MANAGED BY:
SELASA
22 MEI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Jumat, 18 Mei 2018 00:01
Pemprov Kaltim
Kaltim Tertinggi Kontribusi Penurunan GRK

Gubernur: Perkuat One Map One Data

KERJA SAMA: Gubernur Awang Faroek Ishak dan Rizal Malik menandatangani berita acara MoU portal data perhitungan karbon emisi GRK. (SENO/HUMASPROV KALTIM)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Kaltim memiliki kontribusi besar terhadap upaya penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) mencapai 12 persen dari target pemerintah sebesar 29 persen. Sebagai upaya mendukung penurunan emisi dan perbaikan tata kelola hutan, maka WWF Indonesia melakukan perjanjian kerja sama dan kesepahaman dengan Pemprov Kaltim.

Gubernur Kaltim, Dr H Awang Faroek Ishak, sangat mengapresiasi kinerja dan dukungan WWF Indonesia terhadap upaya penurunan emisi GRK yang dilakukan pemerintah.

“MoU (memorandum of understanding) penurunan GRK melalui sistem portal data perhitungan karbon emisi ini sangat mendukung dan saya minta WWF Indonesia bersinergi dengan tim geospasial Bappeda. Kita perlu perkuat one map one data,” katanya, Kamis (17/5) kemarin.

Menurut dia, Kaltim terus berupaya melakukan penurunan emisi dan penekanan laju deforestasi dan degradasi hutan berbasis kinerja (REDD+) memanfaatkan data geospasial. Karenanya, pengelolaan portal data WWF Indonesia dengan geospasial Pemprov Kaltim akan menjadi pilot project di Indonesia dalam upaya bersama penurunan emisi GRK nasional.

“Kita optimalkan perencanaan, pelaksanaan, dan penelitian guna mendukung pencapaian rencana aksi daerah penurunan emisi GRK Kaltim untuk Indonesia,” ungkap Awang Faroek.

Sementara itu, CEO WWF Indonesia, Rizal Malik mengemukakan, kerja sama untuk menyinergikan upaya penurunan emisi di Kaltim dengan sistem portal data perhitungan emisi. “Kerja sama dilakukan terkait pengukuran, pelaporan, dan pengendalian kegiatan yang menyebabkan emisi GRK pada sektor lahan,” ujar Rizal Malik.

Dia menambahkan, sektor lahan dan kehutanan merupakan sektor strategis dalam penurunan emisi melalui program forest carbon partnership facilities-carbon fund (FCPF-CF). Pada kesempatan itu dilakukan penandatanganan MoU antara Gubernur Kaltim dengan CEO WWF Indonesia terkait sistem portal data karbon hutan di Kaltim. Hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kaltim H Riza Indra Riadi dan Manager Program Kaltim dan Kaltara WWF Indonesia Wiwin Effendi.(yans/sul/adv/drh)


BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 22:20
Bandara APT Pranoto

Penerbangan Internasional Tunggu Ini...

SAMARINDA - Sah sudah, Sertifikat Bandar Udara (SBU) diterima Pemprov Kaltim.  Jumat (18/5) lalu,…

Minggu, 20 Mei 2018 22:18
Pemprov Kaltim

Gubernur Optimistis Pembangunan Infrastruktur Berhasil

SAMARINDA - Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak kembali memastikan bahwa pembangunan infrastruktur…

Minggu, 20 Mei 2018 00:11

Sepekan, Harga Cabai Meroket

SAMARINDA – Satu per satu harga sembako di sejumlah pasar di Samarinda mulai merangkak naik. Terutama…

Minggu, 20 Mei 2018 00:11

Dishub Diminta Tak Menambah Trayek

SAMARINDA – Bandar Udara (Bandara) Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Kaltim akan segera beroperasi.…

Minggu, 20 Mei 2018 00:11

Tak Ada Lampu, Jembatan Mahulu Rawan

SAMARINDA – Tidak adanya lampu penerangan jalan di Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) mendapatkan sorotan…

Minggu, 20 Mei 2018 00:11

Sudah Belasan Tahun, Jalan Tani Aman Tak Kunjung Baik

SAMARINDA – Arus lalu lintas yang menghubungkan antarkelurahan di Kelurahan Tani Aman, Kecamatan…

Minggu, 20 Mei 2018 00:11

Penukaran Uang Bakal Dibatasi

SAMARINDA – Dana sebesar Rp 2,6 triliun disiapkan Bank Indonesia (BI) Kaltim untuk memenuhi permintaan…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:05
Polemik PAW Andi Harun

Andi Harun Diminta Mundur dengan Terhormat

SAMARINDA – Pergantian Antar Waktu (PAW) Andi Harun (AH) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:05

Tambang Ilegal Muncul Karena Tahura Tak Diawasi

SAMARINDA – Munculnya tambang batu bara ilegal di Taman Hutan Raya (Tahura), Bukit Soeharto, Kecamatan…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:05

Jembatan Mahulu Gelap Gulita

“Kalau sebelum subuh dan magrib itu, di sini gelap gulita. Jembatan ini seperti tidak terurus.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .