MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN
Selasa, 22 Mei 2018 19:09
Pemkot Mulai Petakan Titik Kemacetan

Antisipasi Melonjaknya Arus Mudik Lebaran

WASPADA MACET: Meningkatnya aktivitas masyarakat selama Ramadan dan terutama menjelang libur lebaran dapat berdampak pada terjadinya kemacetan.(ILUSTRASI)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Upaya antisipasi mulai dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk mencegah terjadinya kemacetan pada arus mudik libur Lebaran mendatang. Pasalnya, Kota Tepian adalah salah satu titik arus mudik yang akan dilintasi sejumlah daerah, seperti masyarakat dari Bontang dan Kutai Timur (Kutim).

Selain itu, upaya antisipasi perlu dilakukan mengingat selama Ramadan dan menjelang Idulfitri, rutinitas warga di ibu kota Kaltim selalu ramai. Terutama di daerah-daerah yang jadi pusat perbelanjaan seperti mal dan pasar tradisional.

Asisten II Sekretariat Kota (Sekkot) Samarinda, Endang Liansyah mengatakan, jajarannya telah melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk membahas masalah tersebut di Balai Kota Samarinda, Senin (21/5) kemarin.

“Dari rapat itu kami sudah memetakan titik-titik yang selama ini rawan kemacetan. Nantinya, akan ada personel seperti dari Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Samarinda yang diturunkan,” kata Endang.

Sesuai pemetaan yang dilakukan pada rapat kemarin, titik-titik rawan kemacetan antara lain Pasar Rahmat Jalan Lambung Mangkurat, Masjid Darunni'mah Jalan Slamet Riyadi, Jalan Kadrie Oening terutama arah ke Jalan Juanda atau dekat pom bensin.

Selain itu, ada di Jalan MT Haryono arah ke Jalan Suryanata. Di  Jalan Siradj Salman sendiri ada dua titik yang sering macet, yaitu Simpang Empat Jalan Pasundan, kemudian di simpang tiga jalan baru arah ke Jalan Wijaya Kusuma, dan GOR Segiri.

Titik lainnya yakni di Jalan M Said, Simpang Tiga Pasar Buah Gunung Mangga hingga ke arah Sambutan, Pasar Ramadan di Jalan Biawan, Pasar Segiri, Pasar Pagi sisi darat dan laut, depan Mal Mesra Indah, Pasar Kemuning, dan Pasar Sungai Dama.

Kata dia, akan ada 150 personel gabungan dari Dishub dan Satpol PP Samarinda yang dilibatkan untuk mengurai kemacetan di sejumlah titik tersebut. Personel tersebut akan ditugaskan pada jam-jam padat kendaraan. Seperti menjelang waktu berbuka puasa dan setelah salat tarawih.

“Nanti akan ada juga patroli keliling untuk memantau situasi lalu lintas di Kota Samarinda," ujarnya.

Endang memprediksi, kepadatan arus lalu lintas di Samarinda akan terjadi sepekan sebelum perayaan Idulfitri. Pasalnya banyak masyarakat yang akan keluar rumah untuk berbelanja, baik di pasar modern seperti mal maupun di pasar-pasar tradisional.

“Kalau menjelang lebaran, banyak masyarakat akan berbelanja pakaian. Arus lalu lintas kemungkinan mengalami peningkatan. Sehingga perlu dilakukan upaya antisipasi mencegah kemacetan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda, Ismansyah mengaku, akan memberikan toleransi untuk para pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di pinggir jalan. Hanya saja, dia meminta agar para PKL tidak sampai mengganggu arus lalu lintas.

“Silahkan jualan di pinggir saja. Tapi jangan sampai membuat arus lalu lintas menjadi macet. Seperti di Pasar Segiri dan Pasar pagi, kami berikan toleransi. Karena mendekati Lebaran volume orang berbelanja pasti akan meningkat,” pungkasnya. (*/dev)


BACA JUGA

Minggu, 21 Oktober 2018 00:20

Jangan Sampai Meleng

Oleh: Lukman M, Redaktur Bontang Post  JAGAD media sosial dibuat gempar. Isu penculikan anak merajalela.…

Sabtu, 13 Oktober 2018 23:53
KOLOM MINGGU

Jaga Bontang Terus Berkembang

Lukman M, Redaktur Bontang Post  JUMAT (12/10) lalu merupakan hari yang berbahagia bagi kota kita…

Selasa, 09 Oktober 2018 00:01
Gempa Palu

Mengungsi karena Trauma, Sementara Pilih Tinggal di Rumah Sanak Keluarga

Senin (8/10) kemarin, sekira 21 korban bencana gempa dan tsunami asal Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng)…

Minggu, 07 Oktober 2018 00:02

Keadilan untuk Penyebar Hoaks

Oleh Lukman M, Redaktur Bontang Post  HOAKS alias kabar bohong semakin merajalela. Dalam sebulan…

Kamis, 04 Oktober 2018 00:31

Palu Ketika Tanpa Koran

Oleh: Dahlan Iskan   Saya kepikiran teman-teman saya di Radar Sulteng. Harian yang saya dirikan…

Minggu, 30 September 2018 00:05

Teguran dari Cincin Api

Oleh Lukman M, Redaktur Bontang Post  BENCANA kembali menerpa negeri ini. Kali ini di kawasan Sulawesi…

Jumat, 28 September 2018 00:42

Sepak Bola Layaknya Malaikat Pencabut Nyawa

EDITORIAL Oleh: Yusva Alam, Redaktur Bontang Post  Meninggalnya seorang suporter Persija Jakarta,…

Selasa, 25 September 2018 00:26

Menanti Media Sosial yang Damai

Oleh: Muhammad Zulfikar Akbar, Redaktur Pelaksana Bontang Post  PER 23 September 2018, kampanye…

Selasa, 25 September 2018 00:16

Herwan Legawa Tinggalkan Karang Paci

SAMARINDA – Silang sengkarut penggantian antar waktu (PAW) antara dua kubu yang sempat berseteru…

Jumat, 21 September 2018 00:25

Memetik Hikmah dari Cinderella Man

Yusva Alam Redaktur Bontang Post  Banyak pelajaran menarik bisa kita dapatkan dari lingkungan sekitar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .