MANAGED BY:
SELASA
21 MEI
BONTANG | BESSAI BERINTA | SANGATTA POST | METRO SAMARINDA | PEMKOT & DPRD | OLAHRAGA | ZETIZEN
Selasa, 22 Mei 2018 19:09
Pemkot Mulai Petakan Titik Kemacetan

Antisipasi Melonjaknya Arus Mudik Lebaran

WASPADA MACET: Meningkatnya aktivitas masyarakat selama Ramadan dan terutama menjelang libur lebaran dapat berdampak pada terjadinya kemacetan.(ILUSTRASI)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Upaya antisipasi mulai dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk mencegah terjadinya kemacetan pada arus mudik libur Lebaran mendatang. Pasalnya, Kota Tepian adalah salah satu titik arus mudik yang akan dilintasi sejumlah daerah, seperti masyarakat dari Bontang dan Kutai Timur (Kutim).

Selain itu, upaya antisipasi perlu dilakukan mengingat selama Ramadan dan menjelang Idulfitri, rutinitas warga di ibu kota Kaltim selalu ramai. Terutama di daerah-daerah yang jadi pusat perbelanjaan seperti mal dan pasar tradisional.

Asisten II Sekretariat Kota (Sekkot) Samarinda, Endang Liansyah mengatakan, jajarannya telah melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk membahas masalah tersebut di Balai Kota Samarinda, Senin (21/5) kemarin.

“Dari rapat itu kami sudah memetakan titik-titik yang selama ini rawan kemacetan. Nantinya, akan ada personel seperti dari Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Samarinda yang diturunkan,” kata Endang.

Sesuai pemetaan yang dilakukan pada rapat kemarin, titik-titik rawan kemacetan antara lain Pasar Rahmat Jalan Lambung Mangkurat, Masjid Darunni'mah Jalan Slamet Riyadi, Jalan Kadrie Oening terutama arah ke Jalan Juanda atau dekat pom bensin.

Selain itu, ada di Jalan MT Haryono arah ke Jalan Suryanata. Di  Jalan Siradj Salman sendiri ada dua titik yang sering macet, yaitu Simpang Empat Jalan Pasundan, kemudian di simpang tiga jalan baru arah ke Jalan Wijaya Kusuma, dan GOR Segiri.

Titik lainnya yakni di Jalan M Said, Simpang Tiga Pasar Buah Gunung Mangga hingga ke arah Sambutan, Pasar Ramadan di Jalan Biawan, Pasar Segiri, Pasar Pagi sisi darat dan laut, depan Mal Mesra Indah, Pasar Kemuning, dan Pasar Sungai Dama.

Kata dia, akan ada 150 personel gabungan dari Dishub dan Satpol PP Samarinda yang dilibatkan untuk mengurai kemacetan di sejumlah titik tersebut. Personel tersebut akan ditugaskan pada jam-jam padat kendaraan. Seperti menjelang waktu berbuka puasa dan setelah salat tarawih.

“Nanti akan ada juga patroli keliling untuk memantau situasi lalu lintas di Kota Samarinda," ujarnya.

Endang memprediksi, kepadatan arus lalu lintas di Samarinda akan terjadi sepekan sebelum perayaan Idulfitri. Pasalnya banyak masyarakat yang akan keluar rumah untuk berbelanja, baik di pasar modern seperti mal maupun di pasar-pasar tradisional.

“Kalau menjelang lebaran, banyak masyarakat akan berbelanja pakaian. Arus lalu lintas kemungkinan mengalami peningkatan. Sehingga perlu dilakukan upaya antisipasi mencegah kemacetan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda, Ismansyah mengaku, akan memberikan toleransi untuk para pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di pinggir jalan. Hanya saja, dia meminta agar para PKL tidak sampai mengganggu arus lalu lintas.

“Silahkan jualan di pinggir saja. Tapi jangan sampai membuat arus lalu lintas menjadi macet. Seperti di Pasar Segiri dan Pasar pagi, kami berikan toleransi. Karena mendekati Lebaran volume orang berbelanja pasti akan meningkat,” pungkasnya. (*/dev)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 20:33

Sekwan Buat Anggota DPRD Baru

<p style="text-align: justify;">SANGATTA - Bertambahnya anggota Dewan Perwakilan Rakyat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*