MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Minggu, 22 April 2018 00:04
WASPADA Kusta dari Kutim

Tak Ada Kader, Penanganan Kusta Tak Maksimal

TIDAK MAKSIMAL: Dinkes lakukan pemeriksaan pada penderita Kusta.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

PROKAL.CO, SANGATTA - Upaya Dinas Kesehatan Kutai Timur (Kutim) dalam menangani penyakit kusta terhitung sulit. Pasalnya tidak adanya kader khusus yang membantu dalam pencegahan penyebarannya.

Pengelola Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Misdian menjelaskan, dalam menangani kasus penyakit kusta, dirinya sempat kewalahan. Hal tersebut disebabkan tidak adanya kader menjadi salah satu kendala.

"Penyakit kusta terbilang banyak di Kutim. Namun kami tidak mudah menemukannya. Karena tidak punya kader. Mau mengharap kesadaran masyarakat yang terkena kusta pun masih sulit. Biasanya mereka malu dan menyembunyikan penyakitnya," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Puskesmas menjadi andalan pihaknya untuk lakukan pertolongan pertama. Karena selama ini, pihaknya hanya menunggu pasien yang melaporkan diri.

"Ya sempat merasa kesulitan jika tidak ada kader. Minim hasil, karena kami pasif menunggu pasien. Bahkan kami pernah kehilangan beberapa penderita karena lambat pengobatan, yang menyebabkan komplikasi dan meninggal dunia," terangnya.

Dia berharap, adanya kader yang mumpuni dapat meringankan pekerjaan dan membantu menuju Kutim sehat. Di lain sisi, dirinya mengeluhkan pasien yang sering kabur. Hal tersebut merupakan salah satu kendala lain. Yang mana banyak penderita bukan penduduk asli. Jika begitu menjadi tugas yang cukup sulit dalam pemantauan.

"Kami merasa kesulitan untuk memastikan mereka taat minum obat atau tidaknya. Apalagi jika bosan, kerap kali mereka kabur. Jika saja ada Pengawas Menelan Obat (PMO), mereka pasti bisa membantu untuk memantau. Jika obat tidak dikonsumsi, maka dapat menyebabkan cacat permanen bahkan kematian. Meminum obat sangatlah penting bagi penderita, karena dapat merusak kuman tersebut," tandasnya.

Kutim belum memiliki petugas khusus yang terlatih. Masing-masing puskesmas hanya satu tenaga khusus yang menangani penyakit kusta. Tidak hanya pelayan kesehatan, anggaranpun mengandalkan Biaya Operasional Kesehatan (BOK) untuk laksanakan sosialisasi.

"Sekira 21 puskesmas yang ada di Kutim, masing-masing hanya memiliki satu saja tenaga ahli. Jadi alternatif lain, kami lakukan sosialisasi di sekolah. Kemudian mengajak Unit Kesehatan Sekolah (UKS) untuk bekerjasama. Tidak hanya itu, posyandu pun kami ajak bermitra," katanya.

Di tempat berbeda, Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, Yuwana Sri memaparkan perihal kusta dengan ciri khusus yang dapat menyebabkan kematian.

"Jika ada gejala, kita semua harus curiga. Lalu membawanya ke puskesmas maka akan diobati gratis. Jika memang positif, nanti kami droping obatnya. Silahkan tingkatkan kesadaran masing-masing. Kami belum punya kader karena pasiennya tidak sebanyak pengidap penyakit lain," tandanya (*/la)


BACA JUGA

Selasa, 16 Oktober 2018 00:30

Sabu Disimpan di “Kondom”

SANGATTA – Aparat kepolisian kembali mengamankan pengedar narkoba. Kali ini dua orang yang menjadi…

Selasa, 16 Oktober 2018 00:29
Pemilu 2019

Kutim Termasuk Daerah Rawan Konflik Pileg dan Pilpres

SANGATTA - Rupanya Kutim masuk dalam peta konflik pileg dan pilpres. Penilaian ini berkaca pada pesta…

Selasa, 16 Oktober 2018 00:28
Pemilu 2019

Mulai Menjamur, APK Tak Beraturan

  SANGATTA - Maraknya Alat Peraga Kampanye (APK) yang beredar di Kutim namun menyalahi aturan.…

Selasa, 16 Oktober 2018 00:28

Bukan Gaji Tetapi Status Hukum

SANGATTA - Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) Pemkab Kutim yang belum lama ini berunjukrasa menuntut…

Senin, 15 Oktober 2018 18:49

Karangan Kaya Potensi Wisata

SANGATTA - Kecamatan Karangan kaya akan potensi pariwisata. Beberapa potensi di sana cukup menjanjikan.…

Senin, 15 Oktober 2018 18:48

Plat Luar Kutim Disorot

SANGATTA - Kendaraan plat luar milik perusahaan  yang  beroperasi di Kaltim, khususnya Kutim, …

Senin, 15 Oktober 2018 18:47

WASPADA PENIPUAN!!! Kartu ATM Tertelan, Pejabat Minta Duit

SANGATTA – Salahseorang pejabat di Kutim menjadi sasaran modus penipuan. Yuana Sri Kurniawati,…

Senin, 15 Oktober 2018 18:45

Ini Alasan Polres Ogah Rehabilitasi Tahanan Kasus Narkoba

SANGATTA - Polres Kutim mengaku ogah merehabilitasi bagi mereka yang terlibat narkoba.  Meskipun…

Senin, 15 Oktober 2018 18:44
Pemilu 2019

Masuki Masa Kampanye, Kutim Sepi APK

  SANGATTA - Memasuki masa kampanye, di Kutim nampaknya masih tergolong sepi Alat Peraga Kampanye…

Senin, 15 Oktober 2018 18:44

Si Manis Khas Kutim yang Mulai Punah

  Seiring berjalannya waktu, banyak budaya yang mulai punah, sama halnya dengan cemilan khas Kutim,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .