MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

BONTANG

Kamis, 17 Mei 2018 00:41
Pemkot Bontang
Jangan Biarkan Anak Pulang Larut Malam

Basri Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasa Anak

Basri Rase(DOK/BONTANG POST)

PROKAL.CO, BONTANG – Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang mengimbau para orang tua yang memiliki anak-anak remaja lebih mengawasi anaknya. Pasalnya, kenakalan remaja masih banyak terjadi di Bontang, salah satunya pecandu lem, minuman oplosan (koteng), maupun aldo. Sehingga Basri meminta para orang tua jangan membiarkan anaknya pulang larut malam.

“Saya minta orang tua lebih mengawasi anaknya, jangan membiarkan anak-anak di luar rumah sampai larut malam,” jelas Basri.

Kata dia, perlu ada batasan waktu keluar untuk anak-anak pada malam hari. Orang tua harus membatasi anak boleh keluar hingga pukul 22.00 Wita. Karena semakin larut malam, pengaruh negatif atau godaan perilaku negatif akan semakin banyak dan tidak terkontrol.

“Dengan pengawasan orang tua, saya yakin bisa mengurangi tindakan seperti itu,” ujarnya.

Menurutnya, mereka yang menjadi pecandu lem, koteng juga aldo merupakan anak bangsa penerus negeri. Sehingga, pihaknya tak henti-henti melakukan sosialisasi melalui berbagai cara. Tetapi, peran serta orang tua juga sangat dibutuhkan dalam hal ini.

“Jadi jangan dibiarkan kalau anak-anak masih di luar rumah di atas jam 10 malam,” ungkapnya.

Untuk memberikan efek jera, Basri menyebut Pemkot Bontang mengambil tindakan menggunduli anak-anak yang ketangkap ngelem, ngoteng, dan ngaldo. Hal ini supaya mereka tidak mengulangi perbuatannya.

“Nanti mereka berpikir jika ketangkap lagi maka akan digundul terus, makanya botak itu bisa menghentikan kebiasaan buruk mereka dengan sendirinya. Karena biasanya anak-anak malu kalau digundulin,” terang dia.

Sejauh ini, hanya tindakan seperti itu yang bisa dilakukan Pemkot Bontang. Mengingat belum ada aturan yang mengatur tentang lem atau koteng yang disalahgunakan secara umum.

Sementara itu, program pemberdayaan anak-anak yang terlibat lem, ngoteng dan aldo ini memang belum ada. Tetapi Basri menyebut pihaknya sudah mengarah ke program itu. Mengingat anak-anak yang ditangkap ada yang masih usia sekolah.

“Memang ada yang masih sekolah, ada juga yang putus sekolah. Tetapi rata-rata yang ditangkap berasal dari keluarga yang broken home, tetapi bagaimana pun itu menjadi tanggung jawab negara. Karena siapa pun, tidak ada anak-anak yang ingin menjadi seperti itu. Tetapi karena keadaan memaksa mereka menjadi seperti itu,” bebernya. (mga)

 


BACA JUGA

Senin, 17 September 2018 22:16

Dissos-P3M Peduli Lansia Bontang

BONTANG – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-P3M) Bontang…

Senin, 17 September 2018 22:15
Pemkot Bontang

Peringati Tahun Baru Islam dengan Pawai Taaruf

BONTANG - Ribuan Masyarakat Bontang  mulai dari kalangan pelajar, organisasi Kepemudaan, hingga…

Senin, 17 September 2018 22:15
Pemkot Bontang

Peningkatan SDM Mutlak Diperlukan

BONTANG - Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mendapat kesempatan menjadi pembicara di kegiatan Basic…

Senin, 17 September 2018 22:14
Pemkot Bontang

Anak Penyandang Disabilitas Punya Hak yang Sama

BONTANG - Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang, Basri Rase membuka Pelatihan Pendampingan anak Disabilitas…

Senin, 17 September 2018 22:13
Pemkot Bontang

Wawali Sampaikan Tanggapan Pandangan Umum Fraksi

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase menyampaikan tanggapan atau jawaban sehubungan pandangan…

Senin, 17 September 2018 19:27
Kecamatan Bontang Selatan

Mantapkan Persiapan Hadapi MTQ Tingkat Kota

BONTANG – Sekitar 108 qori dan qoriah dari Kecamatan Bontang Selatan terus memantapkan diri dalam…

Senin, 17 September 2018 19:19
Pemkot Bontang

Wali Kota Buka MTQ XIV Tingkat Bontang

BONTANG - Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XIV tingkat Kota Bontang resmi dibuka Wali Kota Bontang…

Senin, 17 September 2018 19:18
Pemkot Bontang

Wali Kota Sambut Hangat Iqbal di Rujab

BONTANG – Pada event Asian Games 2018 lalu, Indonesia berhasil duduk di peringkat 4 dengan perolehan…

Senin, 17 September 2018 19:17
Pemkot Bontang

PEPABRI Harus tetap Eksis di Masyarakat

BONTANG – Tahun ini Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-POLRI (PEPABRI) genap berusia 59…

Senin, 17 September 2018 19:16
Pemkot Bontang

Neni Lantik 31 Dewan Hakim MTQ XIV Tingkat Bontang

BONTANG - Perhelatan tahunan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) resmi dimulai Minggu (16/9) malam kemarin.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .