MANAGED BY:
SELASA
22 MEI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Jumat, 11 Mei 2018 00:01
Dipungut Retribusi, Warga Mengadu ke Dewan

Pengelolaan dan Pembuangan Sampah ke TPA Dilakukan Sendiri

DENGARKAN KELUHAN: Pengurus BPP BTN memaparkan permasalahan pengelolaan sampah di komplek perumahan BTN PKT di hadapan Komisi III DPRD dan DLH.(SADAM/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Warga kompleks perumahan BTN Pupuk Kaltim tahap satu hingga tiga mendatangi Sekretariat DPRD Bontang terkait permasalahan penarikan retribusi sampah, Selasa (8/5) lalu. Para warga menuntut penghapusan retribusi pengangkutan sampah yang dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sejumlah Rp 50 per kilogram.

Ketua Pengurus Badan Pengelola Perumahan (BPP) BTN, Kelurahan Belimbing Abu Hasyim mengatakan, selama ini sampah di BTN dikelola oleh pihaknya. Dengan proses pemilihan, sampah yang tidak bisa diurai akan dibawa ke TPA.

“Kami menggunakan armada kendaraan, tenaga, dan petugas sendiri tetapi tetap disuruh bayar,” kata Abu.

Saat ini pengelolaan sampah di BTN melibatkan warga perumahan dengan menarik iuran sebesar Rp 50 ribu per bulan. Penarikan iuran guna membiayai tenaga kebersihan dan operasional pengangkutan sampah. Dikatakannya dalam tiap bulan, biaya operasional yang dibutuhkan mencapai Rp 110 juta.

“Sementara saat ini banyak rumah di BTN yang kosong. Jadi pendapatan juga kadang tidak menyentuh angka itu,” kata Abu Hasyim.

Nominal tersebut di luar biaya retribusi yang telah ditetapkan dalam Perda Kota Bontang nomor 9 tahun 2011. Alhasil BPP BPN dipastikan tekor tiap bulannya. “Kalau seperti ini mending kami serahkan kepada Pemkot dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mengambil sendiri sampah di lokasi kami,” ujarnya.

Namun ia berpesan, jika diambil alih DLH, maka perlu ada jaminan untuk pengangkutan sampah dilakukan tiap hari. Masalahnya, jika dibiarkan akan menjadi sarang tikus dan dapat menganggu kenyamanan warga.

Menanggapi itu, Sekretaris DLH Retno Febriaryanti menyatakan untuk menghapus retribusi diperlukan pembahasan revisi Perda. Tentunya melibatkan tim baik dari Pemkot.  Oleh sebab itu, ia menilai opsi ini sulit dilakukan.

Dikatakannya, salah satu jalan yakni menyerahkan pengelolaan sampah kepada DLH. Bila ini disetujui maka warga akan dipungut retribusi pelayanan kebersihan Rp 7.500 per bulannya. Mengingat perumahan tersebut tergolong klasifikasi rumah tangga besar dilihat dari beban listrik yang di atas 1.300 Kwh.

Adapun total rumah yang terdapat di komplek tersebut sekitar 1.800 unit. Maka jumlah retribusi yang dapat dipungut di wilayah itu mencapai Rp 13.500.000.

“Tetapi ada syaratnya yakni perlu disediakan tempat pembuangan sementara (TPS) di lokasi itu,” ujar Retno.

Menurutnya nominal retribusi yang ada saat ini masih sangat rendah. Jika dibandingkan dengan kebutuhan anggaran untuk pengelolaan. Di mana pendapatan retribusi dari sampah hanya mencapai Rp 300 juta per tahun. Sementara pengelolaan membutuhkan anggaran Rp 10 miliar per tahunnya.

“Jadi nominal itu masih terbilang sangat murah. Sementara kita semua tiap harinya menghasilkan sampah,” ucapnya.

Deadlock-nya pembicaraan membuat Ketua Komisi III DPRD Rustam HS mengagendakan kunjungan kerja di lokasi tersebut. Rencananya peninjauan akan dilakukan Senin (14/5) depan. “Kami akan pantau dulu kesediaan TPS di lokasi tersebut untuk memutuskan seperti apa langkah yang tepat terkait pengelolaan sampah ini,” tukas Rustam. (ak)


BACA JUGA

Jumat, 18 Mei 2018 00:01
Disporapar

Disporapar Monitoring Travel di Bontang

BONTANG – Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) bersama dengan Dinas Pariwisata…

Jumat, 18 Mei 2018 00:01
Pemkot Bontang

Tolak Radikalisme, Wawali Imbau Pererat Kebersamaan

BONTANG - Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase mengimbau, agar seluruh masyarakat Bontang lebih mempererat…

Kamis, 17 Mei 2018 00:42
Pemkot Bontang

Jaga Kenyamanan Ibadah di Bulan Suci

BONTANG – Ahad (13/5) lalu, Pemkot Bontang diwakili Wakil Wali Kota (Wawali) Basri Rase menghadiri…

Kamis, 17 Mei 2018 00:41
Pemkot Bontang

Bahas Strategi Kendalikan Inflasi

SAMARINDA - Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni hadir dalam High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi…

Kamis, 17 Mei 2018 00:41
Pemkot Bontang

Jangan Biarkan Anak Pulang Larut Malam

BONTANG – Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang mengimbau para orang tua yang memiliki anak-anak remaja…

Kamis, 17 Mei 2018 00:40
Pemkot Bontang

Pantau Bahan Pokok Jelang Ramadan

BONTANG - Menjelang Ramadan, kebutuhan akan bahan pokok cenderung mengalami peningkatan. Karenanya,…

Kamis, 17 Mei 2018 00:39
Pemkot Bontang

Wawali Hadiri Syukuran Jelang TMMD

BONTANG – Di sela kesibukannya sebagai Wakil Wali Kota Bontang, Basri Rase masih menyempatkan…

Kamis, 17 Mei 2018 00:38
DKP3

DKP3 Salurkan Bantuan Alsistan untuk 24 Kelompok Tani

  BONTANG – Komitmen Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Bontang dalam…

Kamis, 17 Mei 2018 00:37
Kecamatan Bontang Selatan

Kecamatan Bontang Selatan Patroli Bersama

BONTANG – Untuk menjaga kemanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama Ramadan, pihak Kecamatan…

Rabu, 16 Mei 2018 00:25
Pemkot Bontang

Pemkot Groundbreaking Ponpes Hidayatullah

BONTANG – Pembangunan rusun santri Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatullah, Jalan Imam Bonjol segera…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .