MANAGED BY:
SENIN
28 MEI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Minggu, 22 April 2018 00:04
WASPADA Kusta dari Kutim

Tak Ada Kader, Penanganan Kusta Tak Maksimal

TIDAK MAKSIMAL: Dinkes lakukan pemeriksaan pada penderita Kusta.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

PROKAL.CO, SANGATTA - Upaya Dinas Kesehatan Kutai Timur (Kutim) dalam menangani penyakit kusta terhitung sulit. Pasalnya tidak adanya kader khusus yang membantu dalam pencegahan penyebarannya.

Pengelola Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Misdian menjelaskan, dalam menangani kasus penyakit kusta, dirinya sempat kewalahan. Hal tersebut disebabkan tidak adanya kader menjadi salah satu kendala.

"Penyakit kusta terbilang banyak di Kutim. Namun kami tidak mudah menemukannya. Karena tidak punya kader. Mau mengharap kesadaran masyarakat yang terkena kusta pun masih sulit. Biasanya mereka malu dan menyembunyikan penyakitnya," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Puskesmas menjadi andalan pihaknya untuk lakukan pertolongan pertama. Karena selama ini, pihaknya hanya menunggu pasien yang melaporkan diri.

"Ya sempat merasa kesulitan jika tidak ada kader. Minim hasil, karena kami pasif menunggu pasien. Bahkan kami pernah kehilangan beberapa penderita karena lambat pengobatan, yang menyebabkan komplikasi dan meninggal dunia," terangnya.

Dia berharap, adanya kader yang mumpuni dapat meringankan pekerjaan dan membantu menuju Kutim sehat. Di lain sisi, dirinya mengeluhkan pasien yang sering kabur. Hal tersebut merupakan salah satu kendala lain. Yang mana banyak penderita bukan penduduk asli. Jika begitu menjadi tugas yang cukup sulit dalam pemantauan.

"Kami merasa kesulitan untuk memastikan mereka taat minum obat atau tidaknya. Apalagi jika bosan, kerap kali mereka kabur. Jika saja ada Pengawas Menelan Obat (PMO), mereka pasti bisa membantu untuk memantau. Jika obat tidak dikonsumsi, maka dapat menyebabkan cacat permanen bahkan kematian. Meminum obat sangatlah penting bagi penderita, karena dapat merusak kuman tersebut," tandasnya.

Kutim belum memiliki petugas khusus yang terlatih. Masing-masing puskesmas hanya satu tenaga khusus yang menangani penyakit kusta. Tidak hanya pelayan kesehatan, anggaranpun mengandalkan Biaya Operasional Kesehatan (BOK) untuk laksanakan sosialisasi.

"Sekira 21 puskesmas yang ada di Kutim, masing-masing hanya memiliki satu saja tenaga ahli. Jadi alternatif lain, kami lakukan sosialisasi di sekolah. Kemudian mengajak Unit Kesehatan Sekolah (UKS) untuk bekerjasama. Tidak hanya itu, posyandu pun kami ajak bermitra," katanya.

Di tempat berbeda, Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, Yuwana Sri memaparkan perihal kusta dengan ciri khusus yang dapat menyebabkan kematian.

"Jika ada gejala, kita semua harus curiga. Lalu membawanya ke puskesmas maka akan diobati gratis. Jika memang positif, nanti kami droping obatnya. Silahkan tingkatkan kesadaran masing-masing. Kami belum punya kader karena pasiennya tidak sebanyak pengidap penyakit lain," tandanya (*/la)


BACA JUGA

Minggu, 27 Mei 2018 00:01

Pengamanan Ramadan, TNI - Polri Bentuk Tim Gabungan

SANGATTA - Razia gabungan yang dilaksanakan dalam rangka meningkatkan keamanan selama ramadan, TNI-Polri…

Jumat, 25 Mei 2018 00:01

YA AMPUN..!! RSUD Sangkulirang Krisis Obat, Warga Disuruh Tebus di Luar

 SANGATTA - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sangkulirang dikabarkan krisis persedian obat-obatan. …

Jumat, 25 Mei 2018 00:01

Lamban, Sekwan Khawatir Pembahasan Perda Sarang Walet Molor

SANGATTA - Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang meminta Bagian Hukum Sekretariat Kabupaten (Setkab) agar…

Jumat, 25 Mei 2018 00:01
Pilgub Kaltim 2018

Pemilih Pemula Harus Paham Porsi

SANGATTA - Panwaslu Kabupaten Kutai Timur mensosialisasikan  pengawasan pemilu kepada pemilih pemula,…

Kamis, 24 Mei 2018 00:02

BKPP Keker ASN yang Sebarkan Ujaran Kebencian

SANGATTA - Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim, mengaku belum menerima surat resmi…

Kamis, 24 Mei 2018 00:02

Ramadan, Volume Sampah Meningkat, Sehari Naik 239 Meter Kubik

  SANGATTA - Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Sangatta Utara dan Sangatta Selatan mengaku volume…

Kamis, 24 Mei 2018 00:02

Sempat 'Panas' Soal Program Pelayanan Akta, RSUD-Capil Kini Mesra

SANGATTA - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)…

Rabu, 23 Mei 2018 22:55
Pemkab Kutim

TSIB Wakili Kutim ke Tingkat Provinsi

SANGATTA- Kelompok Pengelola Tanaman Obat Keluarga Syampai Indah Berseri (TSIB) Kecamatan Sangatta Selatan…

Rabu, 23 Mei 2018 22:54
Pemkab Kutim

Kantor Desa Batu Timbau Ulu Diresmikan

SANGATTA - Selesai membuka kegiatan verifikasi lapangan pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) di…

Rabu, 23 Mei 2018 22:52
Pemkab Kutim

Wabup Terima Kunjungan Koni Kaltim

SANGATTA-Panitia Besar (PB) Porprov VI/ Kaltim di Kutai Timur (Kutim) menjadwalkan Delegation Registration…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .