MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Kamis, 10 Mei 2018 00:20
Sidang Kasus Pencabulan di Ponpes Digelar Tertutup

Empat Saksi Diperiksa PN Bontang

TERTUTUP: Proses sidang kasus pencabulan oleh oknum pemilik Ponpes di Bontang digelar secara tertutup.(IST)

PROKAL.CO, BONTANG – Sebanyak 4 orang saksi telah dipanggil Pengadilan Negeri (PN) Bontang untuk dimintai kesaksiannya atas kasus pencabulan santriwati di Pondok Pesantren NM. Sidang kasus tersebut masih pada tahapan pemeriksaan saksi yang akan dijadwalkan kembali pada Senin (15/5) mendatang.

Humas PN Bontang Parlin Mangatas mengatakan, dalam sidang kasus bernomor 43/Pidsus/2018/PN.Bontang dilakukan secara tertutup, mengingat berkaitan dengan perlindungan anak. “Karena kasus asusila dan korbannya di bawah umur, dan berkaitan dengan perlindungan anak, maka sidang dilakukan secara tertutup dan tidak boleh untuk umum,” jelas Parlin saat ditemui di PN Bontang, Jalan Awang Long, Rabu (9/5) kemarin.

Sidang pertama dikatakan Parlin, sudah dilakukan pekan lalu. Saat itu, sidang dengan agenda pemeriksaan saksi sudah dihadiri 3 orang saksi. Sementara pada Rabu (9/5) kemarin, dengan agenda yang sama hanya dihadiri oleh 1 orang saksi. “Ini agenda sidangnya Senin depan lagi, masih dengan pemeriksaan saksi,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, pada Desember 2017 lalu Kapolres Bontang AKBP Dedi Agustono yang saat itu masih menjabat mendapat pesan singkat dari pelapor, bahwa ada tindakan pencabulan di salah satu ponpes di Bontang. Menanggapi laporan tersebut, diturunkan 4 personel untuk mengecek kebenarannya. Namun ternyata saat ditelusuri, korban sudah berada di rumah keluarganya di wilayah Sangatta, Kutai Timur (Kutim).

Saat pemeriksaan korban, ternyata terdapat 5 korban. Satu di antaranya tengah hamil yang diduga hasil tindakan bejat oknum pimpinan ponpes. Tersangka pun diamankan di Polres Bontang.

Saat dikonfirmasi, tersangka berinisial IM mengaku khilaf dan telah menjalin hubungan dengan para santriwatinya yang menjadi korban pencabulan. (mga)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 18:23

Impikan Beras Basah Serupa Maladewa

BONTANG – Pembenahan Pulau Beras Basah hampir rampung. Destinasi wisata…

Sabtu, 15 Desember 2018 18:22

Maskapai Kompak Naikkan Harga

BONTANG – Jelang libur Natal dan tahun baru, harga tiket…

Sabtu, 15 Desember 2018 18:22

KTP-el Rusak Bakal Dimusnahkan

BONTANG – InstruksiDirektorat Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil)…

Sabtu, 15 Desember 2018 18:21

Lapas Butuh Air Bersih Siap Minum

BONTANG –Warga binaan Lapas Kelas III Bontang kesulitan untuk mendapatkan…

Jumat, 14 Desember 2018 19:22

Sadap Karet Sambil Jualan Sabu

BONTANG – Bekerja menyadap karet membuat pendapatan yang diterima PR…

Jumat, 14 Desember 2018 19:18

Tiga Keberangkatan Sepi Penumpang

BONTANG – Libur natal dan tahun baru diidamkan oleh sebagaian…

Jumat, 14 Desember 2018 19:17

Oknum Polisi Terindikasi Narkoba

BONTANG – Ratusan anggota Polres Bontang menjalani tes urine dadakan…

Jumat, 14 Desember 2018 19:16

Dokumen Perda RTRW Diminta Dievaluasi

BONTANG – Dokumen Perda RTRW yang sedang diperbaiki oleh pemerintah…

Jumat, 14 Desember 2018 19:15
Porprov Kaltim 2018

Porprov VI Kaltim, Yang Tua yang Berprestasi

Meski sudah dipenuhi uban, Djoniman tak terlihat bergetar melangkah di…

Kamis, 13 Desember 2018 18:48

Siapkan 400 Ha untuk Lahan Kilang

  BONTANG – Usai perjanjian kerja sama antara Pertamina dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .