MANAGED BY:
SENIN
24 SEPTEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Kamis, 17 Mei 2018 00:45
Terkait Dampak Kebocoran Pipa di Teluk Balikpapan, Pertamina Siap Bertanggung Jawab
Agus Setiawan, Eko Hernanto(MUBIN/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SAMARINDA –DPRD Kaltim memanggil manajemen PT Pertamina, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltim, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim, Rabu (16/5) kemarin. Pemanggilan tersebut untuk menggali kelanjutan penanggulangan dan pertanggungjawaban atas imbas kebocoran pipa Pertamina di Teluk Balikpapan.

Rapat dengar pendapat ini ikut dihadiri puluhan mahasiswa yang berasal dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Samarinda. Sebab, pemanggilan yang dilakukan Komisi III DPRD Kaltim tersebut bermula dari tuntutan organisasi Islam tersebut.

Ketua Umum PMII Samarinda, Agus Setiawan menuturkan, pihaknya ingin mendapatkan keterangan detail seputar langkah yang diambil Pertamina. Karena masih banyak kerusakan ditimbulkan akibat kebocoran pipa di Teluk Balikpapan yang belum ditindaklanjuti.

“Makanya melalui pertemuan ini kami meminta penjelasan detail. Mulai dari sisa tumpahan minyak, santunan dan ganti rugi terhadap korban, hingga upaya penanggulangan terhadap kerusakan pohon mangrove di sekitar lokasi kejadian,” ucap Agus.

Terkait itu General Manager Officer PT Pertamina Balikpapan, Eko Hernanto mengungkapkan, pihaknya bersedia bertanggung jawab atas seluruh kerugian yang ditimbulkan atas tragedi berdarah tersebut.

Terhadap dampak lingkungan di sekitar Teluk Balikpapan, perusahaan pelat merah itu telah melakukan pembersihan. “Itu dilakukan terhadap minyak yang ada di pantai maupun di tengah laut,” ujarnya.

Upaya pembersihan, lanjut Eko, dilakukan bersama PT Chevron dan beberapa perusahaan lain yang beroperasi di lokasi tersebut. Karenanya, hingga kini sebagian besar sisa tumpahan minyak sudah dapat dibersihkan.

“Di tiga lokasi yang kami bagi, sebagian sudah ada yang bersih sampai 100 persen. Ada pula yang masih 80 persen, 70 persen, dan 60 persen. Setidaknya sudah relatif bersih. Sekarang secara bertahap kami bersihkan,” ujarnya.

Adapun biota laut yang terdampak akibat kebocoran pipa PT Pertamina tersebut, dia memastikan, Kementerian Lingkungan Hidup dan DLH Kaltim sudah menurunkan tim untuk melakukan investigasi.

“Instansi-instansi terkait juga sudah melakukan verifikasi lapangan. Pada prinsipnya Pertamina akan mengikuti dan menjalankan rekomendasi dari instansi pemerintah,” terangnya.

Begitu juga dengan ribuan pohon mangrove di Teluk Balikpapan yang dinilai sudah mulai layu dan mati. Eko memastikan, pihaknya akan bertanggung jawab atas kerusakan tersebut. Namun terkait detail penanggulangan, Pertamina masih menunggu rekomendasi dari pihak terkait.

Terhadap korban jiwa, Eko mengaku, Pertamina memberikan perhatian khusus. Bantuan yang diberikan berupa santunan, uang tunai, dan beasiswa bagi anak-anak korban yang masih usia sekolah.

“Kemudian untuk anak-anak korban yang sudah berusia kerja, Pertamina memberikan peluang uang bekerja di perusahaan yang kami kelola. Jadi pada intinya, Pertaminan sebagai perusahaan negara, akan mengikuti seluruh rekomendasi dan regulasi yang ada,” tutupnya. (*/um)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 00:23
Polemik KINIBALU

Kejati Bantah Keluarkan Rekomendasi Terkait Pengawasan Pembangunan Proyek Masjid di Kinibalu

SAMARINDA – Pemasangan plang yang menyebut bahwa proyek pembangunan masjid di Lapangan Kinibalu…

Jumat, 21 September 2018 00:22

Penataan Reklame Kota Tepian Semrawut

SAMARINDA – Sampai saat ini penataan reklame di Kota Samarinda masih terbilang semrawut. Hal ini…

Jumat, 21 September 2018 00:21

Dipaksa Berhenti dari Perusahaan, Buruh Ambil Langkah Hukum di MA

SAMARINDA – Empat tahun terakhir ratusan kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) tanpa ketetapan…

Jumat, 21 September 2018 00:21

Kampung Long Isun Diusulkan sebagai Masyarakat Hukum Adat

SAMARINDA – Perjuangan dalam kurun waktu satu dekade terakhir untuk mendapatkan pengakuan dan…

Kamis, 20 September 2018 00:41
Persekusi

Anggota DPRD dari PDI Perjuangan Bilang Khilafah Layaknya Kotoran

DUGAAN persekusi pegiat hashtag atau tanda pagar ganti presiden yang melibatkan tiga kader Partai Demokrasi…

Kamis, 20 September 2018 00:41
Persekusi

Gara-Gara Ini, Tiga Legislator Samarinda Dituntut Mundur

SAMARINDA – Dugaan persekusi yang dilakukan oknum anggota DPRD Samarinda pada Sabtu (16/9) lalu…

Kamis, 20 September 2018 00:40

Terkait Pembayaran Gaji, Guru Honorer Merasa Kecewa

“Sebelumnya sudah ada MoU dengan Disdikbud Kaltim. Bilangnya insentif Rp 700 ribu per bulan itu…

Kamis, 20 September 2018 00:39
Info CPNS

Pembukaan CPNS Samarinda Diundur

“Sesuai arahan BKN, setiap kabupaten/kota diwajibkan mengumumkan terlebih dahulu kepada masyarakat…

Kamis, 20 September 2018 00:38

Raperda Ketenagakerjaan Bakal Digodok

SAMARINDA – Tahun 2019, DPRD Kaltim berencana akan memasukkan dan mengusulkan Rancangan Peraturan…

Kamis, 20 September 2018 00:37
Polemik KINIBALU

Warga Kampung Jawa Geruduk Balai Kota Samarinda

  SAMARINDA – Warga yang menentang pembangunan masjid di Lapangan Kinibalu melakukan aksi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .