MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Minggu, 22 April 2018 00:04
Jelang Ramadan, Harga Kebutuhan Pokok Merangkak Naik
HARGA NAIK: Transaksi jual-beli di pasar Sangatta Selatan.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

PROKAL.CO, SANGATTA - Sejumlah bahan kebutuhan pokok di beberapa pasar di Kutai Timur khususnya Sangatta mulai naik. Belum diketahui pasti penyebab kenaikan tersebut. Namun hal seperti ini kerap terjadi jelang ramadan.

Berdasarkan pantauan wartawan di Pasar Sangatta Selatan dan Pasar Sangatta Utara, beberapa komoditas yang mengalami kenaikan diantaranya bawang merah, bawang prei, cabai merah, kol, gula aren, dan ikan.

Harga bawang merah di Pasar Sangatta Selatan yang sebelumnya sekira Rp 35.000 - Rp. 40.000/kg saat ini mencapai Rp 50.000 sampai Rp 55.000/kg. Harga pada cabai merah berkisar Rp 35.000 /kg, saat naik menjadi Rp 60.000/kg. Selain itu, kol dan bawang prei pun ikut mengalami kenaikan, dengan masing-masing harga Rp. 2000. Hal tersebut dijelaskan oleh salah seorang pedagang di Pasar Sangatta Selatan sekaligus pemasok di Pasar Sangatta Utara.

"Sudah menjadi budaya, ketika mendekati bulan puasa, pasti harga naik. Entah apa yang menjadi penyebabnya. Beberapa harga bisa bertambah mulai Rp. 2000 hingga Rp. 15.000. Bahkan harga ikanpun ikut merangkak naik," terangnya saat di temui di pasar belum lama ini.

Namun masih ada beberapa komoditas dengan harga stabil hingga saat ini. Seperti bawang putih yang masih bertahan dengan  harga Rp. 30.000/kg. Telur pun dianggap tidak ada perubahan, dengan harga Rp. 40.000/rak. Tomat tetap Rp. 9.000/kg. Kemudian cabai yang diperkirakan naik, hingga pekan ini masih dianggap bertahan.

"Beberapa harga masih ada yang stabil. Tetapi terkadang susah dicari. Seperti cabai, harganya memang masih bertahan Rp. 50.000. Tapi stok sangat menipis. Kondisi tersebut tidak hanya terjadi di Sangatta Selatan saja, begitu juga di Sangatta Utara. Total harganya kurang lebih saja," jelasnya.

Ditemui di tempat yang sama, seorang konsumen bernama Nurin  mengeluhkan kenaikan harga yang terjadi di pasar tempatnya belanja. Menurutnya hal tersebut tidak wajar. Pasalnya kenaikan signifikan terjadi pada sayuran hijau.

"Bahkan sayur yang umumnya dikonsumsi setiap hari pun ikut mengalami kenaikan. Seperti kangkung yang awalnya tiga ikat dihargai Rp. 5000, sekarang menjadi Rp. 4000/ikat. Begitu pula sawi, yang awalnya Rp. 2000/ikat menjadi Rp. 4.000/ikat. Mungkin karena musim hujan, jadi sayur cepat busuk. Tetapi kan sayur sudah menjadi kebutuhan, mau tidak mau harus dibeli," tutupnya. (*/la)


BACA JUGA

Sabtu, 29 Desember 2018 18:43

WARNING..!! Nelayan Dilarang Melaut, Ini Sebabnya..

SANGATTA - Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang meminta pada masyarakat…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:42

Kadarkum di Kutim Masih Minim

SANGATTA - Masih minimnya praktik keluarga sadar hukum (Kadarkum), merupakan…

Sabtu, 29 Desember 2018 18:42

Melanggar Aturan, APK Disapu Bersih

SANGATTA - Alat peraga kampanye (APK) para calon legislatif yang…

Kamis, 27 Desember 2018 19:15

Gelar Perekaman KTP-El Massal

SANGATTA- Kementerian Dalam Negeri menyampaikan jajaran Dinas Kependudukan dan Catatan…

Minggu, 23 Desember 2018 17:25

AWAS!!! Pembalap Liar Terancam Penjara

SANGATTA-  Bagi Anda yang suka kebut-kebutan dan balap liar bersiap-siaplah…

Minggu, 23 Desember 2018 17:23

Harga Kebutuhan Pokok Terpantau Stabil

SANGATTA – Jelang Natal dan tahun baru, harga kebutuhan pokok…

Minggu, 23 Desember 2018 17:23

KEREN!!! Lulusan SMKN 2 Dibidik Korea

SANGATTA- Perusahaan Korea meminta sekira 20 siswa lulusan SMKN 2…

Minggu, 23 Desember 2018 17:21

Harga Jual Anjlok, Begini Hasil Kesepakatan Forum Sawit dan Perusahaan

SANGATTA- Harga Rp 900 rupiah untuk pembelian Tandan Buah Segar…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:36

Ratusan Aparat Amankan Natal dan Tahun Baru

Sebanyak ratusan personel gabungan antar Polres, Kodim, Lanal, Dishub, dan…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:35

Ribuan Botol Miras Dimusnahkan

SANGATTA - Ribuan barang bukti minuman keras (miras) hasil kegiatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*