MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Kamis, 10 Mei 2018 00:09
Salah Pola Asuh Penyebab Mentalitas Anak Rusak

Cegah Kasus Anak, Seluruh Camat Dipanggil

CEGAH KEKERASAN: Pemateri sedang memberi materi 'parenting skill', di gedung wanita Sangatta Utara pada Rabu (9/5).(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

PROKAL.CO, SANGATTA - Maraknya kasus kekerasan pada anak di Kutai Timur (Kutim) hingga pertengah tahun 2018, telah didapati sebanyak lima kasus. Hal tersebut disebabkan karena cara asuh anak yang potagenik atau salah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kutim, Aisyah mengatakan dalam mendidik anak harus dengan cara tepat. Jangan sampai menjadi beban untuk anak yang dididik.

"Potagenik merupakan pola asuh yang salah. Diharapkan dengan adanya imbauan seperti ini, mereka dapat menyampaikan informasi pada masyarakat lebih luas, sehingga warga Kutim tidak salah kaprah dalam mengurus anak," tuturnya saat diwawancarai, Rabu (9/5).

Menurutnya, setiap tahun selalu didapati kasus anak, baik kekerasan maupun pelecehan seksual. Selain itu, dia menjelaskan faktor sosial budaya, kesibukan orang tua, dan otoriternya perlakuan menghadapi anak dapat menyebabkan mereka mengalami gangguan mental.

"Menurunnya rasa sosial di antara warga menjadi salah satu penyebab anak cenderung cuek dan enggan bersosialisasi. Hingga menyebabkan tidak ada semangat hidup lalu terbiasa menyendiri. Kemudian menjadi penyebab anak menonton video porno dan rentan terlibat kasus pencabulan. Dari situlah peranan orangtua harus ditingkatkan agar lebih peduli terhadap anak," katanya.

Dia menjelaskan sebanyak 35 kasus diantaranya belasan pencabulan dan kekerasan terhadap anak dalam masa tiga tahun terakhir. Pihaknya berinisiatif untuk melakukan pencegahan agar permasalahan serupa tidak semakin berkembang.

"Antisipasinya kami mengundang seluruh camat, karena mereka merupakan ujung tombak, agar mampu menyebarluaskan kepada lingkungan. Dalam mendidik anak perlu ilmu, agar mampu mengembangkan pola fikir supaya semakin mandiri," terangnya.

Menurut Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, Yulia Wahyu Ningrum mengatakan jangan sampai anak mudah diperdaya. Hal tersebut bertujuan agar mereka terhindar dari bahaya yang mengancam.

"Anak harus diperhatikan dan diberi kasih sayang dengan sepenuh hati. Agar mereka merasa nyaman dan percaya pada keluarga. Sehingga tidak dapat dipengaruhi oleh hal buruk diluar sana. Dikhawatirkan jika mereka mudah diperdaya dapat dengan mudah terlibat homoseksual dan lesbian (LGBT). Kemudian dengan mudahnya mereka menjadi korban pelecehan seksual dan pedofilia," katanya saat menyampaikan materinya.

Menurutnya maraknya kasus pedofil atau pelecehan terhadap anak dibawah umur harus dihindari. Seks edukasi yang harus diajarkan sejak dini. (*/la)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Oktober 2018 21:05
Info CPNS

Guru Honorer Galau, Ini Sebabnya

SANGATTA – Tenaga guru honorer di Kutim tengah galau. Terutama yang berusia di atas 35 tahun.…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:05

Pasangan Kutim Menuju Duta Wisata Indonesia

SANGATTA – Perjuangan Muhammad Shiddiq berbuah manis. Mewakili Kutim bersama Uci Zahra Fani, keduanya…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:04
Info CPNS

Hari Ini, Terakhir Pengembalian Berkas

SANGATTA – Pengembalian berkas tes CPNS ditutup hari ini. Jadwal itu sejatinya diperpanjang mengingat…

Jumat, 19 Oktober 2018 18:59
info CPNS

Ratusan Peserta Tak Kembalikan Berkas

SANGATTA - Batas waktu pemberkasan yang diberikan pihak administrasi telah selesai. Sekira 400 pendaftar…

Jumat, 19 Oktober 2018 18:56

PT AE Diduga Gelapkan Uang Karyawan

SANGATTA - Perusahaan PT Anugerah Energytama yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit di Kecamatan…

Jumat, 19 Oktober 2018 00:05

600 Pedagang Lama Jadi Prioritas di Pasar Ini

SANGATTA - Upaya pemerintah untuk menarik minat belanja masyarakat Kutim, yaitu dengan memperluas Pasar…

Jumat, 19 Oktober 2018 00:05

PIS Diperluas, Bupati Peletakan Batu Pertama

PEMKAB Kutim tengah melakukan perluasan Pasar Induk Sangatta (PIS) di Jalan Ilham Maulana, Kelurahan…

Jumat, 19 Oktober 2018 00:04

SABAR AJA..!! Kasus TK2D Masih Panjang

SANGATTA -  Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) belum surut permasalahannya. Status hukumnya yang…

Jumat, 19 Oktober 2018 00:03

Ketiga Kalinya, Kutim Berhasil Raih WTP

  SANGATTA - Kembali, Kutim meraih penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan…

Kamis, 18 Oktober 2018 00:08

Siswa Tak Lagi Melantai

  SANGATTA - Beberapa sekolah yang siswanya  sempat  melantai  kini  tak lagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .