR tersebut terbilang aman digunakan, karena sudah dipakai diberbagai negara. Imunisasi MR wajib untuk anak usia satu hingga 15 tahun. Agar terhindar dari penyakit measles dan rubella.

"Hingga saat ini kami sudah memasuki tahapan kampanye dan sosialisasi. Semua ini dilakukan sebagai upaya pencegahan. Pasalnya di luar Kutim, secara nasional sudah ada temuan kasus. Jadi jika yang sebelumnya tidak ada, sekarang sudah diwajibkan," tuturnya.

Program nasional yang dicanangkan sejak 2017 tersebut, telah dilaksanakan di beberapa Kabupaten Kota se Indonesia. Minimnya informasi yang diperoleh masyarakat menjadi alasan dinkes untuk terus melakukan edukasi.

"Program ini sudah berjalan satu tahun. Hanya saja Kaltim dan beberapa daerah lain, seperti Bali baru akan melaksanakan dipengujung tahun ini," paparnya. (*/la)

Apa Itu Rubella ..
RUBELLA atau campak Jerman merupakan penyakit menular atau infeksi virus yang ditandai dengan ruam merah berbentuk bintik-bintik pada kulit. Umumnya rubella ini sering terjadi pada anak dan remaja yang belum mendapat vaksin campak, gondok, dan lain-lain.

Tidak hanya anak yang dapat terserang, tetapi orang dewasa pun ikut terkena penyakit ini. Pada ibu hamil, penyakit ini bisa menyebabkan kematian janin atau cacat bawaan yang dikenal sebagai sindroma rubella kongenital (CRS). Data WHO menyebutkan, sedikitnya 100.000 bayi di dunia lahir dengan CRS setiap tahunnya.

Gejala Rubella
- Penderita rubella pada anak-anak biasanya tidak menunjukkan gejala dan gejalanya pun lebih ringan dibandingkan dengan penderita dewasa. Pada umumnya gejala akan muncul 2-3 minggu setelah terpapar virus. Penyakit ini membutuhkan waktu sekitar 14-21 hari sejak terjadinya penyakit rubella sampai menimbulkan gejala.

- Gejala-gejala yang sering terjadi ruam kulit menyebar ke tubuh selama 2-3 hari, sakit kepala dan demam ringan, hidung tersumbat, kelenjar getah bening leher dan bagian belakang telinga membengkak. Gejala pada orang dewasa pun sama, namun ada beberapa gejala tambahan, seperti hilangnya nafsu makan konjungtivis (kelopak mata dan bola mata), sendi bengkak, dan nyeri pada wanita usia muda.
*Diolah dari berbagai sumber


BACA JUGA

Minggu, 27 Mei 2018 00:01

Pengamanan Ramadan, TNI - Polri Bentuk Tim Gabungan

SANGATTA - Razia gabungan yang dilaksanakan dalam rangka meningkatkan keamanan selama ramadan, TNI-Polri…

Jumat, 25 Mei 2018 00:01

YA AMPUN..!! RSUD Sangkulirang Krisis Obat, Warga Disuruh Tebus di Luar

 SANGATTA - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sangkulirang dikabarkan krisis persedian obat-obatan. …

Jumat, 25 Mei 2018 00:01

Lamban, Sekwan Khawatir Pembahasan Perda Sarang Walet Molor

SANGATTA - Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang meminta Bagian Hukum Sekretariat Kabupaten (Setkab) agar…

Jumat, 25 Mei 2018 00:01
Pilgub Kaltim 2018

Pemilih Pemula Harus Paham Porsi

SANGATTA - Panwaslu Kabupaten Kutai Timur mensosialisasikan  pengawasan pemilu kepada pemilih pemula,…

Kamis, 24 Mei 2018 00:02

BKPP Keker ASN yang Sebarkan Ujaran Kebencian

SANGATTA - Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim, mengaku belum menerima surat resmi…

Kamis, 24 Mei 2018 00:02

Ramadan, Volume Sampah Meningkat, Sehari Naik 239 Meter Kubik

  SANGATTA - Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Sangatta Utara dan Sangatta Selatan mengaku volume…

Kamis, 24 Mei 2018 00:02

Sempat 'Panas' Soal Program Pelayanan Akta, RSUD-Capil Kini Mesra

SANGATTA - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)…

Rabu, 23 Mei 2018 22:55
Pemkab Kutim

TSIB Wakili Kutim ke Tingkat Provinsi

SANGATTA- Kelompok Pengelola Tanaman Obat Keluarga Syampai Indah Berseri (TSIB) Kecamatan Sangatta Selatan…

Rabu, 23 Mei 2018 22:54
Pemkab Kutim

Kantor Desa Batu Timbau Ulu Diresmikan

SANGATTA - Selesai membuka kegiatan verifikasi lapangan pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) di…

Rabu, 23 Mei 2018 22:52
Pemkab Kutim

Wabup Terima Kunjungan Koni Kaltim

SANGATTA-Panitia Besar (PB) Porprov VI/ Kaltim di Kutai Timur (Kutim) menjadwalkan Delegation Registration…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .