MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

SANGATTA POST

Senin, 14 Mei 2018 19:54
RASAIN!!! Nekat Edarkan 11 Poket Sabu, Warga PLN Ditangkap
TERCIDUK: Pengedar narkoba lintas kecamatan kembali diamankan Polres Kutim. (IST)

PROKAL.CO, SANGATTA- Asran alias Aas (43) warga Jalan PLN Gang Kembar Desa Sangatta Utara terpaksa ditangkap Satreskoba Polres Kutim. Ia ditangkap lantaran nekat menjadi pengedar sabu-sabu di Kota Singa.

Aas ditangkap di kediamannya di Jalan PLN Gang Kembar RT.60 Sangatta Utara, sekira pukul 14.00 Wita, (9/5). Dari tangan pria parubaya tersebut, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti 11 poket sedang yang diduga narkotika jenis sabu, 4,28 gram, dan satu buah hand phone.

"Aas dikenakan Pasal 114 Ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," ujar Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan didampingi Kasat Narkoba Iptu Abdul Rauf.

Dikatakan Rauf, penangkapan tersangka bermula dari informasi masyarakat. Bahwa, dikawasan Jalan PLN sering terjadi transaksi narkotika jenis sabu. Untuk membuktikan hal itu, kemudian Unit Opsnal melakukan penyelidikan.

Akhirnya, usaha tersebut membuahkan hasil. Pelaku berhasil ditangkap. Saat penangkapan, tersangka berada di dalam rumah. Kemudian, tersangka di geledah dan akhirnya pihaknya menemukan 11 poket sedang yang disimpan di dalam dompet kecil warna coklat putih sebanyak 6 poket dan warna biru putih 5 poket. Sabu tersebut dataruh dalam lipatan kain batik diatas kasur dalam kamar yang diduga narkotika jenis Sabu.

Selain menyita sabu, pihaknya juga mengamankan HP yang digunakan pelaku untuk komunikasi saat memesan ataupun mengedarkan barang haram tersebut.

"Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Mako Polres Kutai Timur guna pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

Dikatakan Rauf, Sangatta Utara memang menjadi sarang narkoba. Jauh lebih tinggi dari kecamatan lainnya. Seperti Muara Wahau, Bengalon, dan Sangatta Selatan. Meskipun, empat lokasi ini menjadi sarang empuk peredaran narkoba.

"Masih menjadi alasan, terlibat dengan narkoba karena faktor ekonomi dan menambah tenaga saat bekerja," kata Rauf. (dy)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 01:35

Tuntaskan Kemiskinan Lewat Pemberdayaan Potensi

<p style="text-align: justify;"><strong>&nbsp;</strong></p> <p…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .