MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Selasa, 15 Mei 2018 00:08
DPRD Sebut Kuota Gas Melon Kurang

Perlu Tambahan dari Pertamina, Berharap Kebutuhan Puasa Terpenuhi

Ilustrasi(Net)

PROKAL.CO, BONTANG – Komisi II DPRD Bontang beranggapan kuota gas elpiji 3 kilogram (kg) atau elpiji melon di Bontang masih kurang. Pasalnya, kuota gas 3 kg perhari hanya mencapai 4.480 tabung. Sementara, jumlah warga miskin di Bontang mencapai 5.770 kepala keluarga (KK). Sehingga Komsisi II mengharapkan ada tambahan kuota gas dari Pertamina agar kebutuhan masyarakat yang berhak selama Ramadan dan Idulfitri terpenuhi.

Ketua Komisi II DPRD Bontang Ubaya Bengawan mengatakan, pihaknya melakukan pengecekan ke agen-agen elpiji 3 kg di Bontang. Hal itu untuk memastikan kesiapan gas 3 kg selama Ramadan. Mengingat saat ini banyak keluhan dari masyarakat. “Data dari Akawi itu 1.680 setiap hari, tetapi tidak masuk di hari Minggu, sementara di agen Pantai Subur sebanyak 2.800, jadi masuk di Bontang 4.480 tabung per hari,” jelas Ubaya Bengawan usai sidak elpiji 3 kg, Senin (14/5) kemarin.

Dari hitungan Ubaya, masyarakat miskin di Bontang sebanyak 5.770 KK, ditambah pengusaha PKL dan UMKM dengan angka 1000 lebih, maka hitungannya kurang. Tetapi dari hitungan Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Usaha Kecil Menengah Bontang itu mencukupi. “Namun kenyataan di lapangannya ternyata masih kurang , inilah yang jadi hitungan kami. Salahnya di mana maka akan dicari,” ungkapnya.

Untuk mengantisipasi di Ramadan, pihaknya meminta ada tambahan kuota tabung gas 3 kg sampai Lebaran.

Ditambahkan Wakil Ketua DPRD Bontang Faisal, kuota gas 3 kg di lapangan jauh dari mencukupi. Tentunya pihaknya akan mencari tahu, sehingga rencananya dalam waktu dekat Komisi II akan bertanya langsung ke Pertamina. “Saat bulan Ramadan, gas sangat dibutuhkan oleh masyarakat, artinya harus ada penambahan gas 3 kg,” ujarnya.

Terkait harga gas yang di atas harga eceran tertinggi (HET), dikatakan Faisal itu merupakan ulah oknum. Memang dari masyarakat banyak laporan jika harga gas 3 kg mencapai Rp 25 ribu. Padahal, harga di agen hanya Rp 16 ribu dan pangkalan harus menjual dengan HET Rp 18 ribu. “Jika ada yang menjual di atas itu maka agen punya kewenangan menegur bahkan memutus jatah tabung untuk pangkalan,” terang dia. (mga)


BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 10:15

Fenomena Supermoon, Nelayan Tetap Melaut

BONTANG–Fenomena supermoon (posisi perigee atau jarak terdekat bulan pada bumi)…

Selasa, 22 Januari 2019 10:12

Kantor Kelurahan Tergenang, Kontraktor Bakal Dipanggil

BONTANG–Bangunan Kantor Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, telah berdiri…

Selasa, 22 Januari 2019 09:09

Batasi Penggunaan Smartphone

BONTANG–Smartphone atau telepon pintar, saat ini menjadi kebutuhan setiap orang.…

Selasa, 22 Januari 2019 09:03

Proyek Molor, Kontraktor Ditarget 20 Hari

BONTANG–Pembangunan dua lantai klinik rawat jalan RSUD Taman Husada belum…

Senin, 21 Januari 2019 11:53

Pajak Restoran Melonjak

BONTANG – Pendapatan asli daerah (PAD) salah satunya bersumber dari…

Senin, 21 Januari 2019 11:51

Dua Rusunawa Belum Bisa Dihuni

BONTANG – Rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang dibangun di…

Senin, 21 Januari 2019 11:50

Peraturan Daerah Belum Tegas

MINIMNYA pendapatan dari segi pajak daerah rumah kontrakan disebabkan adanya…

Senin, 21 Januari 2019 11:49

Mangrove Berbas Pantai Bakal Dilengkapi Menara

BONTANG – Pemkot Bontang fokus terhadap pengembangan wisata. Selain untuk…

Senin, 21 Januari 2019 11:48

Keramba yang Menarik Perhatian Wisatawan

Wilayah Kota Bontang hampir 70 persen adalah lautan. Wisata maritim…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:09

ISPA Capai 11 Ribu Kasus

BONTANG – Jumlah kasus infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*