MANAGED BY:
SELASA
22 MEI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Kamis, 17 Mei 2018 00:41
Pemkot Bontang
Jangan Biarkan Anak Pulang Larut Malam

Basri Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasa Anak

Basri Rase(DOK/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang mengimbau para orang tua yang memiliki anak-anak remaja lebih mengawasi anaknya. Pasalnya, kenakalan remaja masih banyak terjadi di Bontang, salah satunya pecandu lem, minuman oplosan (koteng), maupun aldo. Sehingga Basri meminta para orang tua jangan membiarkan anaknya pulang larut malam.

“Saya minta orang tua lebih mengawasi anaknya, jangan membiarkan anak-anak di luar rumah sampai larut malam,” jelas Basri.

Kata dia, perlu ada batasan waktu keluar untuk anak-anak pada malam hari. Orang tua harus membatasi anak boleh keluar hingga pukul 22.00 Wita. Karena semakin larut malam, pengaruh negatif atau godaan perilaku negatif akan semakin banyak dan tidak terkontrol.

“Dengan pengawasan orang tua, saya yakin bisa mengurangi tindakan seperti itu,” ujarnya.

Menurutnya, mereka yang menjadi pecandu lem, koteng juga aldo merupakan anak bangsa penerus negeri. Sehingga, pihaknya tak henti-henti melakukan sosialisasi melalui berbagai cara. Tetapi, peran serta orang tua juga sangat dibutuhkan dalam hal ini.

“Jadi jangan dibiarkan kalau anak-anak masih di luar rumah di atas jam 10 malam,” ungkapnya.

Untuk memberikan efek jera, Basri menyebut Pemkot Bontang mengambil tindakan menggunduli anak-anak yang ketangkap ngelem, ngoteng, dan ngaldo. Hal ini supaya mereka tidak mengulangi perbuatannya.

“Nanti mereka berpikir jika ketangkap lagi maka akan digundul terus, makanya botak itu bisa menghentikan kebiasaan buruk mereka dengan sendirinya. Karena biasanya anak-anak malu kalau digundulin,” terang dia.

Sejauh ini, hanya tindakan seperti itu yang bisa dilakukan Pemkot Bontang. Mengingat belum ada aturan yang mengatur tentang lem atau koteng yang disalahgunakan secara umum.

Sementara itu, program pemberdayaan anak-anak yang terlibat lem, ngoteng dan aldo ini memang belum ada. Tetapi Basri menyebut pihaknya sudah mengarah ke program itu. Mengingat anak-anak yang ditangkap ada yang masih usia sekolah.

“Memang ada yang masih sekolah, ada juga yang putus sekolah. Tetapi rata-rata yang ditangkap berasal dari keluarga yang broken home, tetapi bagaimana pun itu menjadi tanggung jawab negara. Karena siapa pun, tidak ada anak-anak yang ingin menjadi seperti itu. Tetapi karena keadaan memaksa mereka menjadi seperti itu,” bebernya. (mga)

 


BACA JUGA

Jumat, 18 Mei 2018 00:01
Disporapar

Disporapar Monitoring Travel di Bontang

BONTANG – Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) bersama dengan Dinas Pariwisata…

Jumat, 18 Mei 2018 00:01
Pemkot Bontang

Tolak Radikalisme, Wawali Imbau Pererat Kebersamaan

BONTANG - Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase mengimbau, agar seluruh masyarakat Bontang lebih mempererat…

Kamis, 17 Mei 2018 00:42
Pemkot Bontang

Jaga Kenyamanan Ibadah di Bulan Suci

BONTANG – Ahad (13/5) lalu, Pemkot Bontang diwakili Wakil Wali Kota (Wawali) Basri Rase menghadiri…

Kamis, 17 Mei 2018 00:41
Pemkot Bontang

Bahas Strategi Kendalikan Inflasi

SAMARINDA - Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni hadir dalam High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi…

Kamis, 17 Mei 2018 00:40
Pemkot Bontang

Pantau Bahan Pokok Jelang Ramadan

BONTANG - Menjelang Ramadan, kebutuhan akan bahan pokok cenderung mengalami peningkatan. Karenanya,…

Kamis, 17 Mei 2018 00:39
Pemkot Bontang

Wawali Hadiri Syukuran Jelang TMMD

BONTANG – Di sela kesibukannya sebagai Wakil Wali Kota Bontang, Basri Rase masih menyempatkan…

Kamis, 17 Mei 2018 00:38
DKP3

DKP3 Salurkan Bantuan Alsistan untuk 24 Kelompok Tani

  BONTANG – Komitmen Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Bontang dalam…

Kamis, 17 Mei 2018 00:37
Kecamatan Bontang Selatan

Kecamatan Bontang Selatan Patroli Bersama

BONTANG – Untuk menjaga kemanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama Ramadan, pihak Kecamatan…

Rabu, 16 Mei 2018 00:25
Pemkot Bontang

Pemkot Groundbreaking Ponpes Hidayatullah

BONTANG – Pembangunan rusun santri Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatullah, Jalan Imam Bonjol segera…

Rabu, 16 Mei 2018 00:23
Pemkot Bontang

Wali Kota Buka Rakor Baznas di Pendopo

BONTANG- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bontang menyelenggarakan rapat koordinasi (Rakor) penetapan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .