MANAGED BY:
SELASA
19 MARET
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN

METRO SAMARINDA

Jumat, 18 Mei 2018 00:01
HADEH!!! Lama Menganggur, Kok Malah Edarkan Sabu-Sabu

Dibekuk Polisi, Pelaku Gunakan Sistem Distribusi Rantai

DIAMANKAN: Seorang pengedar narkoba diamankan Polres Samarinda, Rabu (16/5) kemarin.(MUBIN/METRO SAMARINDA)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Penggunaan sistem rantai dalam pengedaran narkoba tergolong cara baru untuk mengedarkan barang haram tersebut. Pada Rabu (16/5) lalu, Polres Samarinda menangkap salah seorang pengedar yang menggunakan pola itu untuk mengedar narkoba di sejumlah wilayah di Kota Tepian.

Kepala Unit Sidik Satuan Restrim (Satres) Narkoba Polres Samarinda, Iptu Teguh Wibowo menuturkan, pelaku berinisial MA (31) dicituk aparat di Jalan Yos Sudarso, Samarinda. Di tangan pelaku, ditemukan barang bukti 5,16 gram narkoba jenis sabu-sabu.

“Selain itu kami juga menyita tas kecil, handphone, dan kendaraan roda dua. Kami sedang mengembangkan kasus ini. Kemungkinan masih ada pelaku lain yang berkaitan dengan tersangka,” ucapnya, Kamis (17/5) kemarin.

Ketika ditangkap, AM baru saja mengambil sabu-sabu tersebut. Rencananya, pelaku ingin mengedarkan barang haram itu pada salah seorang pelanggannya. Sabu-sabu tersebut diambil di pinggir jalan untuk dijual kembali.

“Awalnya kami mendengar ada transaksi narkoba di sana. Kemudian ada orang yang kami curigai. Akhirnya kami lakukan pengeledahan. Kami menemukan barang bukti berupa narkotika,” kata Teguh.

Sementara itu, tersangka AM menuturkan, dirinya terpaksa menjadi pengedar narkoba karena terhimpit masalah ekonomi. Sebagai pengangguran, dia merasa kesulitan untuk memenuhi kebutuhan istri dan kedua buah hatinya.

“Sudah lama tidak kerja. Saya sudah berusaha mencari kerja. Tetapi tidak dapat. Uang itu saya gunakan untuk kebutuhan hidup sendiri dan keluarga,” sebutnya di hadapan awak media.

Dia mengaku setiap pekan mengambil narkoba tersebut untuk dijual. AM terlebih dulu menjual sabu-sabu. Kemudian setelah habis, dibayarkan secara tidak langsung. Artinya, AM tidak bertemu dengan distributor.

“Kalau sudah habis, saya kasih tahu lewat telepon. Uang itu disimpan lagi di tempat awal saat saya mengambil narkoba. Begitu terus caranya. Antara saya dengan pemberi barang tidak saling bertemu. Intinya barang jadi bukti. Begitu saja,” bebernya.

AM mengurai, setiap gram sabu-sabu dijualnya seharga Rp 1 juta. “Biasanya jual tergantung pesanan. Bisa poketan. Bisa juga gram. Keuntungan yang saya dapat setiap 5,16 gram itu Rp 2,5 juta,” ujar AM.

Dia menyebut, baru pertama kali menjadi gembong narkoba. “Iya ini baru pertama kali. Sebelumnya tidak pernah. Baru mulai Januari. Tidak tahu sudah berapa gram yang saya jual. Intinya setiap pekan ambil. Setiap kali ambil 5 gram,” tandasnya. (*/um)


BACA JUGA

Kamis, 27 Desember 2018 19:19

2019, Kantong Plastik Dilarang

SAMARINDA – Upaya Pemkot Samarinda menata lingkungan dengan melarang penggunaan…

Kamis, 27 Desember 2018 19:17

Dari Anugerah Kencana Nasional untuk Wali Kota Samarinda

Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang menerima Anugerah Kencana Nasional 2018…

Minggu, 23 Desember 2018 17:27

Kontrak Penjualan LNG ke Jepang Bakal Habis, Begini Kata Gubernur...

SAMARINDA – Kontrak ekspor gas alam cair atau liquefied natural…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:44

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh

 “Kenaikan itu sudah cukup bagus. Karena di tahun-tahun sebelumnya, tingkat…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:43

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

SAMARINDA – Setiap pekerja berhak mendapat jaminan sosial. Hal ini…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:42

Gubernur dan Dubes Rusia Satu Meja

SAMARINDA - Untuk memastikan kelanjutan kerja sama proyek strategis di…

Sabtu, 22 Desember 2018 18:41

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

Banyak cara dapat dilakukan untuk memperingati Hari Ibu Nasional yang…

Jumat, 21 Desember 2018 18:44

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar

SAMARINDA – Upaya antisipasi kelangkaan barang dan naiknya harga kebutuhan…

Jumat, 21 Desember 2018 18:43

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim belum berani mematok angka…

Jumat, 21 Desember 2018 18:42

2018, Asuransi Mobil Tumbuh Positif

SAMARINDA – Pertumbuhan jasa asuransi mobil di Kaltim pada 2018…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*