MANAGED BY:
SENIN
24 SEPTEMBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Kamis, 17 Mei 2018 00:46
Berikan Klarifikasi Terkait Pemeriksaan Bawaslu
Diperiksa Bawaslu Kaltim, Gubernur Bantah Langgar Kampanye

Anggap Kesalahpahaman

Awang Faroek Ishak (MUBIN/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak angkat bicara terkait pemeriksaan dirinya oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltim, Selasa (15/5) lalu. Menurut dia, kehadirannya saat itu hanya untuk mengklarifikasi terkait laporan dugaan pelanggaran kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim yang dialamatkan padanya.

Gubernur menyebutkan, kunjungan yang dia lakukan di sejumlah kabupaten/kota di Kaltim dalam beberapa bulan terakhir, tidak ada kaitannya dengan kegiatan kampanye politik. Kunjungan kerja itu dalam rangka silaturahmi dirinya sebagai gubernur dengan berbagai organisasi kemasyarakatan.

“Saya ke Balikpapan, Kukar, Kutim, Berau, dan Samarinda. Tapi tidak dalam rangka kampanye. Kalau kampanye ada waktu yang saya mendapatkan izin. Kemarin itu (pemeriksaan oleh Bawaslu, Red.) kesalahpahaman saja,” ungkap Awang Faroek.

“Dikira saya kampanye. Padahal saya justru menyosialisasikan partisipasi masyarakat untuk menggunakan hal pilihnya,” elak pria yang pernah menjabat Bupati Kutim dua periode ini.

Selain itu sebagai gubernur, Awang Faroek mengaku dirinya memiliki tanggung jawab untuk membantu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim dalam menyosialisasikan pilgub. Akan tetapi niat baiknya itu justru dianggap sebagai bagian dari kampanye politik untuk mendukung salah satu pasangan calon (paslon).

“(Pemeriksaan) itu cuma kesalahpahaman. Sudah klir kemarin, setelah saya berikan klarifikasi. Gubernur harus netral. Tidak mungkin saya salah gunakan jabatan untuk kampanye. Saya tahu diri di mana saya harus kampanye. Saya (hanya) kampanye di hari-hari saya mendapatkan cuti dari Kemendagri,” tuturnya.

“Hari-hari yang sudah ditentukan itu yang saya manfaatkan untuk kampanye. Kalau di hari-hari dinas, itu tidak boleh. Saya kira jelas sekali itu,” tambah Faroek.

Gubernur mengaku, di berbagai pertemuan yang dilakukan dengan masyarakat, dirinya selalu menyampaikan agar masyarakat berpartisipasi dan menggunakan hak suaranya dalam Pilgub Kaltim. Bahkan pada beberapa kesempatan, Gubernur mengatakan dirinya selalu memberitahukan cara praktis dalam menggunakan hal suara. Mengingat di aturan KPU terdapat 13 tahapan. Sehingga jika dijelaskan dirasa terlalu panjang.

“Tapi saya singkat. Begitu sudah terima surat suara dari KPU, yang pertama, buka. Kedua, coblos. Ketiga, dilipat lagi. Keempat, dimasukan ke kotak suara. Apa salahnya? Kecuali ada gambarnya saat saya sosialisasi dan mengarahkan ke satu calon,” kata dia.

Gubernur menuding balik, jika ada pihak-pihak tertentu yang sengaja mencari-cari kesalahan dirinya. Dia mencurigai adanya ketidaksenangan itu dikarenakan dirinya mendukung salah satu paslon.

“Saya berharap KPU dan Bawaslu profesional. Jangan percaya pengaduan yang menguntungkan salah satu calon. Kita harus adil. Siapapun yang jadi pengganti saya, harus tetap menjalankan pembangunan yang sudah ada. Jangan disetop. Jangan dilempar ke tempat lain,” tandasnya. (drh)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 00:23
Persekusi

Anggota DPRD Samarinda dari PDIP Lakukan Persekusi, Partai Enggan Jatuhkan Sanksi

SAMARINDA – Dugaan penodaan khilafah dan persekusi yang diduga dilakukan tiga orang kader Partai…

Jumat, 21 September 2018 00:23
Polemik KINIBALU

Kejati Bantah Keluarkan Rekomendasi Terkait Pengawasan Pembangunan Proyek Masjid di Kinibalu

SAMARINDA – Pemasangan plang yang menyebut bahwa proyek pembangunan masjid di Lapangan Kinibalu…

Jumat, 21 September 2018 00:22

Penataan Reklame Kota Tepian Semrawut

SAMARINDA – Sampai saat ini penataan reklame di Kota Samarinda masih terbilang semrawut. Hal ini…

Jumat, 21 September 2018 00:21

Dipaksa Berhenti dari Perusahaan, Buruh Ambil Langkah Hukum di MA

SAMARINDA – Empat tahun terakhir ratusan kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) tanpa ketetapan…

Jumat, 21 September 2018 00:21

Kampung Long Isun Diusulkan sebagai Masyarakat Hukum Adat

SAMARINDA – Perjuangan dalam kurun waktu satu dekade terakhir untuk mendapatkan pengakuan dan…

Kamis, 20 September 2018 00:41
Persekusi

Anggota DPRD dari PDI Perjuangan Bilang Khilafah Layaknya Kotoran

DUGAAN persekusi pegiat hashtag atau tanda pagar ganti presiden yang melibatkan tiga kader Partai Demokrasi…

Kamis, 20 September 2018 00:41
Persekusi

Gara-Gara Ini, Tiga Legislator Samarinda Dituntut Mundur

SAMARINDA – Dugaan persekusi yang dilakukan oknum anggota DPRD Samarinda pada Sabtu (16/9) lalu…

Kamis, 20 September 2018 00:40

Terkait Pembayaran Gaji, Guru Honorer Merasa Kecewa

“Sebelumnya sudah ada MoU dengan Disdikbud Kaltim. Bilangnya insentif Rp 700 ribu per bulan itu…

Kamis, 20 September 2018 00:39
Info CPNS

Pembukaan CPNS Samarinda Diundur

“Sesuai arahan BKN, setiap kabupaten/kota diwajibkan mengumumkan terlebih dahulu kepada masyarakat…

Kamis, 20 September 2018 00:38

Raperda Ketenagakerjaan Bakal Digodok

SAMARINDA – Tahun 2019, DPRD Kaltim berencana akan memasukkan dan mengusulkan Rancangan Peraturan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .