MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BESSAI BERINTA

Sabtu, 28 April 2018 00:04
Operasi Patuh
Gelar Pasukan di Sekolah dan Terminal

Sasar 7 Prioritas Pelanggaran di Operasi Patuh Mahakam 2018

TEKAN PELANGGARAN: Kapolres dan Waka Polres Bontang saat menyematkan pita kepada petugas tanda dimulainya Operasi Patuh Mahakam 2018 saat menggelar pasukan di SMAN 1 dan Terminal kilometer 6, Rabu (26/4).(POLRES FOR BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Berbeda seperti tahun-tahun sebelumnya, gelar pasukan dalam memulai kegiatan Operasi Patuh Mahakam tahun ini tidak dilaksanakan di Mapolres Bontang. Namun kali ini, jajaran Korps Bhayangkara tersebut melakukannya di dua tempat, yakni SMA Negeri 1 Bontang dan di Terminal Kilometer 6, Rabu (26/4).

Turut hadir dalam gelar pasukan ini Wakil Wali Kota Bontang, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta stakeholder dan para tamu undangan lainnya. Di SMA Negeri 1 Bontang, apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti. Sementara di Terminal kilometer 6, dipimpin oleh Waka Polres Bontang Kompol Eko Alamsyah.

Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti mengatakan, alasan dipilihnya dua lokasi tersebut untuk dijadikan tempat gelar pasukan karena masih tingginya pelanggaran berlalu lintas baik di kalangan pelajar maupun angkutan umum. Sehingga dengan digelarnya operasi patuh ini di kedua tempat tersebut, diharapkan gaungnya bisa lebih terasa di masyarakat.

“Harapannya dengan digelarnya operasi patuh ini dapat menurunkan angka pelanggaran maupun kecelakaan yang dapat menimbulkan korban fatal. Untuk itu kami mengimbau kepada semua masyarakat Bontang, untuk menjaga keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di jalan raya,” jelasnya.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Bontang AKP Irawan Setyono menambahkan, Operasi Patuh Mahakam ini merupakan rangkaian operasi kepolisian setelah Operasi Keselamatan beberapa waktu lalu, dan operasi sebelum digelarnya operasi Ketupat Mahakam yang akan dilaksanakan Ramadan nanti. Dalam operasi patuh ini, kepolisian akan mengedepankan kegiatan represif atau penegakan hukum yang diharapkan dapat menekan fatalitas kecelakaan.

Digelar selama 14 hari mulai Kamis (26/4) hingga 9 Mei mendatang, operasi ini menyasar 7 prioritas pelanggaran lalu lintas. Diantaranya tidak memakai helm SNI, tidak menggunakan sabuk pengaman (safety belt), berkendara melebihi batas kecepatan, mengemudi dalam keadaan mabuk, menggunakan HP saat berkendara, pengendara di bawah umur, dan melawan arus.

“Tahun ini kami menargetkan 900 pelanggaran yang terdiri dari 500 pelanggaran 7 prioritas tadi, dan 400 pelanggaran surat-surat. Target tahun ini menurun dari tahun lalu yang ditargetkan sebanyak 1.200 pelanggaran” terang perwira berpangkat balok tiga tersebut.

Menurunkan 124 personel gabungan, dirinya menekankan dalam operasi ini akan dilakukan secara acak (random). Sehingga dirinya berpesan, pengendara harus tertib berlalu lintas baik saat ada polisi maupun tidak. (bbg) 


BACA JUGA

Sabtu, 05 September 2015 22:12

DPRD Belum Pernah Terima Laporan

<p style="text-align: justify;"><strong>BONTANG</strong> - Walaupun sudah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*