MANAGED BY:
SELASA
16 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Kamis, 10 Mei 2018 00:20
"Rumah" untuk Orang Meninggal di Bontang Overload

Bakal Ada Penambahan Lahan, 3 Lokasi Akan Dijadikan TPU

PENUH: Pemakaman Tanjung Laut merupakan salah satu makam yang terpadat di Bontang. Pantauan dari udara, nampak sejumlah makam tidak memiliki jarak yang cukup untuk dilalui peziarah.(FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Tiga dari tujuh area permakaman di Kota Bontang yakni Tempat Permakaman Umum (TPU) Bontang Kuala, Tanjung Laut, serta permakaman Toraja di Kanaan telah menipis lantaran sudah penuh dengan bangunan makam. Menanggapi hal tersebut, Dinas Permukiman, Kawasan Perumahan, dan Pertanahan (DPKPP) Bontang berencana mencari lokasi baru untuk dijadikan permakaman.

Hal tersebut dinyatakan oleh Sekretaris DPKPP Bontang, Maksi Dwiyanto. Kata dia, pihaknya akan mengupayakan pengembangan lahan di wilayah Satimpo, Bontang Kuala, dan Guntung. 3 titik lokasi tersebut saat ini masih merupakan lahan milik warga. “Masyarakat bisa berinisiatif menjualnya sendiri ke pemerintah,” jelas Maksi, Rabu (9/5) kemarin.

Dijelaskan dia, jika lahan yang dimiliki oleh masyarakat merupakan tanah jenis rawa, maka tidak mungkin pemerintah akan membelinya. Oleh karena itu, masyarakat yang memiliki lahan harus berinisiatif untuk menguruknya terlebih dahulu. Lahan yang diperlukan pun, rata-rata seluas 1 hektar di setiap wilayah. “Di 3 lokasi untuk permakaman ini juga diperkirakan hanya bertahan hingga tahun 2020,” ujarnya.

Maka dari itu, Maksi menyatakan di tahun 2021, pihaknya berencana untuk mengembangkan TPU di wilayah Bontang Barat. Kemungkinan lokasinya yakni hutan lindung yang akan di-Area Penggunaan Lain (APL) kan. Di sana nanti akan dibuat permakaman terpadu, karena desain-nya digabung dengan kuburan Kristen, Hindu, dan agama lainnya. “Untuk luasan di sana sekira 20 hektare karena di kota sudah habis lahan kosongnya,” terang dia.

Namun demikian, lokasi di wilayah Bontang Barat masih menunggu hasil APL dari Kementerian Kehutanan. Sehingga Maksi menyebut akan menunggu aturan setelah di-APL-kan. “Kalau sudah selesai diupayakan agar bisa terwujud dengan konsep TPU terpadu,”pungkasnya. (mga)


BACA JUGA

Senin, 15 Oktober 2018 19:04

Jual Narkoba, Dua Pengangguran Diciduk

BONTANG – Dua orang pengangguran nekat melakukan bisnis barang haram akibat tuntutan ekonomi.…

Senin, 15 Oktober 2018 19:02

Terkait Isu Larinya 600 Tahanan Palu Akibat Gempa,Warga Diimbau Aktif Melapor

BONTANG – Polres Bontang mengimbau masyarakat Bontang aktif melaporkan jika ada pendatang yang…

Sabtu, 13 Oktober 2018 23:57
Polemik Sidrap

Dewan Desak Pemkot Gugat ke MK

“Kalau Sidrap dibawa ke Kutim, artinya melukai UU Otonomi daerah,” Agus Haris, Ketua…

Sabtu, 13 Oktober 2018 23:56
Hut Kota Bontang ke 19

Berebut Kupon di Jalan Sehat

  BONTANG – Jalan sehat peringatan HUT ke-19 Bontang diikuti oleh ribuan warga Kota Taman,…

Sabtu, 13 Oktober 2018 23:55

Agus Amir Ditunjuk Pj Sekda

  BONTANG – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menunjuk Agus Amir sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:21

PARAH!!! Terkapar di Jalan Usai Pesta Miras

BONTANG – Seorang pemuda di bawah umur berinisial DD, warga Kelurahan Berebas Tengah, Kecamatan…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:20

Tersetrum dan Jatuh dari Ketinggian

BONTANG – Nasib Dasuni warga Gunung Sari, Jalan Ahmad Yani bisa dikatakan beruntung. Pasalnya,…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:19
Hut Kota Bontang ke 19

Bersama Membangun Bontang

BONTANG –Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama membangun…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:19

Bimbel Gratis Sasar Warga Tak Mampu

BONTANG – Pelajar yang berstatus dari keluarga kurang mampu, menjadi prioritas untuk bisa ikut…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:18

Habitat Orang Utan Makin Kritis

BONTANG – Habitat orang utan yang saat ini semakin kritis akibat makin banyaknya hutan dijarah,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .