MANAGED BY:
SENIN
23 JULI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Kamis, 10 Mei 2018 00:20
"Rumah" untuk Orang Meninggal di Bontang Overload

Bakal Ada Penambahan Lahan, 3 Lokasi Akan Dijadikan TPU

PENUH: Pemakaman Tanjung Laut merupakan salah satu makam yang terpadat di Bontang. Pantauan dari udara, nampak sejumlah makam tidak memiliki jarak yang cukup untuk dilalui peziarah.(FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Tiga dari tujuh area permakaman di Kota Bontang yakni Tempat Permakaman Umum (TPU) Bontang Kuala, Tanjung Laut, serta permakaman Toraja di Kanaan telah menipis lantaran sudah penuh dengan bangunan makam. Menanggapi hal tersebut, Dinas Permukiman, Kawasan Perumahan, dan Pertanahan (DPKPP) Bontang berencana mencari lokasi baru untuk dijadikan permakaman.

Hal tersebut dinyatakan oleh Sekretaris DPKPP Bontang, Maksi Dwiyanto. Kata dia, pihaknya akan mengupayakan pengembangan lahan di wilayah Satimpo, Bontang Kuala, dan Guntung. 3 titik lokasi tersebut saat ini masih merupakan lahan milik warga. “Masyarakat bisa berinisiatif menjualnya sendiri ke pemerintah,” jelas Maksi, Rabu (9/5) kemarin.

Dijelaskan dia, jika lahan yang dimiliki oleh masyarakat merupakan tanah jenis rawa, maka tidak mungkin pemerintah akan membelinya. Oleh karena itu, masyarakat yang memiliki lahan harus berinisiatif untuk menguruknya terlebih dahulu. Lahan yang diperlukan pun, rata-rata seluas 1 hektar di setiap wilayah. “Di 3 lokasi untuk permakaman ini juga diperkirakan hanya bertahan hingga tahun 2020,” ujarnya.

Maka dari itu, Maksi menyatakan di tahun 2021, pihaknya berencana untuk mengembangkan TPU di wilayah Bontang Barat. Kemungkinan lokasinya yakni hutan lindung yang akan di-Area Penggunaan Lain (APL) kan. Di sana nanti akan dibuat permakaman terpadu, karena desain-nya digabung dengan kuburan Kristen, Hindu, dan agama lainnya. “Untuk luasan di sana sekira 20 hektare karena di kota sudah habis lahan kosongnya,” terang dia.

Namun demikian, lokasi di wilayah Bontang Barat masih menunggu hasil APL dari Kementerian Kehutanan. Sehingga Maksi menyebut akan menunggu aturan setelah di-APL-kan. “Kalau sudah selesai diupayakan agar bisa terwujud dengan konsep TPU terpadu,”pungkasnya. (mga)


BACA JUGA

Senin, 23 Juli 2018 06:44

Wawali Hadiri Doa dan Asa Kejaksaan untuk Indonesia

BONTANG - Jumat (20/7) pagi lalu, Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang Basri Rase menghadiri undangan "Doa…

Senin, 23 Juli 2018 06:42

Neni Wacanakan Pecah OPD

BONTANG -  Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mewacanakan untuk kembali memecah Organisasi Perangkat…

Senin, 23 Juli 2018 06:41

Bontang Kembali Raih Penghargaan KLA

BONTANG- Komitmen Kota Bontang dalam pembangunan yang ramah anak terus berbuah manis. Tahun ini, Kota…

Senin, 23 Juli 2018 06:41

ASLI BALA..!! 19 Remaja Kedapatan Pesta Oplosan

BONTANG – Tingkah laku oknum remaja di Bontang semakin mengkhawatirkan. Pada Minggu (22/7) dinihari…

Senin, 23 Juli 2018 06:40

Raih Berbagai Prestasi, Kejari Klaim Masih Kekurangan

BONTANG – Meski meraih berbagai prestasi, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang mengklaim pihaknya…

Senin, 23 Juli 2018 06:32

ORIKKA KNI Gelar Seminar Parenting

BONTANG – Organisasi Istri Karyawan Dan Karyawati PT Kaltim Nitrate Indonesia (ORIKKA KNI) pada…

Minggu, 22 Juli 2018 00:23

Mahal Banget, ATCS Dibanderol Rp 954 Juta

BONTANG – Pengadaan Area Traffic Control System (ATCS) sudah masuk tahapan evaluasi dokumen…

Minggu, 22 Juli 2018 00:23

Dewan Minta Pemkot Tegas Soal Izin Minimarket

BONTANG – Polemik penambahan minimarket waralaba di Bontang membuat Komisi II DPRD angkat bicara.…

Minggu, 22 Juli 2018 00:21
Kabar Haji 2018

BUAT JAMAAH HAJI..!! Ini Nih Pesan Penting selama di Tanah Suci

Tidak dipungkiri, berbagai permasalahan dan kendala kerap menghampiri jemaah selama pelaksanaan ibadah…

Sabtu, 21 Juli 2018 00:21

Wali Kota Larang Penggunaan Pekerja Asing Tanpa Keahlian

“Dengan hadirnya TKA di Bontang, harus ada transfer pengetahuan. Oleh karena itu yang dikirim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .